• Emergency
  • 150 108
  • Chatbot

Berbagai Manfaat Ketumbar untuk Kesehatan Jantung

Berbagai Manfaat Ketumbar untuk Kesehatan Jantung

Penyakit jantung belum turun dari peringkat teratas penyebab kematian di Indonesia, bahkan di dunia. Karena itu, kesehatan jantung haruslah menjadi perhatian utama dalam hidup sehari-hari. Ada berbagai cara untuk menjaga jantung tetap sehat. Selain berolahraga dan menjaga pola makan, ternyata ketumbar memiliki manfaat buat jantung.

 


Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung

Terdapat beragam jenis penyakit jantung dengan penyebab dan pengobatan yang berbeda-beda. Penyakit jantung memiliki risiko mengurangi kualitas dan kuantitas hidup manusia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dari Kementerian Kesehatan pun menunjukkan angka kejadian penyakit jantung meningkat dari tahun ke tahun. Kesehatan jantung tampaknya belum menjadi prioritas bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Padahal jantung adalah salah satu organ terpenting dalam sistem tubuh manusia. Ketika terjadi masalah pada jantung, semua organ lain akan terpengaruh. Jantung berfungsi memompa darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi ke organ-organ lain agar dapat bekerja secara normal dalam menunjang hidup manusia. Bila jantung tak dapat menjalankan fungsinya dengan baik, begitu pula organ lain sehingga pada akhirnya manusia sulit mempertahankan hidup.

Itulah sebabnya kita perlu menjaga kesehatan jantung. Tidak ada kata terlambat untuk menjaga jantung sehat. Namun akan jauh lebih baik jika kita berupaya memperhatikan kondisi jantung sedini mungkin. Seiring dengan pertambahan usia, kondisi jantung dan organ lain akan mengalami penurunan performa. Akibatnya, risiko terkena bermacam penyakit kian besar. Karena itu, sebaiknya kita sudah bersiap menghadapi risiko itu dengan memperhatikan kesehatan jantung sejak dini.

 

Kandungan Nutrisi pada Ketumbar

Mungkin banyak yang belum tahu, upaya menjaga kesehatan jantung bisa dimulai dari dapur dengan rutin menggunakan ketumbar saat mengolah masakan. Ketumbar atau coriander yang memiliki nama Latin Coriandrum sativum L. umumnya dimanfaatkan sebagai bahan penyedap makanan. Berbagai pengobatan tradisional juga memakai ketumbar dalam pengolahan obat-obatan.

Ketumbar diketahui dapat berperan sebagai diuretik untuk membuang kelebihan cairan dan garam dari tubuh, karminatif untuk meredakan perut kembung karena penumpukan gas, antioksidan guna menangkal efek negatif radikal bebas pada sel sehat, antidiabetes untuk mencegah masalah gula darah, antimutagenik guna mencegah mutasi sel yang bisa memicu kanker, antimikroba untuk melawan bakteri, dan stimulan untuk meningkatkan kewaspadaan dalam tempo singkat.

Baca Juga:  Rumah Sakit Jantung: Tips dan Faktor Memilih RS Jantung

Dalam sebuah penelitian Universitas Sumatera Utara terhadap daun ketumbar yang segar, direbus, dan air rebusannya, diketahui kandungan nutrisi ketumbar berupa zat besi, kalium, natrium, dan seng. Mengutip WebMD, ketumbar juga mengandung vitamin A, C, K, kalsium, kalori, protein, lemak, karbohidrat, serat, dan gula.

Menurut Nutrition Data, ketumbar sangat rendah lemak jenuh dan kolesterol. Ketumbar juga merupakan sumber vitamin A, C, E, K, dan B6 yang sangat baik. Selain itu, terdapat kandungan tiamin, riboflavin, niasin, magnesium, tembaga, mangan, fosfor, folat, dan asam pantotenat pada ketumbar.

 

Berbagai Manfaat Ketumbar untuk Kesehatan Jantung

Ketumbar umumnya diolah dan dikonsumsi dalam bentuk daun atau biji baik dengan cara diekstrak maupun tidak. Ketumbar juga dapat diolah menjadi minyak. Namun ketumbar mentah pun juga diketahui memiliki manfaat untuk kesehatan jantung. Berikut ini contohnya:

1. Menurunkan kadar gula darah

Tingginya kadar gula darah merupakan salah satu faktor risiko penyakit diabetes dan penyakit jantung. Ketumbar dapat menggerakkan aktivitas enzim yang efektif membantu membuang gula dari darah.

2. Menyingkirkan sodium berlebih

Karena dapat berperan sebagai diuretik, ketumbar ampuh untuk membantu membuang sodium atau garam berlebih dari tubuh. Kelebihan sodium bisa menyebabkan tekanan darah tinggi yang meningkatkan risiko masalah kesehatan jantung.

3. Menurunkan kadar kolesterol

Kadar kolesterol yang tinggi membuat seseorang berisiko mengalami penyumbatan pembuluh darah jantung hingga terkena serangan jantung. Kandungan nutrisi ketumbar disebut dapat menurunkan kadar kolesterol sehingga risiko serangan jantung pun ikut turun.

4. Menjaga tekanan darah

Terkait dengan poin-poin sebelumnya, ketumbar juga bermanfaat menjaga tekanan darah pada level normal. Tingginya tekanan darah berkaitan dengan berbagai problem kesehatan, termasuk penyakit jantung.

 

Tips Menjaga Kesehatan Jantung

Anda dapat memulai menjaga kesehatan jantung dengan cara termudah, yakni senantiasa melakukan aktifitas fisik. Gaya hidup aktif termasuk dengan rutin berolahraga telah terbukti menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah dan bahkan membalikkan faktor risiko seperti kelebihan berat badan dan tekanan darah tinggi.

Baca Juga:  Sering Cemas dan Depresi Sebabkan Gangguan Jantung

Cara lainnya termasuk:

  • Menjaga berat badan normal dengan menerapkan pola makan gizi seimbang dan menjauhi makanan tak sehat yang berbahaya bagi kesehatan jantung
  • Tidur selama 7-8 jam tiap hari
  • Mengendalikan tekanan darah
  • Mengontrol kadar kolesterol
  • Memeriksakan kesehatan secara rutin terutama bila memiliki faktor risiko penyakit jantung

 

Kapan Sebaiknya Melakukan Medical Check up Jantung?

Tidak ada standar yang berlaku secara umum mengenai kapan sebaiknya melakukan medical check up jantung. Tapi banyak pakar kesehatan menyarankan pemeriksaan pertama dilakukan saat seseorang berusia 18 tahun untuk melihat kondisi kesehatan jantung. Dari pemeriksaan pertama ini bisa diketahui faktor risiko seseorang yang menentukan kapan sebaiknya medical check up dilakukan lagi dan seberapa sering pemeriksaan itu.

Adapun bagi orang yang memiliki faktor risiko penyakit jantung seperti kegemukan, tekanan darah tinggi, diabetes, dan riwayat keturunan, pemeriksaan sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Biasanya setelah itu pasien akan disarankan menjalani medical check up tiap lima tahun atau lebih sering, tergantung faktor risiko pasien tersebut. Hal ini juga berlaku bagi orang yang telah berusia 35 tahun ke atas. Untuk mengetahui kapan Anda sebaiknya menjalani pemeriksaan jantung, sebaiknya datangi dokter dan berkonsultasi karena kebutuhan setiap orang berbeda-beda sesuai dengan kondisi kesehatan jantung.

 

Reviewed by

dr. Faizal Pamewa Sp.JP

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

Primaya Hospital Makassar

Referensi:

  • Health Benefits of Coriander. https://www.webmd.com/diet/health-benefits-coriander. Diakses 6 Juli 2022
  • Coriander (cilantro) leaves, raw [Chinese parsley, raw, Cilantro, raw]. https://nutritiondata.self.com/facts/vegetables-and-vegetable-products/2414/2. Diakses 6 Juli 2022
  • Analisis kandungan mineral besi, kalium, natrium, dan seng pada daun ketumbar (Coriandrum sativum l.) secara spektrofotometri serapan atom. https://repositori.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/24983/141501111.pdf?sequence=1&isAllowed=y. Diakses 6 Juli 2022
  • Healthy heart, happy life. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4248376/. Diakses 6 Juli 2022
  • Coriander fruit exhibits gut modulatory, blood pressure lowering and diuretic activities. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19146935/. Diakses 6 Juli 2022
  • Effect of coriander seed (Coriandrum sativum L.) ethanol extract on insulin release from pancreatic beta cells in streptozotocin-induced diabetic rats. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19003941/. Diakses 6 Juli 2022
Bagikan ke :

Buat Janji Dokter

Promo

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.