dr. Rina Kesuma Aggraeni, Sp.N sebagai Dokter Spesialis Neurologi yang berpraktik di Primaya Rajawali Hospital. dr. Rina Kesuma Aggraeni, Sp.N menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis Saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang.
Adapun pelayanan medis yang dapat beliau berikan yakni konsultasi perihal gangguan saraf atau penyakit saraf, diantaranya:
- Konsultasi dan Penanganan Stroke, meliputi evaluasi, diagnosis, serta pemantauan kondisi pasien pascastroke.
- Konsultasi Epilepsi dan Gangguan kejang, termasuk evaluasi dan penanganan untuk membantu mengontrol kejang.
- Penanganan Perununan kesadaran akibat struktural dan non struktural sistem saraf pusat
- Konsultasi Sakit kepala, termasuk sakit kepala, migrain, tipe tegang, cluster headache, tipe lain, dan tumor kepala.
- Konsultasi Saraf kejepit atau HNP, terutama pada area leher (cervikal) dan pinggang bawah (lumbosakral), serta keluhan nyeri yang berkaitan dengan gangguan saraf.
- Konsultasi Vertigo dan Gangguan keseimbangan lainnya, termasuk evaluasi penyebab dan penanganannya.
- Konsultasi Nyeri neuropatik, yaitu nyeri yang berkaitan dengan gangguan atau kerusakan saraf.
- Konsultasi Bell’s palsy, termasuk evaluasi dan penanganan kelumpuhan pada wajah.
- Konsultasi Demensia Alzheimer, serta gangguan fungsi kognitif lainnya.
- Konsultasi Penyakit Parkinson, termasuk evaluasi gejala dan pemantauan perkembangan penyakit.
- Konsultasi pasien dengan Gangguan gerak
- Konsultasi Cedera kepala, termasuk evaluasi kondisi saraf setelah mengalami trauma kepala.
- Konsultasi Penyakit autoimun saraf, seperti Myasthenia Gravis (MG), Multiple Sclerosis (MS) dan Guillain-Barré Syndrome (GBS).
- Konsultasi Penyakit Infeksi SSP (Meningitis, Ensefalitis, Cerebritis, dll) dengan evaluasi dan penanganan gangguan pada sistem saraf akibat peradangan selaput otak dan sumsum tulang belakang.
- Konsultasi Disfagia, yaitu gangguan dalam proses menelan yang berkaitan dengan sistem saraf.
- Tindakan Injeksi Intraartikular tanpa dan dengan USG-guided, untuk membantu penanganan keluhan tertentu sesuai indikasi medis.
- Tindakan Dry needling
- Terapi Botox pada stroke, terutama untuk membantu menangani spastisitas atau kekakuan otot setelah stroke.