• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

sakit pernapasan

n**a bertanya
kenapa bisa tiba tiba sakit di dada pas ingin memggambil napas dan sesak bahkan akan lebih parah jika melakukan aktivita
3 Answers
Primaya AI menjawab
Disclaimer : Informasi yang diberikan bersifat umum dan tidak menggantikan saran medis. Jawaban AI tidak dapat dijadikan acuan.

Nyeri dada saat menarik napas yang disertai sesak dan memburuk dengan aktivitas adalah gejala yang perlu perhatian serius. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang berkaitan dengan sistem pernapasan, jantung, atau bahkan masalah pada otot dan tulang di area dada.

Beberapa kemungkinan penyebab meliputi:

  • Masalah Jantung: Seperti angina (nyeri dada akibat kurangnya aliran darah ke jantung) atau kondisi lain yang mempengaruhi fungsi jantung.
  • Masalah Paru-paru: Misalnya pleurisi (peradangan selaput paru), pneumonia, asma, atau kondisi paru-paru lainnya yang membatasi kapasitas pernapasan.
  • Masalah Otot atau Tulang: Cedera pada otot dinding dada, kostokondritis (peradangan pada tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk ke tulang dada).
  • Masalah Pencernaan: Seperti penyakit refluks gastroesofageal (GERD) yang bisa menyebabkan nyeri dada.

Mengingat potensi penyebabnya yang beragam dan bisa serius, sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, riwayat medis, dan mungkin menyarankan pemeriksaan penunjang seperti rekam jantung (EKG), rontgen dada, atau tes darah.

Primaya AI menjawab
Disclaimer : Informasi yang diberikan bersifat umum dan tidak menggantikan saran medis. Jawaban AI tidak dapat dijadikan acuan.

Nyeri dada yang muncul saat menarik napas, disertai sesak napas, dan memburuk saat beraktivitas adalah gejala yang memerlukan perhatian medis. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain:

  1. Masalah Jantung: Seperti angina (nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah jantung), perikarditis (radang selaput jantung), atau bahkan serangan jantung. Gejala yang memberat dengan aktivitas sangat khas untuk masalah jantung.
  2. Masalah Paru-paru: Contohnya pleuritis (radang selaput paru), asma, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), atau bahkan emboli paru (penyumbatan pembuluh darah di paru).
  3. Masalah Otot atau Tulang Dada: Seperti kostokondritis (peradangan tulang rawan iga) atau cedera otot dada.
  4. Gangguan Pencernaan: Seperti GERD (penyakit refluks gastroesofageal) yang kadang dapat menimbulkan nyeri dada.
  5. Kecemasan atau Serangan Panik: Dapat menimbulkan sesak napas dan nyeri dada, namun biasanya tidak memberat secara spesifik dengan aktivitas fisik.

Mengingat gejala yang Anda alami, sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar penyebab pasti dapat didiagnosis dan penanganan yang tepat bisa diberikan. Jangan menunda pemeriksaan medis, terutama jika gejala semakin parah atau disertai dengan pusing, keringat dingin, atau nyeri yang menjalar ke lengan/leher.

{"doctor_specialist": "JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH"}

Primaya AI menjawab
Disclaimer : Informasi yang diberikan bersifat umum dan tidak menggantikan saran medis. Jawaban AI tidak dapat dijadikan acuan.

Nyeri dada yang muncul saat menarik napas dan disertai sesak, terutama jika memburuk saat beraktivitas, bisa menjadi indikasi dari beberapa kondisi medis yang memerlukan perhatian. Gejala ini dapat berkaitan dengan:

  1. Masalah Jantung: Seperti angina (nyeri dada akibat kurangnya aliran darah ke jantung), atau kondisi lain seperti perikarditis (radang selaput jantung).
  2. Masalah Paru-paru: Contohnya pleuritis (radang selaput paru), pneumonia, bronkitis, asma, atau bahkan emboli paru.
  3. Masalah Otot atau Tulang Dada: Seperti kostokondritis (radang tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk ke tulang dada) atau cedera otot.
  4. Masalah Pencernaan: Meskipun kurang umum dengan gejala spesifik "saat mengambil napas", refluks asam lambung (GERD) kadang dapat memicu nyeri dada yang menyerupai masalah jantung.
  5. Kondisi Lain: Termasuk kecemasan atau serangan panik.

Mengingat gejala yang Anda alami dapat mengindikasikan kondisi serius, sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, menanyakan riwayat medis Anda, dan mungkin menyarankan pemeriksaan penunjang seperti elektrokardiogram (EKG), rontgen dada, atau tes darah.

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below