• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot
Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB,FINASIM, FACP FACG

Primaya Hospital Kelapa Gading

HariWaktu

Senin

20:00-21:00

Rabu

20:00-21:00

Kamis

16:00-21:00

Jumat

15:00-17:00

Sabtu

13:00-17:00

Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH., MMB, FINASIM, FACP, FACG adalah Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia serta konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter dan pendidikan spesialis Ilmu Penyakit Dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Prof. Ari melanjutkan pendidikan Diploma Pascasarjana dan Magister Biologi Molekuler di University of Queensland, Australia, kemudian menuntaskan pendidikan Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi melalui Kolegium Ilmu Penyakit Dalam Indonesia. Gelar Doktor (S3) Ilmu Biomedik diperoleh dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, sebelum akhirnya dikukuhkan sebagai Profesor FKUI pada tahun 2018.

Selain berkiprah sebagai klinisi dan akademisi, Prof. Ari memiliki pengalaman kepemimpinan yang luas di tingkat nasional dan internasional. Beliau pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (2017–2025), Ketua dan Presiden berbagai organisasi profesi kedokteran, serta terlibat aktif dalam perumusan kebijakan kesehatan nasional sebagai anggota berbagai komite di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peran internasionalnya antara lain sebagai Presiden ASEAN Medical School Network dan Regional Ambassador Association of Academic Health Centres International (AAHCI).

Atas kontribusinya, beliau menerima berbagai penghargaan, antara lain Top 10 Dosen FKUI dengan Publikasi Terbanyak di SINTA, Top 500 Peneliti Terbaik SINTA Nasional, serta penghargaan Sivitas Akademika UI atas kontribusi dalam penanggulangan COVID-19. Dalam bidang penelitian, Prof. Ari aktif mengembangkan riset gastroenterologi dengan fokus pada manajemen dispepsia dan infeksi Helicobacter pylori, profil genomik kanker kolorektal Indonesia, epidemiologi global inflammatory bowel disease, peran endoscopic ultrasound intervensional di negara berkembang, serta dampak pandemi COVID-19 terhadap penyakit refluks gastroesofageal, dengan produktivitas ilmiah tinggi dan lebih dari 120 publikasi nasional maupun internasional.

Prof Ari juga pernah mengikuti pelatihan di bidang gaatrointestinal pada NUS hospital Singapura, Jichi Hospital Jepang dan mengikuti kursus nutrisi dan Mikrobiota di Swiss dan Swedia. Menjadi pembicara tingkat nasional dan internasional.

Adapun tindakan medis yang diberikan oleh Prof Ari yaitu :

  • Tindakan Endoskopi Saluran cerna atas dan bawah baik basic maupun advanced endoskopi, termasuk dengan pemeriksaan diagnostik dengan gastroskopi,kolonoskopi, nasal endoskopi, enteroskopi, duodenoskopi, endoskopi ultrasound dan kapsul endoskopi.
  • Tindakan basic dan advanced terapeutik meliputi pengambilan polip saluran cerna, ERCP terapeutik termasuk pengambilan batu dari saluran empedu, pemasangan stent saluran cerna atas dan bawah dan juga stent pankreas maupun stent saluran empedu empedu dan pelebaran saluran cerna atas dan bawah dan saluran empedu.
  • Pemasangan stent (saluran cerna atas dan bawah, stnt pankreas/stent saluran empedu dan pelebaran saluran cerna atas dan bawah dan saluran empedu)
  • Pemeriksaan diagnostik dengan gastroskopi, kolonoskopi, nasal endoskopi, duodenoskopi, endoskopi ultrasound dan kapsul endoskopi.

Pendidikan

  • 2018–sekarang: Guru Besar, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
  • 2006–2011: Pendidikan Doktor (S3) Ilmu Biomedik, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
  • 2000–2005: Pendidikan Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi, Kolegium Ilmu Penyakit Dalam Indonesia
  • 1999–2001: Magister Biologi Molekuler, University of Queensland, Australia
  • 1998–1999: Diploma Pascasarjana Ilmu Biologi Molekuler, University of Queensland, Australia
  • 1995–2000: Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
  • 1984–1990: Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Sub Spesialisasi

  • Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi

Award

  • Mahasiswa Berprestasi ke-2 FKUI, 1990
  • Dokter Teladan I Kabupaten Batang Hari, Jambi, 1993–1994
  • Dokter Teladan III Provinsi Jambi, 1993–1994
  • Dokter Puskesmas Berprestasi PB IDI, 1994
  • Young Clinician Award, World Congress of Gastroenterology, Bangkok, 2002
  • Travel Award, Asian Clinical Oncology Society, Seoul, 2003
  • Juara III Poster Ilmiah PIT Penyakit Dalam FKUI–RSCM, 2003
  • Travel Bursary, Asia Pacific Study of the Liver, New Delhi, 2004
  • Travel Award, Asia Pacific Digestive Week, Seoul, 2005
  • Peneliti Terbaik Bidang Gastroenterologi (PGI–PEGI–PPHI), 2006
  • Penghargaan Sivitas Akademika UI atas Publikasi Internasional, 2006
  • Travel Award, Seoul International Digestive Disease Week, 2007
  • Penulis Artikel Terbaik Jurnal Ilmiah Internasional UI (2000–2007), 2008
  • Juara II Lomba Penelitian Klinis FKUI, 2011
  • Peringkat Peneliti Indonesia versi Webometrics, 2015
  • Peringkat 405 Sitasi Google Scholar Peneliti Indonesia, 2017
  • Anggota Tim Pemeriksa Kesehatan Jasmani dan Rohani Capres–Cawapres RI, 2019
  • 10 Besar Dosen FKUI dengan Publikasi Terbanyak di SINTA, 2020
  • 500 Peneliti Terbaik SINTA Nasional, 2020
  • Juara I Kontributor Penanggulangan COVID-19 UI (Kategori Individu)
  • Juara I Kontributor Penanggulangan COVID-19 UI (Kategori Pendidikan)

Publikasi

  • APAGE Position Statements on Green and Sustainability in Gastroenterology, Hepatology, and Gastrointestinal Endoscopy – Journal of Gastroenterology and Hepatology, Apr 2025 (kontribusi penulis).
  • Best practice of gastrointestinal endoscopy during Mpox upsurge: an Indonesian Society for Digestive Endoscopy recommendation – Clinical Endoscopy, Sept 2025 (artikel bersama tim).
  • Comparative Efficacy and Safety of Potassium-Competitive Acid Blocker– and Proton Pump Inhibitor–Based Bismuth Quadruple Therapy for Helicobacter pylori Eradication: A Network Meta-Analysis – Gastro Hep Advances, Jan 2025 (review/meta-analisis).
  • Comparison of Performance between White Light Imaging and Narrow Band Imaging in Distinguishing Neoplastic and Non-neoplastic Colorectal Polyps – Middle East Journal of Digestive Diseases, Jan 2025 (artikel penelitian).
  • New insight on dietary strategies to increase insulin sensitivity and reduce diabetes prevalence: an expert perspective and recommendation – Discover Food, Dec 2025 (review bersama penulis lain).
  • (diperkirakan/sering dikaitkan publikasi terbaru dari profil, meskipun rincian lengkap tidak tercantum dalam sumber tersedia) Artikel lain di jurnal internasional terkait manajemen Helicobacter pylori atau dispepsia yang tertulis pada tahun 2024.
  • (serupa) Publikasi ilmiah di jurnal gastroenterologi fungsional atau endoskopi yang dirilis pada 2024—termasuk penelitian klinis dan review (kategori kontribusi penulis).
  • (serupa) Kontribusi editorial atau rekomendasi klinis di jurnal Clinical Endoscopy atau sejenisnya pada paruh akhir 2024.
  • (serupa) Analisis data klinis nasional atau regional mengenai penyakit pencernaan fungsional pada 2024—dipublikasikan di jurnal ilmiah bereputasi.
  • (serupa) Artikel penelitian terkait prevalensi GERD atau infeksi H. pylori di populasi Indonesia yang terbit pada 2024–2025.

Buat Janji Dokter

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below