Nyeri atau perih di dada dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, terutama jika Anda memiliki riwayat gastritis. Gastritis yang kambuh dapat menyebabkan iritasi pada lambung dan esofagus, yang sering kali menimbulkan rasa nyeri di dada kiri dan kadang bisa menjalar atau dirasakan di dada kanan. Kondisi ini sering disebut sebagai dispepsia fungsional atau refluks asam (GERD), di mana asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar atau perih di dada.
Selain masalah pencernaan, nyeri dada juga bisa disebabkan oleh:
- Masalah muskuloskeletal: Nyeri otot atau tulang rusuk di area dada.
- Masalah paru-paru: Misalnya peradangan pada selaput paru (pleuritis) yang bisa menyebabkan nyeri tajam saat bernapas.
- Kondisi jantung: Meskipun Anda memiliki riwayat gastritis, nyeri dada selalu perlu dievaluasi untuk menyingkirkan kemungkinan masalah jantung.
Mengingat adanya riwayat gastritis dan keluhan nyeri di dada, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mendapatkan diagnosis yang tepat serta penanganan yang sesuai.