• Emergency
  • 150 108
  • Chatbot

Turunkan Risiko Penyakit Jantung dengan Buah Delima

Turunkan Risiko Penyakit Jantung dengan Buah Delima

Upaya menjaga kesehatan biasanya berkaitan dengan segala hal yang tidak enak. Tapi tidak dengan buah delima, khususnya delima merah. Buah ini terkenal enak, menyegarkan, dan bisa diolah jadi banyak santapan. Yang lebih menarik, delima ternyata ampuh untuk menurunkan risiko penyakit jantung, penyakit paling mematikan di seluruh dunia.

 


Nutrisi Buah Delima

Delima adalah buah yang bernutrisi tinggi. Delima mengandung sekitar 83 kalori per 100 gram, sedikit lebih banyak daripada apel. Buah ini pun tidak mengandung kolesterol atau lemak jenuh sehingga baik untuk mencegah penyakit jantung.

Delima juga merupakan sumber serat makanan larut dan tidak larut yang baik dengan kandungan sekitar 4 gram per 100 gram. Serat makanan membantu kelancaran pencernaan dan buang air besar.

Ahli gizi sering merekomendasikan buah delima dalam menu diet untuk mengurangi berat badan dan mengontrol kadar kolesterol. Konsumsi buah-buahan secara teratur akan meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan sirkulasi, dan melindungi diri dari berbagai penyakit.

Senyawa ellagitannin tertentu, seperti granatin B, dan punicalagin banyak ditemukan dalam delima. Studi menunjukkan bahwa punicalagin dan tanin efektif dalam mengurangi faktor risiko penyakit jantung dengan menangkal radikal bebas berbahaya dari tubuh manusia.

Buah ini juga merupakan sumber antioksidan vitamin C yang baik, menyediakan sekitar 17 persen per 100 gram kebutuhan harian. Konsumsi buah-buahan yang kaya vitamin C membantu tubuh mengembangkan kemampuan untuk memerangi penyebab infeksi dengan meningkatkan kekebalan.

Delima juga diketahui sebagai sumber kelompok vitamin B kompleks yang penting, seperti asam pantotenat (vitamin B5), folat, piridoksin, serta vitamin K, dan mineral seperti kalsium, tembaga, kalium, dan mangan.

 

Berbagai Manfaat Buah Delima untuk Kesehatan

Buah merah ini dikenal sebagai salah satu buah yang paling menyehatkan berdasarkan berbagai penelitian. Delima bahkan juga terkenal dengan sebutan buah surga atau buah ilahi karena banyak disebutkan dalam kitab suci. Delima memiliki sifat anti-oksidan, anti-virus, dan anti-tumor serta merupakan sebagai sumber vitamin yang baik sehingga sangat bermanfaat buat kesehatan.

Baca Juga:  Diagnostic Coronary Angiography: Deteksi Penyumbatan Pembuluh Darah

Selain untuk mencegah dan menurunkan risiko penyakit jantung, delima memiliki manfaat berikut ini:

1. Afrosidiak alami

Afrosidiak adalah bahan pembangkit gairah seksual. Sebuah studi oleh Queen Margaret University di Edinburgh, Skotlandia, menemukan konsumsi rutin sari buah delima dapat meningkatkan kadar testosteron rata-rata 24 persen yang bisa membuat suasana hati lebih baik dan meningkatkan gairah seksual.

2. Mengurangi artritis

Artritis adalah masalah tulang dan sendi yang paling umum pada orang tua. Kandungan flavonol yang merupakan antioksidan dari delima dapat menjadi bahan anti-peradangan dalam tubuh yang bisa membantu meredakan gejala artritis.

3. Melawan kanker

Berbagai penelitian menemukan manfaat delima dalam melawan kanker. Misalnya, ekstrak buah delima diketahui efektif menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker. Sari delima juga dapat memperlambat pertumbuhan kanker prostat.

4. Menurunkan tekanan darah

Adanya beberapa jenis anti-oksidan dan polifenol dalam sari delima dapat menurunkan tekanan darah sehingga turut membantu melawan penyakit jantung. Dalam sebuah penelitian pada 2013 ditemukan konsumsi sari delima bisa menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik masing-masing 7 persen dan 6 persen.

5. Melawan infeksi bakteri

Sebuah riset yang diterbitkan di Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine mendapati delima bisa menstimulasi bakteri baik dan meningkatkan kemampuannya dalam melawan infeksi bakteri jahat.

6. Meningkatkan ingatan

Polifenol yang banyak terdapat dalam delima juga bisa meningkatkan fungsi kognitif secara signifikan. Dalam sebuah penelitian, sejumlah individu berusia lanjut yang memiliki masalah ingatan diminta meminum sari delima rutin selama empat pekan. Hasilnya, ingatan visual mereka meningkat.

 

Apakah Boleh Makan Biji Buah Delima?

Biji delima tak kalah berkhasiat dibanding buahnya. Malah biji delima memiliki nilai nutrisi lebih tinggi. Dibanding sari buahnya, biji delima lebih kaya serat. Karena itu, boleh saja makan biji delima. Bahkan kita disarankan makan buah sekaligus biji delima demi manfaat yang lebih besar.

Baca Juga:  Kondisi Jantung Terendam Air, Kenali Efusi Perikardium

Biji delima bisa dimakan langsung atau dijus bareng buahnya. Cara membuka buah delima adalah sebagai berikut:

  1. Gulung-gulung buah delima dengan kedua telapak tangan untuk melonggarkan bijinya.
  2. Tusuk di sekitar bagian tengah buah dengan pisau tajam dan potong menjadi dua bagian. Potong kulitnya saja, jangan sampai mengenai biji delima.
  3. Pegang setengah dari buah delima dengan biji menghadap ke bawah di atas mangkuk bersih dan ketuk kulitnya dengan sendok sambil sedikit meremasnya untuk mendorong bijinya agar lepas
  4. Lakukan hal yang sama pada sisa setengah buah.
  5. Jika ada sebagian buah yang tersisa di bagian yang putih, ambil dengan jari atau sendok.

 

Manfaat Biji Delima?

Pada dasarnya, biji dan buah delima sama-sama bermanfaat buat kesehatan. Namun sejumlah penelitian secara khusus menemukan manfaat biji delima untuk melawan kanker. Biji delima mengandung asam punisik yang didapati bisa menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.

Banyaknya kandungan antioksidan, vitamin, A, C, dan E juga membuat biji delima memiliki manfaat bagi kesehatan kulit, misalnya untuk melembapkan kulit kering, menghilangkan dan mencegah jerawat, dan menguatkan rambut.

Berbagai produk kecantikan antara lain berbahan minyak biji delima. Biji delima pun bisa langsung dioleskan ke kulit tubuh, wajah, atau rambut untuk memperoleh manfaatnya. Selain itu, biji delima berfungsi sebagai anti-aging atau memperlambat penuaan serta baik untuk pencernaan.

 

Ditinjau oleh

dr. Robert Edward Saragih, Sp.JP, FIHA

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

Primaya Hospital Bekasi Barat

 

Referensi:

Pomegranate for Your Cardiovascular Health. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3678830/. Diakses 1 November 2021

Pomegranate Protection against Cardiovascular Diseases. https://www.hindawi.com/journals/ecam/2012/382763/. Diakses 1 November 2021

Does Pomegranate intake attenuate cardiovascular risk factors in hemodialysis patients?. https://nutritionj.biomedcentral.com/articles/10.1186/1475-2891-13-18. Diakses 1 November 2021

Just how healthy are pomegranates?. https://www.heart.org/en/news/2021/09/09/just-how-healthy-are-pomegranates. Diakses 1 November 2021

Pomegranate-date cocktail a day keeps the doctor away. https://www.sciencedaily.com/releases/2015/04/150406133545.htm. Diakses 1 November 2021

Bagikan ke :

Promo

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.