Lengan yang terasa linu, terutama setelah beraktivitas repetitif dan mengganggu tidur, bisa jadi merupakan indikasi dari beberapa kondisi yang seringkali berkaitan dengan pekerjaan seperti di laundry. Pekerjaan yang melibatkan gerakan berulang, mengangkat, atau posisi tubuh yang kurang ergonomis dapat menyebabkan:
- Cedera Regangan Berulang (Repetitive Strain Injury/RSI) atau Gangguan Muskuloskeletal terkait Kerja: Ini adalah kondisi umum yang terjadi akibat penggunaan berlebihan pada otot, tendon, atau saraf. Gejalanya bisa berupa rasa nyeri, linu, kesemutan, atau kelemahan yang dapat berpindah atau menyebar.
- Miofascial Pain Syndrome: Nyeri otot yang berasal dari titik pemicu (trigger points) dalam otot, seringkali akibat ketegangan atau stres berulang.
- Tendonitis: Peradangan pada tendon (jaringan yang menghubungkan otot ke tulang) akibat gerakan berulang. Ini bisa terjadi di bahu, siku, atau pergelangan tangan.
- Kelelahan Otot: Otot yang bekerja terlalu keras tanpa istirahat yang cukup dapat menjadi tegang dan nyeri.
Penggunaan koyo dapat memberikan bantuan sementara karena efek hangat atau kandungan pereda nyerinya, namun ini tidak mengatasi akar masalahnya. Perpindahan rasa linu dari satu lengan ke lengan lain bisa menunjukkan bahwa kedua lengan mengalami tekanan serupa atau karena adanya kompensasi tubuh.
Untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat, sangat disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin menyarankan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab linu yang Anda alami.


