fadhi*********rkana bertanya
kenapa di otot bagian itu sangat nyeri dan sakit saat berjalan dan naik tangga. info tambahan bahwa saya sudah terbiasa lari setiap hari namun saat lari kaki saya biasa saja setelah saya duduk dan pendinginan saya berdiri langsung merasakan nyeri yg luar biasa saat jalan dan naik tanggadan sampai susah berdiri tidak hanya sesudah latihan itu sangat menganggu aktivitas sekali karna saat jalan kaki saya teras sakit
1 Answers
Disclaimer : Informasi yang diberikan bersifat umum dan tidak menggantikan saran medis. Jawaban AI tidak dapat dijadikan acuan.
Nyeri hebat pada otot setelah berolahraga, terutama saat berjalan dan naik tangga, yang sampai mengganggu aktivitas, perlu mendapatkan perhatian medis. Kondisi yang Anda alami bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti:
- Cedera otot: Ini bisa berupa ketegangan otot (muscle strain) ringan hingga sobekan otot yang lebih serius. Aktivitas lari yang rutin namun kemudian menimbulkan nyeri mendadak dan hebat setelah pendinginan bisa mengindikasikan adanya cedera.
- Peradangan tendon (tendinitis): Tendon adalah jaringan yang menghubungkan otot ke tulang. Latihan berulang atau berlebihan dapat menyebabkan peradangan pada tendon, seperti Achilles tendinitis atau patellar tendinitis, yang bisa menyebabkan nyeri hebat saat bergerak.
- Sindrom nyeri myofascial: Kondisi ini melibatkan titik pemicu nyeri pada otot yang dapat menyebabkan nyeri di area yang berbeda.
- Stress fracture (fraktur stres): Meskipun Anda merasa biasa saja saat berlari, nyeri yang timbul setelahnya dan memburuk dengan aktivitas menopang beban seperti berjalan atau naik tangga, bisa menjadi tanda awal fraktur stres pada tulang kaki atau tungkai, terutama jika intensitas lari Anda tinggi.
- Kondisi lain: Seperti peradangan sendi atau masalah pada saraf.
Mengingat nyeri yang Anda rasakan sangat hebat dan mengganggu aktivitas, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin menyarankan pemeriksaan penunjang seperti rontgen, USG, atau MRI untuk mengetahui penyebab pasti nyeri tersebut.


