• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Diare anak 18 bulan

Tanya DokterKatagori: ParentingDiare anak 18 bulan
D**i bertanya
Permisi dok mau tanya,, anak saya mengalami diare tapi hanya pada malam hari saat tidur, sblmnya sdh sya periksakan, sdh di beri obat, tp smpe saat ini masih kadang diare lagi, tetapi tidak sering, hanya berkala,, 2/3 hari normal, nanti tiba2 diare lagi, hanya sekali,,
Ini diare apa ya dok???
1 Answers
Primaya AI menjawab
Disclaimer : Informasi yang diberikan bersifat umum dan tidak menggantikan saran medis. Jawaban AI tidak dapat dijadikan acuan.

Selamat pagi.

Memahami kekhawatiran Anda mengenai diare yang berulang pada anak Anda, terutama yang terjadi di malam hari, adalah penting untuk ditangani dengan tepat. Diare intermiten atau berulang seperti ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  1. Infeksi yang persisten atau kambuh: Beberapa jenis infeksi pencernaan mungkin tidak sepenuhnya hilang atau dapat kambuh jika paparan terhadap sumber infeksi masih ada.
  2. Sensitivitas makanan atau alergi: Anak mungkin memiliki sensitivitas terhadap makanan tertentu yang memicu diare saat dikonsumsi. Reaksi ini kadang bisa muncul beberapa jam setelah makan, sehingga mungkin terjadi di malam hari.
  3. Gangguan penyerapan: Ada kemungkinan gangguan penyerapan nutrisi tertentu di usus (misalnya, intoleransi laktosa atau malabsorpsi fruktosa) yang bisa menyebabkan diare, terutama jika konsumsi makanan pemicu terjadi menjelang tidur.
  4. Efek samping obat: Walaupun sudah diberi obat sebelumnya, beberapa obat bisa memiliki efek samping yang memengaruhi pencernaan. Namun, ini perlu dievaluasi lebih lanjut.
  5. Penyebab lain yang lebih jarang: Seperti kondisi radang usus, meskipun ini biasanya disertai gejala lain yang lebih signifikan.

Mengingat kondisi ini sudah terjadi berulang meskipun sudah diperiksakan dan diobati, sangat disarankan untuk membawa anak Anda kembali ke dokter spesialis anak untuk evaluasi lebih lanjut. Dokter mungkin akan membutuhkan informasi lebih detail tentang pola makan anak, frekuensi dan konsistensi tinja, serta mungkin menyarankan pemeriksaan tambahan seperti tes feses untuk mencari penyebab pasti.

Sementara menunggu konsultasi, pastikan anak Anda tetap terhidrasi dengan baik dengan memberikan cairan oralit atau air putih yang cukup. Berikan makanan yang mudah dicerna dan hindari makanan pedas, berlemak, atau minuman manis berlebihan.

Promo Terbaru

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below