• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Ketahui 5 Penyebab Lansia Jatuh

Penyebab Lansia Jatuh Kondisi Kesehatan yang Mempengaruhi

Kasus lansia jatuh adalah risiko yang sering terjadi, termasuk di Indonesia. Jatuh pada lansia dapat memicu dan menyebabkan berbagai komplikasi penyakit lain yang mempengaruhi kesehatan serta mengganggu aktivitas sehari-hari. Risiko ini terjadi seiring bertambahnya usia, karena tingkat kontrol keseimbangan yang dimiliki seringkali mengalami penurunan. Namun, tentu bukan hanya itu saja yang menjadi penyebab lansia jatuh.

Jika orang terkasih di rumah membutuhkan perawatan setelah jatuh, Anda dapat melakukan konsultasi bersama Kavacare. Kami siap menghadirkan layanan perawat ke rumah untuk membantu aktivitas lansia. Untuk informasi selengkapnya, hubungi kami melalui WhatsApp di 0811-1446-777.

buat jani dokter primaya

 

Penyebab Lansia Jatuh

Jatuh yang dialami orang lanjut usia atau lansia menjadi hal yang harus dihindari. Hal ini dikarenakan komplikasi yang seringkali timbul sesudah jatuh dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih parah. Hal ini pula yang menjadi alasan perlunya pengawasan yang baik pada lansia saat beraktivitas, baik di dalam rumah maupun di luar rumah.

Berikut beberapa faktor atau penyebab lansia jatuh yang perlu diperhatikan.

1. Perubahan pada Kondisi Tubuh

Tubuh manusia berubah secara bertahap selama bertahun-tahun sebagai bagian dari proses penuaan yang normal. Seiring bertambahnya usia, dapat timbul masalah kesehatan sebagai berikut:

  • Penglihatan yang lebih buruk, dimana pandangan menjadi tidak terlalu jelas atau mengalami kesulitan dengan perubahan cahaya atau silau yang tiba-tiba
  • Masalah keseimbangan, seperti mudah goyah saat berjalan
  • Waktu reaksi yang lebih lambat
  • Otot menjadi lebih lemah, misalnya, membuat Anda kesulitan mengangkat kaki saat berjalan
  • Masalah kesehatan baru, seperti inkontinensia – masalah buang air kecil atau buang air besar dan demensia

Perubahan tersebut dapat disebabkan oleh proses penuaan normal atau mungkin disebabkan oleh suatu penyakit, atau kondisi. Faktor-faktor di atas dapat mempengaruhi cara lansia bergerak dan terkadang menjadi penyebab terjatuh.

2. Mengabaikan Kesehatan Tubuh

Lansia yang tidak aktif secara fisik, menjadi tidak bugar dan cenderung mempunyai keseimbangan yang lebih buruk serta otot yang lebih lemah. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjatuh. Memiliki pola makan yang buruk dan tidak minum cukup air juga dapat membuat lansia kesulitan untuk cukup kuat dalam bergerak dengan aman. Memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, mulai dari konsumsi makanan dan minuman secara teratur dengan nilai gizi yang baik perlu untuk mengurangi risiko lansia jatuh.

3. Bahaya di Dalam dan di Sekitar Rumah

Dalam beberapa kasus, penyebab lansia jatuh adalah kondisi rumah dan lingkungan sekitar yang kurang aman untuk beraktivitas dan bergerak aktif. Bahaya untuk lansia yang umum ditemui pada lingkungan rumah yakni:

  • Alas kaki yang tidak aman – seperti sandal yang longgar dan sempit pada bagian tumit
  • Pencahayaan yang buruk
  • Tangga dan permukaan yang tidak rata, atau pegangan tangga tidak ada
  • Permukaan licin, seperti lantai basah atau lantai yang baru saja dipoles
  • Halangan pada permukaan lantai, seperti karpet, kabel listrik atau alas lantai lainnya
Baca Juga:  Pertolongan Pertama saat Lansia Jatuh

4. Riwayat Kesehatan dan Keseimbangan Tubuh

Beberapa penyakit seperti penyakit jantung, diabetes atau gangguan pada kelenjar tiroid, pembuluh darah, saraf dan kaki dapat mempengaruhi keseimbangan yang kita miliki hingga meningkatkan risiko jatuh. Perlu adanya pemeriksaan secara berkala untuk melihat apakah tingkat tertentu dalam penyakit tersebut dapat mempengaruhi keseimbangan lansia.

5. Obat-Obatan dan Keseimbangan Tubuh

Beberapa jenis obat mampu meningkatkan risiko dan menjadi penyebab lansia jatuh akibat adanya efek samping, seperti pusing atau kebingungan atau menghambat kontrol keseimbangan dan fungsi saraf perifer. Semakin banyak obat yang dikonsumsi, maka semakin besar pula kemungkinan efek samping yang dapat muncul.

 

Tips Mencegah Lansia Jatuh

Apabila kesehatan lansia terjaga secara menyeluruh, risiko jatuh dapat dikurangi. Mayoritas jatuh dan kecelakaan tidak terjadi tanpa alasan. Berikut beberapa tips untuk membantu lansia mengurangi risiko jatuh, antara lain:

  • Latihan keseimbangan dan kekuatan, seperti Yoga, Pilates dan Tai Chi yang mampu meningkatkan keseimbangan serta kekuatan otot. Olahraga lain yang bisa dicoba yaitu angkat beban (dalam pengawasan) atau menggunakan resistance band guna membangun kekuatan otot.
  • Tetap aktif secara fisik dengan merencanakan program latihan yang tepat. Olahraga teratur dapat meningkatkan kekuatan otot dan fisik. Selain itu, olahraga juga membantu menjaga persendian, tendon serta ligament tetap fleksibel. Aktivitas menahan beban ringan juga dapat memperlambat pengeroposan tulang akibat osteoporosis – penyakit yang membuat tulang lemah dan lebih mudah patah.
  • Melakukan uji mata dan pendengaran. Perubahan kecil dalam penglihatan dan pendengaran erat kaitannya dengan peningkatan risiko jatuh. Saat lansia mendapatkan kacamata atau lensa kontak baru, luangkan waktu untuk mereka membiasakan diri terlebih dulu. Kenakan kacamata atau lensa kontak seperti yang disarankan oleh dokter. Apabila memiliki alat bantu dengar, pastikan ukurannya pas dan dapat dikenakan dengan baik oleh lansia.
  • Lengkapi rumah dengan beberapa alat bantuan untuk membantu terhindar dari jatuh, seperti menghilangkan beberapa alas kaki atau karpet yang dapat menghalangi langkah, memindahkan letak kabel listrik pada lantai ke tempat yang lebih aman, atau penggunaan penanda tertentu agar lebih berhati-hati saat melangkah.
  • Bangun terlalu cepat – dari posisi duduk atau rebahan, dapat menyebabkan tekanan darah turun secara drastis. Hal ini dapat membuat lansia merasa goyah dan kehilangan keseimbangan. Ada baiknya menjeda beberapa waktu dari posisi rebah ke duduk, atau duduk ke berdiri untuk menghindari jatuh.
  • Pilih alas kaki yang tepat untuk menopang kaki lansia sepenuhnya dengan aman dan nyaman. Gunakan sepatu bertumit rendah, bersol karet dan tidak mudah selip. Jangan berjalan di tangga atau lantai dengan kaus kaki atau sepatu dan sandal dengan sol halus.
  • Berikan alat bantu apabila lansia membutuhkan bantuan untuk merasa stabil saat berjalan. Anda dapat memilih tongkat dan alat bantu jalan dengan benar untuk membantu mencegah lansia jatuh. Jika dokter memberitahu untuk menggunakan tongkat atau alat bantu jalan, pastikan ukurannya tepat. Pastikan roda walker berputar dengan mulus. Jika Anda meminjam peralatan pendukung, tanyakan kepada penyedia layanan kesehatan untuk memastikan peralatan tersebut mempunyai ukuran yang benar dan aman untuk digunakan.
Baca Juga:  5 Tips Merawat Pasien Tirah Baring atau Bedrest

 

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Segera hubungi dokter apabila terdapat gejala lebih lanjut setelah lansia terjatuh, seperti rasa sakit atau nyeri di bagian tubuh, pusing, mual ataupun muntah. Pastikan mereka berada di posisi yang benar selama menunggu pertolongan pertama dengan duduk pada alas datar dan kepala tertopang dengan nyaman. Tanyakan gejala apa yang dirasakan agar membantu dokter memberikan diagnosis dan tindakan yang tepat sebelum gejala semakin parah.

 

(Artikel ini telah direview oleh dr. Eddy Wiria, PhD, Co-Founder dan CEO Kavacare)

Referensi:

  • Healthdirect https://www.healthdirect.gov.au/falls diakses 19 Februari 2023
  • National Institute on Aging https://www.nia.nih.gov/health/falls-and-fractures-older-adults-causes-and-prevention#causes diakses 19 Februari 2023
  • National Library of Medicine https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7093636/ diakses 19 Februari 2023
  • BMJ Journals https://bmjopen.bmj.com/content/8/2/e020039 diakses 19 Februari 2023
  • World Health Organization https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/falls diakses 19 Februari 2023
  • Journal of Aging Research https://www.researchgate.net/publication/325365898_Correlates_of_Falls_among_Community-Dwelling_Elderly_in_Thailand diakses 19 Februari 2023
Share to :

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.