• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Sayuran yang Tidak Boleh untuk Penyakit Jantung, Ini Daftarnya!

sayuran yang tidak boleh untuk penyakit jantung

Faktanya, ada beberapa jenis sayuran yang tidak boleh untuk penyakit jantung. Bukan menyehatkan, jika sayuran tersebut dikonsumsi malah bisa memperparah kondisi orang dengan masalah jantung.

Pasti banyak yang bertanya-tanya mengenai apa saja jenisnya karena kebanyakan orang mengetahui bahwa sayuran merupakan makanan yang kaya nutrisi. Penasaran apa saja itu? Penjelasan selengkapnya ada disini.

buat jani dokter primaya

Daftar Sayuran yang Tidak Boleh untuk Penyakit Jantung

sayuran yang tidak boleh untuk penyakit jantung

Berdasarkan data WHO yang dirilis pada 2021 lalu, kematian akibat penyakit jantung menyentuh angka 17,8 juta. Artinya, setiap tahunnya ada 3 orang meninggal karena menderita penyakit jantung.

Agar kondisi jantung tetap sehat, sebaiknya hindari mengkonsumsi sayuran yang tidak boleh untuk penyakit jantung berikut:

1. Sayuran Dalam Kaleng

Sayuran Dalam Kaleng

Seperti halnya dengan buah, sayuran memiliki batas maksimal masa simpan. Ketika sudah melebihi batas tersebut, maka sayuran akan mengalami proses pembusukan.

Sayur yang busuk tentu saja sudah tidak layak konsumsi. Takutnya di dalamnya malah mengandung racun yang berbahaya bagi kesehatan. Berdasarkan fakta ini, para pengusaha sayur dalam kaleng biasanya akan menambahkan pengawet makanan agar sayur tidak mudah busuk.

Karena sudah tercampur dengan pengawet, sebaiknya para penderita penyakit jantung tidak mengkonsumsi sayuran dalam kaleng. Kandungan kimia yang berbahaya bagi kesehatan jantung, apalagi jika masuk ke dalam tubuh dalam jangka waktu lama.

2. Sayuran Overcook

Sayuran Overcook

Panggilan untuk para ibu dan juru masak, sebaiknya mulai saat ini berhenti memasak sayuran hingga overcook. Maksud dari overcook sendiri adalah memasak terlalu matang sehingga membuat kandungan baik dalam sayuran hilang atau bahkan berubah menjadi jahat.

Larangan memasak sayur sampai overcook ini berlaku untuk berbagai metode memasak, baik itu direbus, tumis, atau lainnya. 

Paling terlarang adalah memasak sayur kematangan dengan ditumis. Sebab, selain kandungan nutrisi di dalamnya yang rusak, alasan lainnya yaitu minyak untuk menumis menjadi teroksidasi. Makanan seperti ini sangat tidak sehat bagi penderita penyakit jantung.

3. Sayuran dengan Toping Tidak Sehat

Sayuran dengan Toping Tidak Sehat

Anda termasuk pecinta salad sayur? Mulai sekarang sebaiknya memperhatikan apa saja toping pelengkapnya. Pada dasarnya, sayuran segar yang terdapat dalam olahan tersebut kaya akan nutrisi, tetapi yang membuatnya tidak bersahabat dengan penderita sakit jantung adalah topingnya.

Untuk membuat rasa salad sayur lebih kaya rasa dan enak di lidah, biasanya orang-orang menambahkan toping berupa daging asap, craisins, keju, atau mayonaise. 

Toping-toping yang disebutkan di atas seluruhnya mengandung lemak. Dalam kadar tertentu, lemak memang memberi manfaat untuk tubuh. Namun, jika sudah berlebihan maka bisa menaikkan kadar kolesterol dalam tubuh yang memperburuk kondisi kesehatan jantung.

4. Sayuran dengan Tambahan Gula

Sayuran dengan Tambahan Gula

Anda tentu sudah sering melihat tutorial memasak olahan sayur dengan tambahan gula. Tujuannya yaitu agar rasa masalah menjadi seimbang dan sesuai dengan cita rasa yang mereka inginkan.

Baca Juga:  Pemeriksaan ABI Untuk Deteksi Penyakit Arteri Perifer

Sayangnya, menambahkan gula di dalam masakan sayur tidak baik untuk kesehatan jantung. Berdasarkan sumber yang beredar, gula pada masakan sayur berpotensi menaikkan kadar kolesterol.

Setelah mengetahui informasi ini, sebaiknya para penderita sakit jantung tidak mengkonsumsi olahan sayur dengan tambahan gula. Lebih aman lagi, coba minta ahli gizi atau konsultasi langsung dengan dokter spesialis jantung.

5. Sayuran Hijau yang Kaya Kandungan Vitamin K

Sayuran Hijau yang Kaya Kandungan Vitamin K

Tidak semua sayuran hijau aman untuk orang dengan gangguan kesehatan jantung. Salah satu yang terlarang adalah sayuran yang mengandung vitamin K.

Vitamin K merupakan aktivator yang berperan dalam proses pembekuan darah. Sementara itu, penderita gangguan jantung tertentu malah perlu mengonsumsi obat pengencer darah. Fungsi pentingnya adalah untuk mengurangi proses pembekuan darah yang menghambat kerja jantung.

Karena efek bertentangan antara obat pengencer darah dengan vitamin K, akhirnya sayuran dengan kandungan vitamin K dianggap berbahaya bagi penderita penyakit jantung. Sebaiknya, batasi asupan jenis vitamin tersebut, kurang lebih hanya 90 – 140 mikrogram per hari saja.

6. Sayuran Goreng

Sayuran Goreng

Belakangan ini sedang marak olahan sayur goreng, seperti kol goreng, bayam goreng, dan brokoli goreng. Tidak sedikit yang mengaku bahwa olahan sayur goreng sangat enak dan menambah nafsu makan. Hanya saja masih sedikit yang peduli dengan efek jangka panjangnya.

Sayur goreng mengandung kadar kolesterol tinggi. Ketika Anda konsumsi dalam jumlah banyak, lama-kelamaan kolesterol akan bertumpuk dalam darah. Saat melalui pembuluh, kolesterol bisa menempel dan membentuk plak.

Lama-kelamaan, plak semakin menumpuk yang akhirnya membuat aliran darah menjadi terganggu bahkan terhambat. Kondisi ini berpotensi membuat seseorang mengalami gagal jantung.

7. Sayuran yang Mengandung Gas

Sayuran yang Mengandung Gas

Selanjutnya adalah sayuran yang mengandung gas. Jenisnya mulai dari kol, lobak, nangka muda,asparagus, dan lain sebagainya. Kandungan gas di dalamnya memicu sesak nafas yang memberi dampak buruk bagi penderita jantung.

Meski pengolahannya benar, tetapi sebaiknya tetap menghindari sayuran-sayuran yang tinggi kandungan gasnya. 

Gas yang bertumpuk pada perut membuat seseorang mudah merasa sesak, akhirnya kerja jantung terganggu. Tandanya yaitu jantung berdebar kencang hingga akhirnya tubuh hilang keseimbangan.

Jenis-Jenis Sayuran yang Aman untuk Jantung

Sayuran yang Aman untuk Jantung

Setelah mengetahui sayuran terlarang untuk penyakit jantung, penting juga untuk mengetahui jenis-jenis sayur yang aman bagi jantung. Penasaran dengan apa saja itu? Penjelasan lengkapnya sebagai berikut:

Baca Juga:  Kenali Sinus Bradikardia, Penyebab Detak Jantung Lambat dan Sesak Nafas

1. Pakcoy

Pakcoy

Sayuran yang belakang ini menjadi favorit masyarakat Indonesia ternyata baik untuk jantung. Kandungan didalamnya mampu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu juga bersifat anti kanker.

Manfaat tersebut muncul karena sayur pakcoy memiliki kandungan folat, kalsium, dan berbagai vitamin lainnya.

2. Kubis Brussel

Kubis Brussel

Berbeda dengan kubis pada umumnya yang berukuran sedang hingga besar, kubis brussel berukuran cukup kecil dan tumbuh bergerombol. 

Kubis brussel termasuk sayuran yang kaya akan folat. Nutrisi tersebut penting untuk mempercepat pertumbuhan sel sehat. Alhasil, kesehatan jantung semakin terjaga sebab kadar homosistein menurun.

3. Buncis

Buncis

Siapa sangka sayuran yang kerap menjadi campuran capcay dan mie ini baik untuk menjaga kesehatan jantung. Manfaatnya berkaitan dengan kandungan vitamin A, B, C, dan lutein di dalamnya.

Vitamin A berperan penting dalam melawan peradangan dan mencegah hipertensi berkat sifat antioksidan serta antiinflamasinya.

4. Brokoli

Brokoli

Dalam sayur brokoli terkandung vitamin C, E, dan bersifat antioksidan. Mengonsumsinya dalam jumlah yang tepat akan berpengaruh pada kesehatan tubuh. 

Kandungan antioksidan di dalam brokoli kabarnya bisa membuat pengonsumsinya terhindar dari penyakit kardiovaskular. Sistem kerjanya yaitu antioksidan akan melawan radikal bebas yang merusak sel.

5. Bayam

Bayam

Apabila kesulitan menemukan sayuran di atas, sayur bayam dapat menjadi pilihan terbaiknya. Kandungan kaliumnya mampu membantu meningkatkan darah bagi orang-orang yang memiliki tekanan darah rendah.

Manfaat lainnya adalah membantu meredakan stres yang terjadi pada dinding pembuluh darah dan membantu tubuh membuang kelebihan natrium.

Itulah daftar sayuran yang tidak boleh untuk penyakit jantung karena kandungannya berpotensi memperparah kondisi penderitanya. Meskipun nikmat, pastikan untuk mengurangi konsumsinya atau jangan konsumsi sama sekali.

Narasumber:

dr. Khairani Ummah, Sp. JP, FIHA

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

Primaya Hospital Makassar

Referensi:

  • Satu dari Tiga Kematian Disebabkan oleh Jantung, Ayo Cegah serangan jantung. https://upk.kemkes.go.id/new/satu-dari-tiga-kematian-disebabkan-oleh-jantung-ayo-cegah-serangan-jantung. Diakses pada 21 Desember 2023
  • Penyakit kardiovaskular. https://www.who.int/health-topics/cardiovascular-diseases. Diakses pada 21 Desember 2023.
  • Hari Jantung Sedunia (World Heart Day) – p2ptm@kemkes. https://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/hari-jantung-sedunia-world-heart-day-your-heart-is-our-heart-too. Diakses pada 21 Desember 2023.
  • Heart disease and diet. https://medlineplus.gov/ency/article/002436.htm. Dikutip pada 21 Desember 2023.
  • Heart-healthy diet: 8 steps to prevent heart disease. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/in-depth/heart-healthy-diet/art-20047702. Dikutip pada 21 Desember 2023.
Bagikan ke :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.