• Emergency
  • 150 108
  • Chatbot

Infeksi Virus Pada Anak, Kapan Harus ke Dokter?

Infeksi Virus Pada Anak, Kapan Harus ke Dokter

Anak-anak tergolong kelompok yang rentan tertular banyak penyakit. Salah satu penyebab terjadinya penyakit adalah virus. Virus dapat masuk ke tubuh dan memicu infeksi. Banyak virus yang dapat menyebabkan penyakit pada anak. Covid-19 adalah contoh betapa virus bisa sangat membahayakan, termasuk bagi anak-anak.

Bila merasa anak tertular virus, penting untuk mengetahui langkah apa yang harus diambil dan kapan harus membawanya ke dokter anak.


 

Penyakit Umum pada Anak-anak

Anak-anak memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang seiring dengan pertambahan usianya. Maka tak mengherankan bila anak lebih sering terkena penyakit daripada orang dewasa. Terlebih anak berusia di bawah lima tahun. Sistem imun anak rentan terhadap serangan virus.
Beberapa penyakit umum akibat virus yang kerap ditangani dokter anak termasuk:

  • Pilek
  • Radang amandel
  • Radang paru bronkiolitis
  • Infeksi telinga
  • Influenza
  • Gondongan
  • Cacar air
  • Roseola
  • Rubella/ campak Jerman
  • Campak
  • Penyakit mulut, tangan, dan kaki
  • Batuk croup

Di antara sejumlah penyakit itu, pilek adalah yang paling umum terjadi pada anak-anak. Anak yang belum bersekolah, bisa terkena pilek enam kali dalam setahun. Anak yang sudah masuk usia sekolah bahkan dapat sakit pilek sampai sepuluh kali.

Wajar bagi anak-anak bila mengalami hingga 12 penyakit akibat virus tiap tahun dalam beberapa tahun pertama kehidupan.

Umumnya, penyakit itu bisa sembuh dengan perawatan mandiri di rumah. Penanganan oleh dokter anak perlu bila kondisi anak tak kunjung membaik dalam beberapa hari ke depan. Setelah sembuh dan seiring dengan bertambahnya usia anak, frekuensi tertular virus biasanya berkurang.

 

Virus Penyebab Sakit pada Anak

Virus dapat dengan mudah menyebar ketika anak-anak melakukan kontak dekat satu sama lain. Sebagian besar virus bersifat ringan dan penyakit dapat sembuh dengan perawatan di rumah. Beberapa virus yang kerap menyebabkan sakit pada anak antara lain:

  • Herpesvirus 6 dan 7
  • Cytomegalovirus
  • Varicella-zoster
  • Rubella
  • Coxsackie
  • Influenza tipe A, B, dan C
  • Rhinovirus
  • Paramyxovirus
  • Respiratory syncytial virus
  • Parvovirus
  • Adenovirus
Baca Juga:  Vaksin Corona Untuk Anak, Perlukah? Ini Menurut CDC

 

Gejala Tertular Virus

Jika anak Anda terserang virus, gejala yang muncul bervariasi sesuai dengan virus yang menyerang. Beberapa gejala umum tertular virus adalah:

  • Hidung tersumbat atau meler
  • Mata merah dan berair
  • Sakit tenggorokan
  • Demam
  • Ruam pada kulit yang memutih (memucat) selama beberapa detik setelah ditekan dengan jari
  • Batuk atau bersin
  • Muntah dan/atau diare
  • Ingin tidur lebih lama (lesu)
  • Tidak mau makan
  • Merasa tidak enak badan

Meskipun sebagian besar virus bergejala ringan pada anak-anak, bayi di bawah usia tiga bulan bisa mendadak bergejala lebih berat dan perlu diperiksa oleh dokter anak.

 

Deteksi Virus

Dokter anak mendiagnosis penyakit yang disebabkan oleh virus dengan serangkaian pemeriksaan. Pertama, dokter akan melihat gejala dan menanyakan kepada orang tua atau anak itu sendiri mengenai gejala tersebut, seperti kapan munculnya dan bagaimana gejalanya. Karena virus menular dari satu orang ke orang lain, dokter juga akan menanyakan apakah ada di lingkungan anak yang mengalami gejala serupa.

Setelah itu, dokter bisa segera menegakkan diagnosis kerja dan menyarankan perawatan yang sesuai. Tapi kadang dokter butuh pemeriksaan tambahan untuk memastikan diagnosis serta mendeteksi virus yang ada di dalam tubuh anak. Misalnya dengan pengambilan sampel cairan dari hidung atau mulut serta sampel darah untuk diperiksa di laboratorium.

Untuk penanganan Covid-19, misalnya, diagnosis memerlukan pemeriksaan sampel cairan dengan metode tes reaksi berantai polimerase (PCR). Namun untuk penyakit lain biasanya cukup dengan memeriksa gejala khas yang dialami anak, seperti cacar, influenza, dan gondongan.

 

Pengobatan Infeksi Virus

Biasanya, penyakit akibat infeksi virus hanya memerlukan perawatan sederhana di rumah. Misalnya dengan banyak beristirahat dan minum air putih serta meminum obat yang dijual bebas di apotek. Tanyakan kepada dokter tentang obat yang aman karena beberapa jenis obat memerlukan resep dokter.

Baca Juga:  Terlambat Imunisasi Anak, Masih Bisakah Dikejar?

Tapi beberapa jenis penyakit butuh penanganan dokter anak karena ada risiko sakit yang lebih serius. Khususnya bila infeksi virus menimbulkan gejala yang berat pada saluran pernapasan, seperti Covid-19. Cara terbaik dalam melawan penyakit yang disebabkan oleh virus pada anak adalah lewat pencegahan.

Virus mudah menular lewat kontak langsung atau droplet dari orang lain yang sedang sakit. Karena itu, biasakan anak rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta memakaikan masker jika ada teman di lingkungan atau orang serumah yang tengah sakit.

 

Kapan Harus ke Dokter Anak

Pertolongan medis dari dokter anak dibutuhkan bila kondisi anak tak kunjung membaik setelah dirawat di rumah. Anak sebaiknya segera dibawa ke dokter jika mengalami beberapa kondisi berikut ini:

  • Demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius hingga lebih dari 48 jam
  • Terus muntah dan diare
  • Masih merasa nyeri meski sudah minum parasetamol atau ibuprofen
  • Tidak mau minum selama lebih dari 6 jam
  • Kulit memucat
  • Sesak napas
  • Ruam pada kulit yang tidak memucat ketika ditekan

Perhatian orang tua lebih dibutuhkan ketika anak jatuh sakit. Jika merasa khawatir, orang tua bisa langsung mendatangi dokter anak tanpa menunggu gejala tersebut muncul.

 

Ditinjau oleh:

dr. Desiana Dharmayani, Sp.A

Dokter Spesialis Anak

Primaya Evasari Hospital

 

Referensi:

  • Detection of viruses in young children with fever without an apparent source. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23129086/. Diakses 3 Januari 2022
  • Common Childhood Viral Infections. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1538544214001229. Diakses 3 Januari 2022
  • Overview of Viral Infections in Children. https://www.msdmanuals.com/home/children-s-health-issues/viral-infections-in-infants-and-children/overview-of-viral-infections-in-children. Diakses 3 Januari 2022
  • 9 Childhood Illnesses: Get the Facts. https://www.webmd.com/children/guide/childhood-illnesses-get-facts. Diakses 3 Januari 2022
  • Influenza (Flu) in Children. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/influenza/influenza-flu-in-children. Diakses 3 Januari 2022
  • Systematic review of COVIDÔÇÉ19 in children shows milder cases and a better prognosis than adults. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7228328/. Diakses 3 Januari 2022
Bagikan ke :

Promo

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.