Nyeri saat buang air kecil, atau disuria, dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis, yang paling umum adalah infeksi saluran kemih (ISK). Selain itu, kondisi lain seperti batu ginjal, infeksi menular seksual, peradangan pada saluran kemih, atau iritasi juga bisa menjadi penyebab.
Untuk menentukan penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang tepat, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, riwayat kesehatan, dan mungkin menyarankan pemeriksaan penunjang seperti tes urine, tes darah, atau pencitraan. Penanganan akan disesuaikan dengan diagnosis, yang bisa berupa pemberian antibiotik jika disebabkan oleh infeksi bakteri, obat pereda nyeri, atau terapi lain sesuai kondisi Anda. Hindari mengobati diri sendiri tanpa diagnosis yang jelas.
Nyeri saat buang air kecil atau yang dikenal dengan disuria bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti infeksi saluran kemih (ISK), batu saluran kemih, infeksi menular seksual, peradangan pada saluran kemih, atau masalah prostat pada pria.
Untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang tepat, sangat penting untuk tidak melakukan diagnosis atau pengobatan sendiri. Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, riwayat medis, dan mungkin meminta tes penunjang seperti tes urine untuk menentukan penyebab nyeri dan meresepkan pengobatan yang sesuai.
Sementara menunggu konsultasi dengan dokter, Anda dapat melakukan hal-hal berikut untuk membantu meredakan gejala:
- Minum air putih yang cukup untuk membantu membersihkan saluran kemih.
- Hindari minuman yang dapat mengiritasi kandung kemih seperti kopi, teh, alkohol, dan minuman bersoda.
- Jaga kebersihan area kelamin.


