| Hari | Waktu |
|---|---|
Senin | 20:00-21:00 |
Rabu | 20:00-21:00 |
Kamis | 16:00-21:00 |
Jumat | 15:00-17:00 |
Sabtu | 13:00-17:00 |
Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH., MMB, FINASIM, FACP, FACG adalah Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia serta konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter dan pendidikan spesialis Ilmu Penyakit Dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Prof. Ari melanjutkan pendidikan Diploma Pascasarjana dan Magister Biologi Molekuler di University of Queensland, Australia, kemudian menuntaskan pendidikan Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi melalui Kolegium Ilmu Penyakit Dalam Indonesia. Gelar Doktor (S3) Ilmu Biomedik diperoleh dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, sebelum akhirnya dikukuhkan sebagai Profesor FKUI pada tahun 2018.
Selain berkiprah sebagai klinisi dan akademisi, Prof. Ari memiliki pengalaman kepemimpinan yang luas di tingkat nasional dan internasional. Beliau pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (2017–2025), Ketua dan Presiden berbagai organisasi profesi kedokteran, serta terlibat aktif dalam perumusan kebijakan kesehatan nasional sebagai anggota berbagai komite di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peran internasionalnya antara lain sebagai Presiden ASEAN Medical School Network dan Regional Ambassador Association of Academic Health Centres International (AAHCI).
Atas kontribusinya, beliau menerima berbagai penghargaan, antara lain Top 10 Dosen FKUI dengan Publikasi Terbanyak di SINTA, Top 500 Peneliti Terbaik SINTA Nasional, serta penghargaan Sivitas Akademika UI atas kontribusi dalam penanggulangan COVID-19. Dalam bidang penelitian, Prof. Ari aktif mengembangkan riset gastroenterologi dengan fokus pada manajemen dispepsia dan infeksi Helicobacter pylori, profil genomik kanker kolorektal Indonesia, epidemiologi global inflammatory bowel disease, peran endoscopic ultrasound intervensional di negara berkembang, serta dampak pandemi COVID-19 terhadap penyakit refluks gastroesofageal, dengan produktivitas ilmiah tinggi dan lebih dari 120 publikasi nasional maupun internasional.
Prof Ari juga pernah mengikuti pelatihan di bidang gaatrointestinal pada NUS hospital Singapura, Jichi Hospital Jepang dan mengikuti kursus nutrisi dan Mikrobiota di Swiss dan Swedia. Menjadi pembicara tingkat nasional dan internasional.
Adapun tindakan medis yang diberikan oleh Prof Ari yaitu :
Copyright ©2026 - Primaya Hospital. All right reserved