Nyeri haid yang hebat (dismenore berat) hingga mengganggu aktivitas, terutama dengan skala nyeri yang tinggi (8 dari 10) dan terasa di perut bawah serta pinggang setiap siklus, memang dapat menjadi salah satu gejala dari endometriosis. Endometriosis adalah suatu kondisi di mana jaringan yang mirip dengan lapisan dalam rahim (endometrium) tumbuh di luar rahim, seperti di ovarium, tuba falopi, atau organ panggul lainnya. Jaringan ini merespons perubahan hormon bulanan dengan cara yang sama seperti lapisan rahim, yaitu menebal dan berdarah, tetapi karena tidak ada jalan keluar, darah dan jaringan dapat menyebabkan peradangan, pembentukan kista, jaringan parut, dan nyeri hebat.
Selain nyeri haid yang berat, gejala lain yang mungkin menyertai endometriosis antara lain nyeri panggul kronis, nyeri saat atau setelah berhubungan seksual, nyeri saat buang air besar atau kecil, perdarahan menstruasi yang banyak atau tidak teratur, dan kesulitan untuk hamil (infertilitas).
Untuk memastikan apakah keluhan Anda mengarah ke endometriosis atau kondisi medis lain, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter spesialis. Dokter akan melakukan wawancara medis mendalam, pemeriksaan fisik, dan mungkin menyarankan pemeriksaan penunjang seperti USG, MRI, atau bahkan laparoskopi diagnostik, yang merupakan standar baku emas untuk diagnosis endometriosis.


