• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Kulit Kelamin

n**a bertanya
Kenapa keputihan berlebih dan kadang berwarna kuning dan kadang bau?
1 Answers
Primaya AI menjawab
Disclaimer : Informasi yang diberikan bersifat umum dan tidak menggantikan saran medis. Jawaban AI tidak dapat dijadikan acuan.

Keputihan yang berlebih, berwarna kuning, dan berbau dapat menjadi tanda adanya infeksi atau kondisi medis lain pada organ reproduksi wanita. Beberapa penyebab umum meliputi:

  • Infeksi Bakteri (Vaginosis Bakterialis): Ini adalah penyebab paling umum dari keputihan abnormal. Biasanya ditandai dengan keputihan berwarna keabu-abuan atau kekuningan dengan bau amis yang kuat, terutama setelah berhubungan seksual.
  • Infeksi Jamur (Kandidiasis Vagina): Keputihan akibat jamur seringkali berwarna putih kental seperti keju cottage, tidak berbau atau berbau sedikit ragi, dan disertai rasa gatal serta kemerahan pada area vagina. Meskipun Anda menyebutkan kuning dan bau, terkadang infeksi jamur dapat berinteraksi dengan infeksi lain atau menunjukkan gejala yang bervariasi.
  • Trikomoniasis: Ini adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh parasit. Gejalanya bisa berupa keputihan berwarna kuning kehijauan, berbau tidak sedap, disertai gatal, dan nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seksual.
  • Penyakit Menular Seksual (PMS) lainnya: Gonore atau klamidia juga bisa menyebabkan keputihan abnormal, meskipun biasanya lebih encer dan kadang disertai nyeri panggul.

Sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat, karena penyebab keputihan yang tidak normal perlu diidentifikasi agar bisa diobati dengan efektif dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below