dr. Evi Verawati, M. Gizi, Sp. GK sebagai Spesialis Gizi yang berpraktik di Primaya Evasari Hospital. dr. Evi Verawati juga merupakan anggota dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). dr. Evi juga merupakan salah satu dokter spesialis gizi yang memfasilitasi dan mengelola program Gastric Balloon, sebuah prosedur inovatif untuk membantu pasien mencapai penurunan berat badan yang signifikan dan aman tanpa melibatkan operasi besar.
Adapun pelayanan medis yang dapat beliau berikan yakni konsultasi terkait gizi adalah:
- Malnutrisi: Kekurangan nutrisi, termasuk marasmus dan kwashiorkor.
- Obesitas: Penumpukan lemak berlebih yang menyebabkan berat badan melebihi batas normal.
- Gangguan makan: Seperti bulimia dan anorexia nervosa.
- Penyakit kronis: Diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan gangguan pencernaan.
- Gangguan metabolik: Misalnya dislipidemia dan gangguan fungsi hati dan ginjal.
- Ibu hamil dan menyusui: Memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi selama masa kehamilan dan menyusui.
Keahlian dan Fokus Layanan
dr. Evi Verawati menangani berbagai kondisi medis melalui intervensi nutrisi, meliputi:
- Manajemen Berat Badan: Program penurunan berat badan (obesitas) atau peningkatan berat badan secara medis dan terukur.
- Nutrisi Penyakit Metabolik: Pengaturan pola makan untuk penderita Diabetes Melitus, Hipertensi, Dyslipidemia (kolesterol tinggi), dan Asam Urat.
- Nutrisi Penyakit Ginjal & Jantung: Diet khusus bagi pasien gagal ginjal kronis atau pasca-pemasangan ring jantung.
- Nutrisi Penyakit Kritis & Pascaoperasi: Pemberian dukungan nutrisi untuk mempercepat penyembuhan luka dan pemulihan energi setelah tindakan bedah atau perawatan ICU.
- Nutrisi Ibu Hamil & Menyusui: Memastikan asupan makro dan mikronutrien optimal untuk kesehatan ibu dan janin.
- Nutrisi Lansia (Geriatri): Menangani masalah malnutrisi atau penurunan nafsu makan pada pasien usia lanjut.
Tindakan dan Tatalaksana Medis
Dalam memberikan pelayanan klinis, dr. Evi melakukan serangkaian prosedur evaluasi dan terapi, di antaranya:
- Analisis Komposisi Tubuh (BIA): Pengukuran mendalam untuk mengetahui massa lemak, massa otot, kadar air, dan laju metabolisme basal pasien.
- Penentuan Kebutuhan Energi & Makronutrien: Menghitung secara presisi kebutuhan kalori, protein, lemak, dan karbohidrat sesuai kondisi klinis.
- Terapi Nutrisi Parenteral & Enteral: Pemberian nutrisi melalui cairan infus atau selang makan (NGT) bagi pasien yang tidak dapat makan secara normal.
- Medical Nutrition Therapy (MNT): Penyusunan panduan diet spesifik berdasarkan diagnosis medis pasien untuk membantu menstabilkan indikator kesehatan (seperti kadar gula darah atau tekanan darah).
- Suplementasi Mikronutrien: Pemberian vitamin dan mineral yang disesuaikan dengan kebutuhan klinis pasien guna mencegah defisiensi.
- Edukasi & Konseling Gizi: Pendampingan perubahan perilaku makan jangka panjang agar pasien dapat mandiri dalam mengelola pola hidup sehat.
- Gastric Balloon: Merupakan prosedur penurunan berat badan non-bedah yang melibatkan penempatan balon silikon lunak di dalam lambung. Balon ini kemudian diisi dengan cairan garam steril (saline) atau udara, sehingga memenuhi sebagian ruang di dalam lambung.