• Emergency
  • 150 108

Mengenal RICE, Pertolongan Pertama Saat Cedera

Mengenal RICE, Pertolongan Pertama Saat Cedera

Memahami cara pertolongan pertama pada cedera sangatlah penting, khususnya cedera ringan. Sebab, aktivitas sehari-hari kita tak lepas dari risiko cedera. Ketika sedang naik tangga di rumah, misalnya, kaki mungkin luka akibat terantuk anak tangga atau terkilir karena salah posisi mendarat lantaran buru-buru. Salah satu metode pertolongan pertama yang banyak dipraktikkan adalah RICE. Apa itu RICE? Mari kita simak bersama.

 


Mengenal Metode RICE

RICE adalah akronim dari Rest, Ice, Compression, dan Elevation. Metode ini banyak dipakai karena sederhana dan efektif untuk menangani cedera ringan, khususnya luka tertutup atau tanpa ada jaringan kulit yang terbuka. Sebagai istilah di dunia medis, RICE dicetuskan pertama kali pada 1978 oleh Gabe Mirkin, dokter spesialis kedokteran olahraga yang juga dosen dan penulis. Mirkin memperkenalkan metode RICE dalam buku The Sports Medicine Book.

Selama beberapa puluh tahun kemudian, RICE kian populer sebagai cara pertolongan pertama terutama untuk merawat cedera ringan, terutama yang menimpa otot, ligamen, atau tendon. Seiring dengan berkembangnya penelitian, ada berbagai cara pertolongan pertama alternatif karena efektivitas RICE diragukan.

Meski begitu, metode RICE tetap dipakai sampai sekarang. Berikut ini penjelasan bagaimana RICE bisa membantu mengatasi cedera ringan sebagai pertolongan pertama.

  • Rest (Istirahat): tubuh memiliki mekanisme pemulihan diri sendiri. Istirahat adalah faktor kunci mekanisme itu. Jika bagian yang cedera diistirahatkan, pemulihan akan lebih cepat. Selain itu, jika tidak beristirahat maka cedera bisa berkembang makin parah.
  • Ice (Es): penggunaan kantong es bisa membantu mengendalikan hingga mengurangi bengkak yang terjadi akibat cedera ringan. Rasa sakit atau nyeri pada bagian yang cedera juga dapat berkurang.
  • Compression (Kompresi): jika terjadi peradangan, berarti ada penumpukan cairan pada area yang cedera sehingga menyebabkan rasa sakit, mengurangi aliran darah, dan membatasi mobilitas. Kompresi atau penekanan menggunakan bahan elastis atau lunak pada bagian yang cedera itu dapat membantu mengendalikan cairan yang menumpuk.
  • Elevation (Pengangkatan): dengan mengangkat bagian tubuh yang cedera, aliran darah tidak akan terfokus pada bagian tersebut sehingga dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkanan.

Fungsi utama RICE adalah sebagai pertolongan pertama untuk cedera ringan yang mengganggu kegiatan sehari-hari. Metode ini kerap dibarengi dengan penggunaan obat-obatan pereda rasa nyeri yang bisa dibeli di toko obat.

 

Siapa Saja yang Bisa Terkena Cedera Ringan

Cedera ringan bisa menimpa siapa saja saat tengah beraktivitas. Cedera ini umumnya berupa keseleo (sprain), regangan (strain), dan memar (bruise) pada jaringan tubuh. Namun orang yang lebih berisiko mengalami cedera ringan adalah atlet atau pegiat olahraga. Contoh olahraga yang sering menjadi sumber cedera ringan antara lain:

  • Basket, sepak bola, dan voli yang berisiko menyebabkan cedera pada kaki
  • Senam, tenis, badminton, dan golf yang rentan menimbulkan cedera pada tangan, siku, pergelangan, ataupun lengan
  • Olahraga kontak fisik seperti gulat, tinju, dan bela diri yang bisa mendatangkan berbagai risiko cedera dari kepala hingga kaki
  • Olahraga ketahanan tubuh seperti lari yang bisa menyebabkan cedera karena penggunaan bagian tubuh tertentu secara berlebihan
Baca Juga:  Patah Tulang Engkel: Bagaimana Penanganannya?

Selain itu, ada beberapa kondisi yang membuat seseorang lebih rentan terkena cedera ringan:

  • Kelebihan berat badan.
  • Tidak melakukan pemanasan yang benar sebelum berolahraga.
  • Tidak mengenakan pengaman yang memadai dalam olahraga.
  • Memiliki masalah nerurologis atau gangguan keseimbangan.

 

Tanda dan Gejala Cedera Ringan

Cedera ringan bisa terjadi dalam berbagai bentuk. Misalnya terkilir, keseleo, tergores, terbentur, atau tergencet.      Masing-masing memiliki tanda dan gejala sendiri. Contohnya:

  • Kulit lecet karena tergores
  • Perdarahan akibat tertusuk
  • Kulit memerah karena tersiram air panas
  • Sendi membengkak karena terjatuh
  • Nyeri akibat keseleo

Yang pasti, tanda utama orang mengalami cedera ringan adalah gerakan atau mobilitasnya menjadi terbatas. Karena itu, orang tersebut sulit atau tak bisa melakukan kegiatan rutin secara normal.

 

Penyebab Cedera Ringan

Terdapat tiga macam cedera ringan yang diklasifikasikan berdasarkan penyebabnya, yakni:

1. Cedera di tempat kerja

Penyebab cedera ringan paling umum di tempat kerja antara lain terpeleset, tersandung, dan terjatuh serta insiden ketika menjadi operator mesin atau peralatan. Adapun jenis cedera yang kerap terjadi termasuk terkilir, cedera punggung, keseleo, dan memar.

2. Cedera olahraga

Olahraga bermanfaat membuat tubuh sehat, tapi ada risiko cedera ringan terutama jika tak menaati prosedur keamanan olahraga. Contoh cedera ringan akibat olahraga di antaranya terkilir, keseleo, kram, dan memar.

3. Cedera di rumah

Ada risiko cedera ringan di rumah seperti terjepit, terkilir, keseleo, dan memar. Penyebabnya bermacam-macam, dari terpeleset, tidak hati-hati menutup pintu, tersandung, hingga kehilangan keseimbangan.

 

Penanganan Saat Terjadi Cedera Ringan dengan Metode RICE

Berikut ini contoh prosedur penanganan cedera ringan dengan metode RICE:

  1. Rest: hentikan aktivitas langsung saat terjadi cedera, jangan memaksakan menggunakan bagian tubuh yang cedera. Bila memungkinkan istirahatkan bagian tubuh itu selama 24-48 jam atau sampai tak lagi terasa sakit atau hingga mendatangi dokter untuk menjalani pemeriksaan.
  2. Ice: ambil plastik dan isi dengan es batu dari kulkas. Gunakan kain atau handuk untuk melapisi kantong es itu saat menempelkannya ke bagian yang cedera. Tempelkan es ini selama 20 menit, tiga kali sehari. Setelah 48 jam atau sudah tak ada pembengkakan, gunakan kain lap hangat sebagai pengganti es untuk membantu mengendurkan otot.
  3. Compression: kompres bagian yang cedera dengan membungkusnya rapat-rapat, tapi jangan terlalu ketat. Gunakan perban elastis agar aliran darah tetap bisa melewati bagian tubuh yang luka. Biasanya perban bisa dilepas dalam 48-72 jam sesuai cedera ringan.
  4. Elevation: terakhir, gunakan benda yang nyaman sebagai ganjal untuk menempatkan bagian yang cedera di atas bagian tubuh lain, misalnya menggunakan bantal.
Baca Juga:  Awas, Perhatikan Gejala Kanker Tulang

 

Apakah Metode RICE Bisa Sembuhkan Segala Jenis Cedera?

Ingat bahwa RICE adalah penanganan pertama pada cedera ringan. Ini bukan prosedur medis yang bisa dilakukan terus-menerus hingga sembuh. Biasanya RICE hanya digunakan maksimal tiga hari. Bila setelah tiga hari tidak ada perkembangan berarti pada cedera, pemeriksaan medis oleh dokter diperlukan demi pemulihan yang lebih pasti.

RICE selama ini lebih efektif digunakan untuk merawat cedera ringan berupa luka tertutup. Jenis cedera ini biasanya yang terjadi pada sendi dan jaringan ikat, misalnya  tendon yang menghubungkan tulang dengan otot dan ligamen yang menghubungkan tulang dengan tulang. Jika terjadi luka terbuka, apalagi lukanya dalam, lebih baik segera ke unit gawat darurat rumah sakit untuk menerima perawatan medis yang lebih memadai.

 

Kapan Harus ke Dokter?

RICE mesti dilakukan segera setelah terjadi cedera ringan. Pertolongan pertama ini berlaku maksimal 72 jam. Konsumsi obat-obatan pereda rasa nyeri dan bengkak seperti ibuprofen bila perlu. Namun bila rasa sakit sangat hebat atau mobilitas benar-benar terganggu, sebaiknya langsung datangi dokter. Pemeriksaan oleh dokter perlu untuk menegakkan diagnosis sehingga bisa dilakukan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi cedera demi memperbesar peluang kesembuhan.

 

Reviewed by

dr. Marcel Santoso, MBBS, M.Med Ortho

Kepala Instalasi Gawat Darurat

Primaya Hospital Bekasi Timur

 

Referensi:

What is the RICE method for injuries? https://www.medicalnewstoday.com/articles/321469. Diakses 2 April 2022

RICE. https://www.physio-pedia.com/RICE. Diakses 2 April 2022

The R.I.C.E Protocol is a MYTH: A Review and Recommendations. https://thesportjournal.org/article/the-r-i-c-e-protocol-is-a-myth-a-review-and-recommendations/. Diakses 2 April 2022

Clarifying the R.I.C.E. Method for Minor Injuries. https://baptisthealth.net/baptist-health-news/clarifying-the-r-i-c-e-method-for-minor-injuries/. Diakses 2 April 2022

Treating a Minor Sports Injury. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=1&contentid=181. Diakses 2 April 2022

What Is the RICE Method for Injuries? https://www.webmd.com/first-aid/rice-method-injuries. Diakses 2 April 2022

Bagikan ke :

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.