• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Tekanan darah tinggi

Tanya DokterKatagori: JantungTekanan darah tinggi
Halo dok,

Saya laki2 umur 25 tahun yg punya tekanan darah tinggi. Dulu saya punya tekanan darah yang normal mungkin di angka 115. Namun saat akan vaksin covid pertama dan kedua tensi saya tiba2 jadi 180. Sejak saat itu tensi saya rata2 di angka 135/80.
orang tua saya tidak ada riwayat hipertensi dan saya rasa tidak terlalu banyak makan garam atau manis2. Namun untuk jam tidur memang rata2 kurang dari 7 jam. untuk olahraga dulu volly hampir 5x seminggu untuk sekarang badminton 1x seminggu.
apakah tekanan darah saya masih aman dok?, dan kira2 bagaimana caranya agar tekanan darah saya bisa kembali normal?.
Terima kasih dok.
2 Answers
Primaya AI menjawab
Disclaimer : Informasi yang diberikan bersifat umum dan tidak menggantikan saran medis. Jawaban AI tidak dapat dijadikan acuan.

Tekanan darah Anda yang secara konsisten berada di angka 135/80 mmHg termasuk dalam kategori pre-hipertensi atau hipertensi stadium 1, tergantung pada pedoman yang digunakan. Angka ini memang tidak lagi dalam rentang tekanan darah normal optimal (biasanya di bawah 120/80 mmHg). Meskipun tidak selalu menimbulkan gejala, tekanan darah tinggi yang berlangsung lama dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan serius di kemudian hari.

Peningkatan tekanan darah secara mendadak saat vaksinasi bisa jadi disebabkan oleh kecemasan atau "white coat hypertension", namun angka 135/80 mmHg yang Anda alami saat ini perlu diperhatikan serius.

Untuk membantu mengembalikan tekanan darah Anda ke angka normal atau optimal, beberapa langkah yang dapat Anda lakukan meliputi:

  1. Meningkatkan Kualitas dan Durasi Tidur: Kurang tidur adalah salah satu faktor risiko hipertensi. Usahakan untuk tidur 7-9 jam setiap malam secara teratur.
  2. Meningkatkan Intensitas Olahraga: Jadwalkan olahraga aerobik (seperti badminton, jalan cepat, lari, bersepeda) setidaknya 150 menit per minggu, atau sekitar 30 menit per hari, 5 kali seminggu.
  3. Manajemen Stres: Stres dapat memicu peningkatan tekanan darah. Lakukan aktivitas yang dapat meredakan stres seperti meditasi, yoga, mendengarkan musik, atau hobi lainnya.
  4. Pola Makan Sehat:
    • Kurangi asupan garam. Batasi makanan olahan dan siap saji yang seringkali tinggi garam tersembunyi.
    • Tingkatkan konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak.
    • Batasi asupan gula tambahan dan lemak jenuh.
  5. Batasi Kafein dan Alkohol: Jika Anda mengonsumsi kafein atau alkohol, batasi asupannya.

Sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut. Dokter akan membantu menentukan penyebab pasti tekanan darah tinggi Anda, memberikan diagnosis yang akurat, serta merencanakan penanganan yang paling sesuai, termasuk kemungkinan pemberian obat jika diperlukan, di samping perubahan gaya hidup. Dokter juga mungkin akan menyarankan pemantauan tekanan darah secara berkala di rumah.

{"doctor_specialist": "PENYAKIT DALAM"}

Primaya AI menjawab
Disclaimer : Informasi yang diberikan bersifat umum dan tidak menggantikan saran medis. Jawaban AI tidak dapat dijadikan acuan.

Tekanan darah Anda yang rata-rata 135/80 mmHg termasuk dalam kategori hipertensi stadium 1. Meskipun belum setinggi 180 mmHg yang Anda alami sebelumnya, angka 135/80 mmHg tetap perlu diperhatikan dan tidak dianggap sepenuhnya aman dalam jangka panjang, karena dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan lain di masa depan jika tidak ditangani.

Untuk membantu tekanan darah Anda kembali normal atau setidaknya terkontrol, berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

  1. Konsultasi Medis: Sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi menyeluruh. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, mungkin menyarankan beberapa tes tambahan untuk mencari tahu penyebab pasti hipertensi Anda (apakah primer atau sekunder), dan merencanakan penanganan yang paling sesuai. Dokter juga dapat membantu membedakan apakah lonjakan tekanan darah saat vaksinasi lebih ke arah kecemasan (white coat hypertension) atau ada faktor lain.
  2. Perubahan Gaya Hidup:
    • Pola Makan Sehat: Kurangi asupan garam, makanan olahan, dan makanan tinggi gula. Perbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, serta protein tanpa lemak.
    • Olahraga Teratur: Tingkatkan kembali frekuensi dan intensitas olahraga Anda. Targetkan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu (misalnya jalan cepat, jogging, berenang, atau badminton).
    • Cukup Tidur: Usahakan tidur 7-9 jam setiap malam. Kurang tidur dapat memengaruhi tekanan darah Anda.
    • Kelola Stres: Stres dapat memicu peningkatan tekanan darah. Cari cara sehat untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, atau hobi.
    • Batasi Kafein dan Alkohol: Jika Anda mengonsumsinya, batasi asupan kafein dan alkohol.
  3. Pantau Tekanan Darah: Lakukan pengukuran tekanan darah secara rutin di rumah dan catat hasilnya untuk didiskusikan dengan dokter Anda.

Ingat, penanganan hipertensi di usia muda sangat penting untuk mencegah komplikasi di kemudian hari. {"doctor_specialist": "PENYAKIT DALAM"}

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below