• Emergency
  • 150 108

Penyebab Ngantuk di Pagi Hari, Apa Solusinya? 

Penyebab Ngantuk di Pagi Hari, Apa Solusinya 

Lazimnya, pagi hari adalah waktu ketika tubuh terasa segar setelah beristirahat pada malam sebelumnya. Namun tidak jarang orang justru merasa lemas saat bangun pagi. Tubuh rasanya ingin kembali ke tempat tidur, mata pun sulit dibuka. Faktanya, ada sederet penyebab ngantuk di pagi hari, dari kebiasaan tidur hingga penyakit. Jika Anda kerap merasa mengantuk saat pagi, penting untuk memahami penyebabnya guna mengantisipasi dampak yang lebih serius.

 


Penyebab Ngantuk di Pagi Hari

Kantuk yang masih terasa saat bangun pagi sebenarnya adalah hal yang wajar. Kondisi ini disebut inersia tidur, yakni masa peralihan dari tidur ke bangun yang biasanya berlangsung selama 15-60 menit. Namun ada kemungkinan rasa kantuk itu dipicu oleh hal lain yang berkaitan dengan kesehatan. Untuk itu, harus dipastikan apa penyebab ngantuk di pagi hari yang dirasakan.

Sejumlah yang mungkin menjadi penyebab ngantuk di pagi hari antara lain:

  • Paparan sinar biru (blue light) dari gadget yang mengganggu siklus tidur-bangun atau irama sirkadian sehingga sulit tidur nyenyak
  • Kasur yang tidak tepat bisa menyebabkan badan terasa pegal-pegal dan kaku saat bangun
  • Gaya hidup sedentari, jarang bergerak aktif
  • Dehidrasi
  • Konsumsi alkohol
  • Konsumsi kafein
  • Efek samping obat-obatan
  • Penyakit tertentu, termasuk gangguan tidur

 

Sering Mengantuk di Pagi Hari, Gejala Penyakit Apa?

Ada kemungkinan penyebab ngantuk di pagi hari adalah penyakit tertentu. Penyakit ini menyebabkan beragam gejala, salah satunya berkaitan dengan seringnya tubuh merasa lelah, lemas, atau mengantuk. Berikut ini beberapa di antaranya:

  • Gangguan tidur, seperti sulit tidur (insomnia), masalah pernapasan saat tidur (sleep apnea), gangguan saraf yang memicu kantuk berlebih di siang hari (narkolepsi), masalah saraf yang membuat kaki bergerak-gerak termasuk saat tidur (sindrom kaki gelisah)
  • Kekurangan zat besi dalam darah (anemia)
  • Penyakit tiroid
  • Sindrom kelelahan kronis
  • Penyakit jantung, terutama gagal jantung
  • Rasa nyeri di sekujur tubuh yang menjalar pada otot (fibromyalgia)
  • Gangguan psikologis, seperti stres dan depresi
  • Penyakit kencing manis (diabetes mellitus)
  • Infeksi bakteri atau virus
  • Masalah pernapasan
  • Penyakit ginjal
  • Gangguan kronis pada sendi (rheumatoid arthritis)
  • Intoleransi atau alergi pada makanan tertentu
  • Penyakit asam lambung

 

Bagaimana Cara Mengatasi Ngantuk di Pagi Hari?

Guna mengatasi kantuk yang terasa masih sangat kuat saat bangun, hal pertama yang mesti dilakukan adalah mengidentifikasi penyebab ngantuk di pagi hari itu. Karena itu, diperlukan konsultasi dengan dokter yang akan melakukan pemeriksaan sesuai dengan gejala yang dialami.

Baca Juga:  Mengenal Diabetes Mellitus Tipe 2

Jika ada penyakit tertentu yang diduga menjadi penyebab ngantuk di pagi hari, dokter akan berfokus pada pengobatan penyakit tersebut. Namun bila tidak, langkah yang umumnya disarankan agar tubuh terasa segar ketika bangun di pagi hari antara lain:

  • Makan makanan dengan karbohidrat kompleks saat sarapan
  • Mencuci muka dengan air biasa setelah bangun
  • Meregangkan tubuh atau olahraga ringan di pagi hari
  • Bikin jadwal reguler untuk tidur tiap malam
  • Pastikan ada ruang bagi cahaya matahari untuk masuk ke kamar saat pagi
  • Berlatih meditasi atau yoga tiap pagi
  • Dengarkan musik favorit setelah bangun

 

Bahayakah Sering Mengantuk di Pagi Hari?

Tubuh memerlukan waktu istirahat yang memadai agar bisa terus segar dan bugar. Bila sering merasa ngantuk pada pagi hari, bisa jadi ada penyakit tertentu yang melatari. Datangi rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan bila rasa kantuk rutin menyerang setiap pagi, apalagi jika ada gejala lain yang berkaitan dengan masalah kesehatan. Makin dini gangguan itu terdeteksi, makin baik peluang pemulihan.

Keseringan mengantuk di pagi hari juga bisa mengganggu aktivitas dan produktivitas sepanjang hari, termasuk memicu kecelakaan lalu lintas. Saat tubuh lemas dan merasa mengantuk, bakal sulit untuk berkonsentrasi ketika berkendara. Akibatnya, ada risiko terjadi kecelakaan karena turunnya tingkat kewaspadaan ataupun microsleep, yakni kondisi ketika seseorang tiba-tiba memejamkan mata selama beberapa detik karena terlalu mengantuk atau lelah saat sedang beraktivitas.

Efek rasa kantuk dan kekurangan energi ini pun bakal terasa hingga siang atau sore, bahkan sampai menjelang tidur. Dalam jangka panjang, bisa mempengaruhi memori dan kemampuan belajar hingga memicu berbagai masalah kesehatan.

 

Mencegah Ngantuk di Pagi Hari

Agat tidak terus-terusan merasa ngantuk di pagi hari, Anda bisa mengambil langkah pencegahan seperti berikut ini:

  • Jauhi paparan layar gadget atau televisi setidaknya satu jam sebelum tidur
  • Pastikan suasana tidur yang nyaman, misalnya dengan cahaya temaram, tanpa suara berisik, dan aroma terapi
  • Rapikan kamar sebelum tidur
  • Berolahraga rutin setiap hari
  • Tidak minum minuman yang mengandung kafein atau alkohol beberapa jam sebelum tidur
  • Hindari begadang, pastikan tidur 7-8 jam tiap hari
  • Jika memakai alarm, jangan tunda untuk bangun saat alarm sudah bunyi agar siklus tidur tak terganggu
  • Minum cukup air putih agar tak dehidrasi
  • Buang air kecil sebelum tidur agar tidak terbangun saat malam karena dorongan berkemih
  • Tidur dalam keadaan rileks
  • Tidur dan bangun pada jam yang rutin setiap hari
  • Jika sulit tertidur, jangan paksakan diri. Bangun dan lakukan aktivitas seperti membaca buku atau peregangan tubuh, baru coba tidur lagi
  • Gunakan kasur dan bantal yang tepat
Baca Juga:  Penderita Penyakit Ginjal Terinfeksi Covid-19, Harus Apa?

 

Kapan Harus ke Dokter?

Penyebab ngantuk di pagi hari bukan selalu penyakit. Kemungkinan besar justru kebiasaan tidur yang tidak baik yang menjadi pemicunya. Namun Anda tetap harus lekas menindaklanjuti rasa kantuk di pagi hari itu agar tetap produktif dan dapat berkegiatan dengan lancar sepanjang hari. Terlebih jika ada gejala lain yang menyertai seperti kelelahan ekstrem, menguap berlebihan, mudah marah, dan kekurangan motivasi. Konsultasi dengan dokter bisa membantu Anda mengidentifikasi penyebab masalah itu sehingga dapat bangun dengan tubuh segar dan bugar di pagi hari.

 

Reviewed by :

dr. Lutfie, Sp.PD

Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Primaya Evasari Hospital

Referensi:

  • Time to wake up: reactive countermeasures to sleep inertia. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27193071/. Diakses 16 Juli 2022
  • Sleep inertia: current insights. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31692489/. Diakses 16 Juli 2022
  • Waking up is the hardest thing I do all day: Sleep inertia and sleep drunkenness. Waking up is the hardest thing I do all day: Sleep inertia and sleep drunkenness. Diakses 16 Juli 2022
  • Why Do I Keep Waking Up Tired?. https://www.healthline.com/health/waking-up-tired-2. Diakses 16 Juli 2022
  • The Impact of Sleep on Learning and Memory. https://www.med.upenn.edu/csi/the-impact-of-sleep-on-learning-and-memory.html. Diakses 16 Juli 2022
  • Time to wake up: reactive countermeasures to sleep inertia. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5136610/. Diakses 16 Juli 2022
  • Sleep/Wake Cycles. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/sleepwake-cycles. Diakses 16 Juli 2022
Bagikan ke :

Buat Janji Dokter

Promo

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.