Selain itu, saat tidur dengan posisi tertentu, hidung terasa tersumbat atau penuh sehingga sulit bernapas, membuat saya terbangun sebentar lalu bisa tidur kembali.
Setelah makan, saya juga sering sendawa, dan saat menelan ludah terasa pahit di tenggorokan.
Berdasarkan keluhan yang Anda sampaikan, seperti tenggorokan terasa panas saat menelan ludah, batuk yang memicu sesak napas terutama menjelang tidur malam, sering sendawa setelah makan, dan rasa pahit di tenggorokan, gejala-gejala tersebut sangat mengarah pada kondisi Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau penyakit asam lambung. Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat menyebabkan iritasi, rasa panas, pahit, dan memicu batuk. Posisi berbaring seringkali memperburuk kondisi ini.
Untuk hidung tersumbat saat tidur, bisa jadi merupakan gejala terkait GERD (misalnya karena iritasi saluran napas atas) atau kondisi lain seperti rinitis alergi atau deviasi septum.
Disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menegakkan diagnosis dan memberikan penanganan yang tepat. Untuk mengurangi gejala sementara, Anda bisa mencoba menghindari makan menjelang tidur (beri jeda minimal 2-3 jam), makan dalam porsi kecil namun sering, menghindari makanan pemicu asam lambung seperti makanan pedas, asam, berlemak, kafein, dan cokelat, serta meninggikan posisi kepala saat tidur.


