Nyeri leher dan migrain yang Anda alami, terutama dengan pekerjaan yang melibatkan penggunaan laptop dalam waktu lama, seringkali berkaitan dengan postur tubuh yang kurang ergonomis dan ketegangan otot leher. Posisi kepala yang cenderung membungkuk atau menonjol ke depan saat menggunakan laptop dapat menyebabkan beban berlebih pada otot leher dan punggung bagian atas, yang kemudian bisa memicu nyeri leher dan bahkan memprovokasi serangan migrain atau sakit kepala tegang.
Mengenai konsumsi gula, meskipun pola makan dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan dan menjadi pemicu migrain pada beberapa orang, hubungan langsung antara konsumsi gula berlebih dengan nyeri leher umumnya tidak sekuat faktor postur atau ketegangan otot. Kebiasaan "kretek leher" mungkin merupakan upaya Anda untuk meredakan kekakuan, namun jika dilakukan secara berlebihan atau dengan teknik yang salah, bisa memperparah iritasi atau cedera pada sendi dan otot leher.
Sangat disarankan untuk memerhatikan postur saat bekerja, memastikan pengaturan ergonomis meja dan kursi Anda, serta rutin melakukan peregangan ringan dan beristirahat. Untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.