• Emergency
  • 150 108

Persiapan Penting Sebelum Kelahiran Anak Pertama

Persiapan Penting Sebelum Kelahiran Anak Pertama

Dari banyaknya kebahagiaan dan tantangan yang hadir dalam hidup, mungkin tak ada yang lebih luar biasa dibanding kelahiran anak pertama. Sejak masa kehamilan hingga persiapan melahirkan dan saat persalinan, semuanya adalah pengalaman baru yang menegangkan sekaligus membahagiakan. Kehidupan pasti akan berubah setelah lahirnya anak pertama dalam keluarga. Karena itu, bagi ibu yang saat ini sedang menantikan kedatangan si sulung, harus sudah membuat persiapan untuk menyambut perubahan yang sudah di depan mata.

 


Persiapan Melahirkan Anak Pertama

Pengalaman melahirkan bisa menjadi hal yang menyenangkan sekaligus menakutkan bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan. Sama seperti masa kehamilan setiap ibu yang berbeda dengan ibu lain, pengalaman melahirkan juga berbeda bagi ibu dan bayinya.

Persalinan setiap wanita adalah suatu hal yang unik. Kita tak bisa menyamakan pengalaman ibu, saudara, atau sahabat kita dengan yang kelak akan kita alami saat bersalin. Kadang persalinan bisa selesai dalam hitungan jam. Tapi bisa pula proses melahirkan butuh waktu lebih lama hingga menguras energi dan emosi ibu.

Faktanya, kita tak akan tahu apa yang akan terjadi hingga tiba waktunya bersalin. Yang bisa kita lakukan adalah membuat persiapan melahirkan agar setidaknya punya gambaran tentang bagaimana persalinan akan berjalan.

Persiapan ini mencakup membekali diri dengan pengetahuan seputar kehamilan dan persalinan hingga pengasuhan anak. Termasuk bagaimana memastikan kesehatan anak kelak.

 

Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memiliki Anak

Sebelum berencana memiliki anak, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Kesehatan fisik dan mental calon ibu adalah salah satu yang utama. Sebab, kehamilan adalah proses yang membutuhkan kesehatan jasmani dan rohani. Yang tak kalah penting adalah menyiapkan aspek finansial untuk memenuhi kebutuhan anak di kemudian hari.

Dari sisi medis, calon ibu sebaiknya menyiapkan tubuhnya untuk menjalani kehamilan dengan menjalankan gaya hidup seimbang yang meliputi kecukupan nutrisi dan olahraga rutin.

Lakukan segala hal secukupnya saja. Misalnya jika masih suka makanan fast food, janganlah terlalu banyak. Seimbangkan dengan makanan lain yang lebih sehat. Bila terbiasa merokok, sebaiknya berhenti merokok demi kesehatan janin dalam kandungan.

Sebelum hamil, calon ibu juga sudah bisa mulai mengonsumsi suplemen asam folat, kalsium, dan vitamin D. Namun sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan dulu sebelumnya agar mendapat rekomendasi dosis yang tepat.

Pertimbangkan pula untuk memeriksakan kesehatan untuk mengecek masalah yang berpotensi mengganggu kehamilan, seperti hipertensi obesitas, diabetes, penyakit tiroid, hingga penyakit jantung. Pemeriksaan kesehatan mental juga penting karena ibu hamil cenderung lebih mudah mengalami stres hingga depresi. Penanganan berbagai masalah ini sebelum hamil amat penting.

Baca Juga:  Tahap Perkembangan Janin Kembar dari Bulan ke Bulan

Perlu diketahui pula bahwa persiapan melahirkan mencakup persiapan finansial. Ada pengeluaran tambahan untuk pemeriksaan kehamilan, pembelian suplemen, persalinan, hingga pengasuhan anak saat sudah lahir sampai dewasa.

 

Proses Kehamilan dan Persalinan

Kehamilan bermula dari pembuahan sel telur oleh sperma. Setelah terjadi pembuahan, ibu akan mengandung janin selama kira-kira 9 bulan. Masa kehamilan itu dibagi menjadi tiga tahap, yakni trimester I, trimester II, dan trimester III. Tiap trimester terdiri atas tiga bulan dan punya karakteristik masing-masing.

Harus digarisbawahi bahwa gejala hamil tiap ibu berbeda-beda. Ada yang mual-mual, tapi ada juga yang tidak. Ada yang mengidam, ada pula yang biasa saja. Yang pasti, harus ada pemeriksaan oleh bidan atau dokter kandungan pada tiap trimester untuk mengetahui kondisi ibu dan janin. Termasuk melakukan deteksi dini bila ada risiko kesehatan sehingga bisa lebih matang dalam persiapan melahirkan, misalnya bisa menentukan metode persalinan mana yang aman untuk ibu dan janin.

Adapun proses persalinan juga secara umum dibagi menjadi tiga tahap:

  • Tahap I: permulaan persalinan, ketika mulai merasakan kontraksi, yakni pembukaan serviks untuk jalan keluar bayi.
  • Tahap II: tahap ini bermula dari sudah terbukanya serviks hingga kelahiran bayi. Ini adalah saat ibu harus mengejan untuk persalinan.
  • Tahap III: lahirnya bayi menjadi awal tahap ini sampai pemotongan plasenta.

Tahap itu adalah untuk persalinan secara vaginal. Untuk persalinan secara caesar, tahapnya berbeda karena lewat proses operasi. Namun baik persalinan vaginal maupun caesar sama-sama tidak mengurangi keutuhan proses menjadi ibu baru.

 

Biaya Persalinan

Dalam persiapan melahirkan, jangan lupa menyertakan biaya persalinan. Biaya bersalin secara vaginal atau normal umumnya lebih terjangkau daripada operasi caesar. Tapi penentuan apakah bisa melahirkan secara vaginal atau caesar didasari kondisi ibu dan janin. Ada kalanya persalinan vaginal tidak memungkinkan karena membahayakan jiwa ibu dan/atau janin sehingga ibu harus menjalani operasi caesar.

Faktor lain yang mempengaruhi biaya persalinan termasuk:

  • Tempat persalinan: rumah sakit atau klinik bersalin
  • Siapa yang menangani: dokter kandungan atau bidan
  • Apakah ada tindakan tambahan: misalnya pakai induksi atau tidak
  • Apakah bayi perlu perawatan ekstra setelah lahir: misalnya harus dirawat dulu di ruang inkubasi karena ada masalah kesehatan tertentu

Ibu dan pasangan harus sudah menyiapkan tabungan untuk biaya persalinan ini agar tidak mengalami masalah kelak ketika tiba saatnya melahirkan. Saat ini pun sudah ada program BPJS Kesehatan yang menggratiskan biaya persalinan. Tapi program ini memiliki ketentuan yang harus ditaati sejak awal pemeriksaan kehamilan.

Baca Juga:  Air Ketuban Sedikit, Berpengaruh ke Perkembangan Janin?

 

Biaya Kesehatan Anak Setelah Lahir

Kesehatan anak adalah yang utama. Ibu harus sudah memikirkan apa saja yang penting untuk memastikan kesehatan anak kelak. Misalnya:

  • Pemeriksaan pertama bagi bayi baru lahir, biasanya seminggu sesudah ibu dibolehkan pulang seusai persalinan
  • Imunisasi
  • Perlengkapan untuk menyelesaikan program ASI eksklusif, yakni pemberian air susu ibu minimal 6 bulan tanpa asupan lain
  • Obat-obatan jika perlu

Orang tua disarankan segera mengikutkan anaknya ke program BPJS Kesehatan setelah lahir. Dengan begitu, bila ada masalah kesehatan, anak bisa diperiksakan secara gratis ke fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dengan aturan BPJS Kesehatan.

 

Pertumbuhan Anak dan Gizi Selama Periode Emas

Masa 1.000 hari pertama kehidupan anak disebut sebagai periode emas. Sebab, inilah masa penting       untuk pertumbuhan anak. Persiapan melahirkan harus memasukkan rencana pemenuhan gizi bagi anak selama periode ini.

Sebab, dengan terpenuhinya kebutuhan gizi anak pada periode emas akan sangat mempengaruhi kehidupan mereka kelak. Terutama untuk memastikan tumbuh kembang yang optimal.

Pada masa ini, otak tumbuh dengan sangat pesat sehingga perlu mendapat dukungan gizi yang baik. Bila anak mengalami kekurangan gizi pada periode ini, upaya perbaikan tak bisa dilakukan pada periode kehidupan anak selanjutnya.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Ibu bisa mulai mendatangi dokter untuk berkonsultasi ketika merencanakan kehamilan. Di sini, ibu dan pasangan bisa menanyakan semua hal yang belum dipahami mengenai kehamilan hingga persiapan melahirkan.

Saat hamil, ikuti jadwal pemeriksaan kehamilan yang disarankan dokter di tiap trimester. Bila mengalami hal yang berpotensi membahayakan kehamilan, segera datangi dokter. Misalnya air ketuban pecah, terjadi perdarahan dari vagina, merasakan kontraksi yang menyakitkan, hingga tak lagi merasakan gerakan bayi dalam kandungan.

 

Narasumber

dr. Risma Maharani, SpOG, MKes

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan

Primaya Hospital Bekasi Timur

 

Referensi:

Labor and delivery, postpartum care. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/labor-and-delivery/in-depth/stages-of-labor/art-20046545. Diakses 19 Oktober 2021

The stages of labor and delivery. https://www.babycenter.com/pregnancy/your-body/stages-of-labor_177. Diakses 19 Oktober 2021

First child’s impact on parental relationship: an existential perspective. https://bmcpregnancychildbirth.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12884-018-1802-5. Diakses 19 Oktober 2021

Factors Influencing Positive Birth Experiences of First-Time Mothers. https://www.hindawi.com/journals/nrp/2013/349124/. Diakses 19 Oktober 2021

Childbirth. https://medlineplus.gov/childbirth.html. Diakses 19 Oktober 2021

Bagikan ke :

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.