• Emergency
  • 150 108

Pendapat Dokter Anak Terkait Vitamin D untuk Tumbuh Kembang Anak

Pendapat Dokter Anak Terkait Vitamin D untuk Tumbuh Kembang Anak

Semua orangtua pasti ingin tumbuh kembang anak berjalan lancar tanpa hambatan. Untuk itu, orangtua wajib memperhatikan asupan nutrisi anak. Salah satu yang terkait langsung adalah vitamin D. Dengan tercukupinya kebutuhan vitamin D anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Dokter anak dapat memberikan saran dan rekomendasi seputar vitamin D bagi anak.

 


Mengenal Vitamin D

Vitamin D adalah salah satu zat gizi yang kita perlukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Jenis vitamin larut lemak ini telah lama diketahui dapat membantu tubuh menyerap dan mempertahankan kalsium serta fosfor yang penting dalam proses pembentukan tulang. Berdasarkan penelitian laboratorium, vitamin D juga dapat menekan pertumbuhan sel kanker, membantu mengendalikan infeksi, dan mengurangi peradangan.

Vitamin D merupakan hormon yang unik sebab vitamin D dapat diproduksi di kulit dari paparan sinar matahari. Vitamin D terdapat dalam dua bentuk yaitu vitamin D2 (ergokalsiferol) dan vitamin D3 (kolekalsiferol). Vitamin D2 diperoleh dari radiasi sinar ultraviolet pada ragi sterol ergosterol dan ditemukan secara alamiah pada paparan sinar matahari. Vitamin D3 disintesis pada kulit dan ditemukan pada minyak ikan seperti ikan salmon, ikan makarel, dan ikan herring. Vitamin D yang berasal dari makanan hanya menyumbang 20% dari seluruh vitamin D yang diperlukan oleh tubuh. Namun pada daerah yang mendapat sedikit paparan sinar matahari, asupan vitamin D dari makanan sangat bermanfaat.

Vitamin D adalah satu-satunya vitamin hormonal. Setelah tubuh membuat vitamin D atau mendapatkannya dari makanan atau suplemen, ginjal dan liver akan mengubahnya menjadi hormon. Hormon ini mengendalikan penyerapan kalsium ke tubuh untuk membantu pembentukan tulang dan otot yang kuat. Karena itulah kebutuhan vitamin D harus tercukupi sejak masa tumbuh kembang anak. Bila merasa anaknya punya masalah pertumbuhan, orang tua dapat mendatangi dokter anak untuk berkonsultasi.

 

Berbagai Makanan Sumber Vitamin D

Konsumsi air susu ibu atau susu formula mungkin tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin D anak. Guna mendapatkan tambahan vitamin untuk tumbuh kembang anak bisa mengonsumsi berbagai makanan yang merupakan sumber vitamin itu. Hasil peternakan seperti susu, keju, dan yogurt adalah sumber vitamin D yang baik jika sudah difortifikasi. Makanan fortifikasi adalah makanan yang sudah diperkaya dengan nutrisi tambahan yang tidak didapatkan secara alami dari makanan tersebut. Makanan lain yang kerap difortifikasi dengan vitamin D adalah sereal dan jus buah dalam kemasan.

Baca Juga:  Klinik Tumbuh Kembang Anak: Pelayanan, Tim Dokter dan Fasilitas

Makanan sumber vitamin D lain yang tak memerlukan fortifikasi antara lain:

  • Ikan yang mengandung lemak seperti salmon, tuna, sarden, dan makerel
  • Lever sapi
  • Kuning telur
  • Jamur shiitake, tiram, maitake, morel, dan chanterelle
  • Minyak ikan

 

Berapa Kebutuhan Vitamin D Anak per Hari?

Jumlah vitamin D diukur dengan satuan unit internasional (IU). Menurut berbagai kajian, kebutuhan vitamin D berbeda berdasarkan usia. Kebutuhan asupan harian vitamin D berdasarkan konsensus vitamin D IDAI berkisar 400 IU. Tentunya dosis berbeda pada pasien dengan defisiensi maupun risiko defisiensi vitamin D.

Beberapa kondisi anak yang butuh lebih banyak vitamin D, di antaranya:

  • Memiliki penyakit tertentu, seperti penyakit tulang, autoimun penyakit celiac, fibrosis kistik, dan obesitas
  • Sedang menjalani pemulihan setelah operasi tulang
  • Sedang mengonsumsi obat tertentu yang dapat mengganggu pembentukan dan pengolahan vitamin D oleh tubuh, contoh antikonvulsan, glukokortikoid, anti jamur (ketokonasol), pengobatan HIV
  • Obesitas, sindroma malabsorpsi

Dokter anak dapat memberikan anjuran atau resep suplemen vitamin D bagi anak dengan kondisi khusus itu.

 

Tanda Anak Kekurangan Vitamin D

Ketika kekurangan vitamin D, hal yang paling mudah teridentifikasi ada pada proses tumbuh kembang anak. Anak yang menderita defisiensi vitamin D biasanya mengalami rakitis karena pertumbuhan tulang dan otot terganggu. Pada anak yang mengalami rakitis, bentuk kedua kaki yang semestinya lurus menjadi bengkong sehingga seperti membentuk huruf X atau O.

Baca Juga:  Kelebihan ASI Eksklusif Dibanding Susu Formula

Tanda lainnya termasuk:

  • Tulang sakit atau lunak
  • Kelainan bentuk gigi
  • Pertumbuhan gigi terlambat
  • Mudah mengalami masalah tulang
  • Postur tubuh pendek
  • Suasana hati mudah berubah
  • Gangguan pernapasan

Hubungi dokter anak jika mendapati tanda-tanda tersebut agar dapat dilakukan intervensi secepatnya.

 

Perlukah Memberikan Suplemen Vitamin D untuk Anak?

Baik anak ASI maupun susu formula punya kebutuhan vitamin D yang sama.  Pemberian suplementasi vitamin D diberikan untuk mencegah defisiensi vitamin D, tetapi tidak direkomendasikan pemberian suplementasi vitamin D dengan dosis diluar kebutuhan sehari-hari. Namun tambahan vitamin D tidak selalu harus berasal dari suplemen multivitamin yang dijual di toko obat, apotek, atau bahkan pusat belanja. Orangtua dapat memberikan suplemen dari makanan dan minuman sehari-hari. Sebaiknya orangtua berkonsultasi dulu dengan dokter anak sebelum memberi suplemen vitamin D. Dari konsultasi itu bisa diketahui apakah anak memerlukan suplemen dan apa suplemen yang terbukti aman serta bermanfaat untuk tumbuh kembang anak.

 

Ditinjau oleh

dr. Ria Yoanita, Sp.A

Dokter Spesialis Anak

Primaya Evasari Hospital

 

Referensi:

Vitamin D Supplementation in Infants, Children, and Adolescents. https://www.aafp.org/afp/2010/0315/p745.html. Diakses 6 Februari 2022

Vitamin D: On the Double. https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/Vitamin-D-On-the-Double.aspx. Diakses 6 Februari 2022

How much vitamin D for children?. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3476526/. Diakses 6 Februari 2022

Vitamin D in Children’s Health. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4928729/. Diakses 6 Februari 2022

Vitamin D and Your Child. https://jamanetwork.com/journals/jamapediatrics/fullarticle/2681630. Diakses 6 Februari 2022

Vitamin D Supplementation for Infants. https://www.who.int/elena/titles/bbc/vitamind_infants/en/. Diakses 6 Februari 2022

Vitamin D

https://www.idai.or.id/professional-resources/pedoman-konsensus/vitamin-d

Bagikan ke :

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.