Berdasarkan deskripsi Anda, benjolan di ketiak yang nyeri, bengkak, merah, berisi nanah, dan terasa lembek kemungkinan besar merupakan infeksi bakteri atau peradangan pada folikel rambut atau kelenjar keringat. Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan gejala serupa antara lain:
- Folikulitis atau Furunkel (Bisul): Peradangan pada folikel rambut yang terinfeksi bakteri, seringkali akibat pencukuran atau iritasi. Jika ukurannya besar dan berisi nanah, bisa disebut furunkel atau bisul.
- Abses Ketiak: Kumpulan nanah yang terbentuk di bawah kulit akibat infeksi bakteri.
- Hidradenitis Suppurativa: Kondisi peradangan kronis pada kelenjar keringat apokrin, yang bisa memicu benjolan nyeri, berisi nanah, dan sering kambuh di area ketiak, selangkangan, atau bawah payudara. Kondisi ini bisa dipicu atau diperburuk oleh gesekan, penggunaan deodoran tertentu, atau kebiasaan mencukur.
Penggunaan deodoran yang menyumbat pori-pori atau iritasi akibat pencukuran bulu ketiak memang dapat menjadi faktor pemicu atau memperburuk kondisi ini karena dapat menyebabkan iritasi kulit atau masuknya bakteri.
Sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai. Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik oral atau topikal, serta membersihkan benjolan jika diperlukan. Hindari memencet atau mencoba mengeluarkan nanah sendiri karena dapat memperparah infeksi.


