Memahami kekhawatiran Anda mengenai anak laki-laki Anda yang berusia 3 tahun, di mana batuknya sering disertai muntah berulang, terutama setelah makan atau minum, bahkan bisa lebih dari 10 kali sehari.
Batuk yang memicu muntah pada anak-anak dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:
- Refleks Batuk yang Kuat: Batuk yang sangat kuat bisa memicu refleks muntah.
- Post-nasal Drip (Lendir Menetes ke Tenggorokan): Lendir dari hidung atau sinus yang menetes ke belakang tenggorokan dapat mengiritasi dan memicu batuk serta muntah.
- Iritasi Tenggorokan: Batuk terus-menerus dapat mengiritasi tenggorokan dan memicu muntah.
- Infeksi Saluran Pernapasan: Beberapa infeksi pernapasan dapat menyebabkan batuk parah dan muntah.
- Refluks Asam Lambung: Pada beberapa kasus, refluks asam lambung dapat memperburuk batuk dan menyebabkan muntah.
Mengingat frekuensi muntah yang tinggi (lebih dari 10 kali sehari) dan anak Anda masih berusia 3 tahun, kondisi ini berisiko menyebabkan dehidrasi. Sangat penting untuk segera memeriksakan anak Anda ke dokter anak untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan pemeriksaan penunjang untuk mengetahui penyebab pasti muntah dan batuk tersebut.
Sementara menunggu konsultasi dokter, pastikan anak Anda tetap terhidrasi dengan baik dengan menawarkan cairan sedikit demi sedikit namun sering, seperti air putih, oralit, atau kuah bening. Berikan makanan dalam porsi kecil dan lembut jika anak mau makan.