Cara Memberikan ASI Eksklusif yang Tepat

Cara Memberikan ASI Eksklusif yang Tepat

Air susu ibu atau ASI eksklusif adalah asupan terbaik bagi buah hati untuk pertumbuhan fisik dan intelektualnya. Karena itulah para tenaga kesehatan selalu menyarankan pemberian ASI eksklusif kepada ibu yang baru melahirkan. Pemberian ASI eksklusif harus berlangsung selama enam bulan sejak bayi lahir tanpa tambahan asupan lain, termasuk air putih. Ada pengecualian untuk vitamin, mineral, atau obat-obatan bila bayi memang memerlukannya dalam kurun enam bulan itu.

Tapi periode enam bulan saja tidak cukup. Memberikan ASI eksklusif haruslah tepat untuk mendapatkan hasil yang optimal bagi bayi. Cara terbaik memberikan ASI eksklusif adalah dengan teknik latch on. Latch on adalah posisi ketika bayi menyusu dengan mulut melekat pada payudara ibu. Teknik ini membantu bayi menerima ASI secara memadai.

 

Menerapkan Posisi Latch On pada Bayi

American Pregnancy Association memberikan panduan menerapkan posisi latch on pada bayi dalam proses menyusui.

  • Pastikan posisi ibu nyaman, misalnya duduk di kursi dengan bantalan empuk dan kursi kecil di depan untuk menaruh kaki.
  • Bila perlu dan ada, gunakan bantal khusus menyusui bagi bayi.
  • Pastikan posisi perut bayi dan ibu menempel berhadap-hadapan.
  • Jangan mengarahkan tubuh ke bayi, melainkan biarkan bayi yang menyandar ke tubuh ibu.
  • Jaga agar telinga, bahu, dan panggul bayi sejajar agar bayi bisa menelan ASI lebih mudah.
  • Hidung bayi harus berada di depan putting ibu.
  • Ibu mungkin harus menahan payudara untuk membantu memandu mulut bayi mengarah ke puting. Pegang payudara dalam posisi jari membentuk huruf C atau U. Pastikan jari jauh dari putting agar tidak mengganggu proses menyusui.
  • Arahkan putting ke bagian atas bibir atau hidung, bukan langsung ke tengah mulut.
  • Kepala bayi harus sedikit ke belakang, dagu harus mengarah ke atas.
  • Jangan memaksa memasukkan puting ke mulut bayi. Rangsang saja agar mulut bayi terbuka dengan mengoles-oleskan puting ke mulut bayi.
  • Upayakan bayi menyusu dari bagian bawah areola.
  • Cermati apakah bibir atas dan bawah bayi menjorok atau terlipat ke luar seperti bibir ikan. Bila tidak demikian, ibu bisa menggunakan jari untuk membantu posisi bibir bayi seperti itu.
Baca Juga:  Terlambat Imunisasi Anak? Ini Dampak yang Wajib Kamu Ketahui 

 

Tips Menyusui dengan Teknik Latch On yang baik

Dalam pemberian ASI eksklusif dan sesudahnya, terdapat beberapa syarat untuk bisa mengatakan teknik latch on sudah baik, yakni:

  1. Bayi membuka mulut lebar-lebar
  2. Bagian bawah bibir terlipat ke luar
  3. Dagu bayi di bawah payudara
  4. Bagian atas areola lebih banyak terlihat
  5. Bentuk pipi bayi tidak kempot saat menyedot ASI
  6. Tak terdengar bunyi decak dari bayi, hanya ada suara menelan
  7. Bayi merasa nyaman, tidak gelisah
  8. Ibu tidak merasa sakit
  9. Bayi merasa kenyang setelah menyusu, tandanya antara lain lepas dari puting dengan sendirinya atau tertidur

Bila saat memberikan ASI eksklusif tidak memenuhi kriteria latch on itu, ibu bisa menempuh beberapa cara berikut ini:

  • Berganti posisi menyusu
  • Pindah ke tempat lain yang lebih sepi dan tenang
  • Posisikan bayi langsung ke dada ibu dalam keadaan terbuka
Baca Juga:  Tips Memilih Dokter Anak untuk Konsultasi

 

Manfaat Latch On dengan Benar

Manfaat utama latch on dalam proses pemberian ASI eksklusif adalah memastikan bayi menyerap kuantitas ASI secara maksimal. Jadi bayi tidak akan terus-terusan rewel karena masih merasa lapar dan haus. Selain itu, teknik latch on membantu menguatkan ikatan yang terjalin antara ibu dan sang buah hati selama menyusui. Manfaatkan kursus bagi ibu hamil yang tersedia di rumah sakit untuk mencari tahu lebih lanjut apa itu latch on dan bagaimana cara terbaik memberikan ASI eksklusif. Setiap ibu memiliki preferensi sendiri dalam hal posisi pemberian ASI, entah itu sambil duduk atau berbaring. Yang pasti, ibu harus memastikan melakukan teknik latch on dengan benar agar bisa mendapatkan manfaatnya.

Baca Juga:  Seputar Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) pada Anak

 

Ditinjau oleh:

dr. Citra Amelinda, Sp.A, M.Kes

Dokter Spesialis Anak

Primaya Hospital Bekasi Timur

 

Referensi:

https://www.kemkes.go.id/article/view/19080300001/begini-cara-pemberian-asi-yang-benar.html

http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/tips-sehat/20170819/4422420/tips-menyusui-benar/

https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/breastfeeding/breastfeeding-latch-71017

https://wicbreastfeeding.fns.usda.gov/steps-and-signs-good-latch#:~:text=Aim%20your%20baby’s%20lower%20lip,should%20fill%20your%20baby’s%20mouth.

Bagikan ke :