Gejala yang Anda rasakan, seperti sensasi kering dan pedas pada napas yang terjadi setiap dini hari, terutama setelah berhenti merokok, perlu diperhatikan. Ketika seseorang berhenti merokok, tubuh mulai mengalami proses pemulihan dan penyesuaian yang signifikan. Saluran pernapasan yang sebelumnya terpapar zat kimia dari rokok akan mulai membersihkan diri dan meregenerasi sel, yang terkadang dapat menimbulkan gejala sementara seperti iritasi, batuk, atau perubahan pada produksi lendir.
Beberapa kemungkinan yang dapat menjelaskan gejala Anda antara lain:
- Proses Pemulihan Saluran Napas: Sel-sel saluran napas, termasuk silia (rambut halus yang berfungsi membersihkan lendir dan kotoran), mulai aktif kembali setelah tertekan oleh asap rokok. Proses ini dapat menyebabkan iritasi sementara atau sensasi yang tidak biasa.
- Dehidrasi atau Kekeringan Udara: Terutama pada malam hari, udara yang kering di kamar tidur dapat memperparah sensasi kering pada tenggorokan dan saluran napas.
- Penyakit Refluks Gastroesofageal (GERD): Asam lambung yang naik ke kerongkongan, terutama saat berbaring, dapat menyebabkan sensasi terbakar atau pedas di tenggorokan, yang mungkin Anda rasakan sebagai napas yang pedas. Merokok dapat menutupi gejala ini, dan saat berhenti, gejala GERD bisa menjadi lebih jelas.
- Reaksi Alergi atau Iritasi Lain: Bersin setelah minum air dingin bisa menjadi refleks atau menandakan adanya iritasi pada saluran napas bagian atas.
Untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin menyarankan tes lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti dari keluhan Anda.
{"doctor_specialist": "PARU"}


