y**a bertanya
hai dok aku mau tanya,aku di kelas setiap ada pembentukan kelompok tida ada yang mau berkelompok dok dengan aku mereka berkata "ah gamau bu saya sama dia,udah penuh bu" aku juga selalu dimarahin dok sama ibu aku karna aku jarang bergaul.tapi padahal dok pas itu aku sudah mencoba bersosialisasi dengan mereka tapi mereka mendiamkan aku saat aku mulai berbicara.apakah itu termasuk bullyinh?dan bagaimana biar biar aku kuat menghadapi ini selama 2 tahun kedepan aku lelah dok aku muak rasanya ingin aku membalas dendam
1 Answers
Disclaimer : Informasi yang diberikan bersifat umum dan tidak menggantikan saran medis. Jawaban AI tidak dapat dijadikan acuan.
Halo, saya turut prihatin mendengar pengalaman yang Anda alami. Perasaan diasingkan, tidak diterima, dan didiamkan oleh teman sebaya dapat menyebabkan tekanan emosional yang sangat berat.
Ya, tindakan pengasingan sosial dan perlakuan negatif secara berulang yang menyebabkan Anda merasa tidak nyaman, sedih, atau marah, dapat dikategorikan sebagai bentuk bullying (perundungan) secara sosial. Hal ini bisa sangat memengaruhi kesehatan mental dan kepercayaan diri seseorang.
Untuk menghadapi situasi ini selama 2 tahun ke depan, ada beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan:
- Validasi Perasaan Anda: Penting untuk mengakui bahwa perasaan lelah, muak, atau bahkan ingin membalas dendam adalah respons alami terhadap perlakuan tidak menyenangkan. Namun, membalas dendam mungkin tidak akan membuat situasi membaik dan justru bisa menimbulkan masalah baru.
- Fokus pada Diri Sendiri: Alihkan energi Anda untuk hal-hal yang Anda sukai atau yang bisa meningkatkan kemampuan diri. Fokus pada prestasi akademik, hobi, atau mengembangkan bakat Anda. Ini bisa membangun rasa percaya diri Anda terlepas dari perlakuan orang lain.
- Cari Dukungan Lain: Jika lingkungan di kelas Anda tidak mendukung, cobalah mencari teman atau kelompok di luar kelas yang memiliki minat yang sama. Ini bisa dari ekstrakurikuler, komunitas, atau bahkan teman di lingkungan rumah. Memiliki setidaknya satu atau dua orang yang mendukung bisa sangat membantu.
- Bicara dengan Orang Dewasa yang Anda Percayai: Anda bisa menceritakan hal ini kepada orang tua, guru, konselor sekolah, atau anggota keluarga lain yang Anda percayai. Mereka mungkin bisa memberikan dukungan, saran, atau bahkan intervensi yang tepat di sekolah untuk mengatasi masalah bullying ini.
- Batasi Interaksi Negatif: Sebisa mungkin, batasi interaksi Anda dengan orang-orang yang merugikan Anda. Anda tidak perlu memaksakan diri untuk "bergaul" dengan mereka yang jelas-jelas tidak ingin berteman.
- Pertimbangkan Bantuan Profesional: Mengalami perundungan bisa sangat melelahkan secara emosional. Berkonsultasi dengan psikolog dapat membantu Anda mengelola emosi, mengembangkan strategi koping yang sehat, membangun ketahanan diri, dan memproses pengalaman sulit ini agar tidak berlarut-larut.
Ingatlah, Anda tidak sendirian dan Anda berhak mendapatkan lingkungan yang mendukung. Jangan ragu untuk mencari bantuan.


