Informasi Terkait Pemeriksaan COVID-19

Berikut ini adalah panduan pendaftaran pemeriksaan Covid-19:

  1. Baca dengan teliti informasi lengkap mengenai Covid-19 dan pemeriksaannya di bawah ini.
  2. Pilih paket pemeriksaan Covid-19, melakukan screening online pemeriksaan Covid-19, melakukan registrasi, dan booking jadwal pemeriksaan via website di sini
  3. Anda akan memperoleh e-mail balasan automatis (no reply e-mail) yang berisi informasi nomor rekening untuk melakukan pembayaran paket pemeriksaan dan informasi alamat e-mail untuk mengirimkan bukti transfer pembayaran.
  4. Melakukan pembayaran melalui metode transfer ke nomor rekening yang terdapat dalam e-mail balasan automatis (no reply e-mail) sesuai dengan lokasi cabang Primaya Hospital yang Anda pilih.
  5. Mengirimkan bukti transfer melalui e-mail yang terdapat dalam e-mail balasan automatis (no reply e-mail) sesuai dengan lokasi cabang Primaya Hospital yang Anda pilih.
  6. Anda akan mendapatkan konfirmasi pembayaran, nomor registrasi, serta waktu pemeriksaan sesuai dengan nomor antrian melalui e-mail dari masing-masing cabang Primaya Hospital yang Anda pilih.
  7. Anda dapat mengunjungi cabang Primaya Hospital yang telah Anda pilih sesuai dengan jadwal dan jam kunjungan pemeriksaan yang telah ditentukan. Berikan informasi nomor registrasi kepada petugas kami.

Apa itu COVID-19?

Tanggal 11 Februari 2020, WHO mengumumkan nama resmi untuk penyakit yang disebabkan oleh Corona virus jenis baru yang menimbulkan wabah di Wuhan, Provinsi Hubei, China pada akhir tahun 2019. Nama resmi penyakit tersebut adalah COVID-19 yang merupakan akronim dari ‘CO’ yakni ‘corona’, ‘VI’ untuk ‘virus’, dan ‘D’ untuk ‘disease’ atau penyakit. Virus penyebabnya dinamakan SARS-CoV2 (sebelumnya disebut sebagai 2019-nCOV).

Coronavirus adalah termasuk kelompok virus yang umumnya menginfeksi saluran pernafasan pada hidung, sinus, atau tenggorokan bagian atas. Kelompok virus ini sudah ada sejak lama dan kebanyakan tidak berbahaya, tetapi sebagian kecil jenisnya dapat menyebabkan infeksi yang berisiko pada kematian, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).


Bagaimana Cara Penularan COVID-19?

Virus SARS-CoV2 dapat menular dari pasien COVID-19 kepada orang sehat melalui:

  1. Menghirup percikan ludah atau droplet dari pasien saat batuk atau bersin.
  2. Kontak erat dengan orang yang sudah terinfeksi (bersentuhan, berjabat tangan, berbicara dengan jarak dekat tanpa menggunakan masker).
  3. Kontak dengan benda-benda yang terkontaminasi virus dan menyentuh area hidung, mata, dan mulut tanpa cuci tangan dengan sabun terlebih dahulu.

 

Siapa Saja yang Dapat Terkena COVID-19?

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja. Akan tetapi, orang tua terutama yang berusia di atas 60 tahun memiliki risiko dua kali lipat untuk tertular Covid-19. Demikian pula dengan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah, seperti penderita kanker yang dalam kemoterapi atau penderita autoimun yang menggunakan steroid dan/atau imunomodulator. Efek penyakit ini juga akan lebih berbahaya bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, jantung, ginjal, kanker, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.


Apa Gejala Penyakit COVID-19?

Gejala infeksi virus Corona atau COVID-19 dapat meyerupai gejala flu (flu like symptom) seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Gejala dapat saja memberat yaitu pasien mengalami demam tinggi, batuk terus menerus, sesak napas, dan nyeri dada.

Secara umum, terdapat 3 gejala yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona yaitu:

  1. Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
  2. Batuk
  3. Sesak Nafas

Gejala di atas akan muncul dalam waktu 2 sampai 14 hari setelah terpapar virus Corona.


Apa yang Harus Saya Lakukan Jika Mengalami Gejala Covid-19?

Jika Anda mengalami demam 38oC atau lebih serta mengalami batuk, pilek, sakit tenggorokan, atau sesak nafas serta terdapat:

  1. Riwayat perjalanan ke negara/wilayah di Indonesia yang melaporkan adanya transmisi lokal.
  2. Riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19.

Maka Anda harus:

  1. Lakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dan hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat/fasilitas publik.
  2. Gunakan masker.
  3. Jaga jarak dengan anggota keluarga dan orang lain minimal 1-1,5 Meter.
  4. Memisahkan peralatan makan dengan anggota keluarga.
  5. Menutup mulut dan hidung dengan tisu atau siku lengan saat bersin atau batuk.
  6. Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%.
  7. Hubungi 119 Ext 9 atau pergi ke Fasilitas Kesehatan atau Rumah Sakit jika gejala dirasakan memberat (demam terus menerus, batuk memberat, dan sesak nafas memberat).
  8. Saat pergi ke fasilitas kesehatan atau Rumah Sakit, jangan lupa untuk menggunakan masker, ikuti etika batuk atau bersin yang benar, serta hindari menggunakan transportasi umum.


Bagaimana Cara Menetukan Diagnosis COVID-19?

Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien memiliki riwayat bepergian atau tinggal di daerah yang memiliki kasus infeksi virus Corona dalam waktu 14 hari terakhir dan apakah ada riwayat kontak erat dengan pasien yang positif atau diduga COVID-19 dalam waktu 14 hari terakhir.

Untuk memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan diantaranya sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan Hematologi Lengkap dengan sampel darah untuk melihat angka Leukosit (sel darah putih) dan hitung jenis (Diff Count) sel Limfosit. Pada pasien dengan penyakit COVID-19, angka Leukosit biasanya normal atau turun dan angka hitung jenis sel Limfosit biasanya turun.
  2. Pemeriksaan Rapid Test Antibodi untuk melihat adanya Antibodi terhadap virus SARS-CoV2. Pengambilan sampel untuk pemeriksaan Antibodi Ig M dan Ig G SARS Cov2 adalah dengan mengambil sampel darah pasien. Pengambilan sampel darah dapat melalui darah kapiler (ujung jari) maupun dari darah vena (misal darah di bagian lengan). Jika di dalam tubuh terdapat infeksi virus, maka tubuh akan membentuk antibodi IgM dan IgG terhadap virus SARS-Cov2 dan atibodi tersebut akan terdeteksi pada pemeriksaan terhadap sampel darah pasien. Pembentukan antibodi Ig M dan Ig G terhadap infeksi virus memerlukan waktu. Ig M akan terdeteksi 3-7 hari setelah infeksi dan Ig G akan terdeteksi setelah 8-10 hari setelah infeksi. Dikarenakan hal tersebut, Dokter yang melakukan pemeriksaan akan mencocokkan gejala klinis yang dialami pasien dengan hasil Rapid Test dan akan memberikan informasi lebih lanjut terhadap hasil test.
  3. Pemeriksaan PCR Test dengan sampel swab tenggorokan untuk mendeteksi adanya virus SARS-CoV2. Pemeriksaan ini memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi untuk mendiagnosis kondisi terpapar Covid-19. Sebab, sekali virus Corona menginfeksi tubuh, maka virus akan terdeteksi melalui swab yang diambil dari bagian belakang hidung dan tenggorokan. Sampel swab tersebut akan diperiksa menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction).
  4. Pemeriksaan Rontgen Dada atau Thorax untuk mendeteksi adanya infiltrat atau cairan di paru-paru serta mendeteksi adanya perselubungan yang menandakan adanya peradangan di paru-paru akibat infeksi dari virus.
  5. Pemeriksaan CT Scan Dada atau Thorax untuk mendeteksi adanya gambaran ground glass opacity di paru-paru yang merupakan gambaran khas pada pasien yang terinfeksi virus Corona di dalam paru-paru.


Bagaimana Cara Agar Saya Dapat Melakukan Pemeriksaan di Fasilitas Kesehatan dengan Aman?

Jika anda merasa memiliki gejala dan atau riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19 dan ingin menuju ke Fasilitas Kesehatan atau Rumah Sakit, maka Anda dapat memilih pemeriksaan di Fever Clinic, dan Rapid Test Antibodi IgG dan IgM, PCR Test Drive thru, atau tes antibodi serologi Primaya Hospital.

Pemeriksaan Antibody virus Corona atau SARS CoV2 dapat dilakukan dengan 2 cara :

  1. Rapid Test
  2. Serology Test 

 

Fever Clinic

Panduan Palayanan Fever Clinic adalah sebagai berikut:

  1. Pastikan Anda sudah melakukan appointment atau registrasi online untuk menghindari penumpukan pasien dan mempercepat waktu kunjungan di Fever Clinic Primaya Hospital. Anda dapat melakukan registrasi online di sini.
  2. Apabila berniat untuk mengambil paket pemeriksaan, pastikan Anda sudah memahami informasi mengenai paket pemeriksaan tersebut. Anda dapat melihat paket pemeriksaan Fever Clinic di sini.
  3. Menunggu konfirmasi atau balasan dari petugas Primaya Hospital mengenai jadwal dan jam kunjungan atau pemeriksaan (balasan dapat berupa e-mail, WhatsApp, atau telepon).
  4. Datang ke Fever Clinic Primaya Hospital tepat waktu setelah mendapatkan konfirmasi atau balasan dari petugas Primaya Hospital.
  5. Gunakan masker pada saat mengunjungi Fever Clinic Primaya Hospital.
  6. Pada saat datang, Anda akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan thermal scan, wawancara singkat oleh petugas di pintu masuk, dan Anda akan diarahkan ke Fever Clinic.
  7. Selalu menjaga jarak aman dengan orang lain selama berada di dalam gedung rumah sakit.

 

Rapid Test Antibodi IgG dan IgM

Anda dapat memilih layanan Rapid Test Drive Thru jika:

  1. Tidak memiliki gejala dengan atau tanpa riwayat kontak dan menginginkan pemeriksaan.
  2. Memiliki gejala-gejala demam dan/atau batuk (flu like sypmtom) derajat ringan dengan atau tanpa riwayat kontak dan menginginkan pemeriksaan.

Berikut ini adalah panduan yang harus dilakukan saat pemeriksaan Rapid Test Drive Thru:

  1. Gunakan masker walaupun berada di dalam mobil dan tetap berada di mobil Anda selama pemeriksaan berlangsung.
  2. Petugas akan mendatangi Anda, melakukan wawancara singkat, dan melakukan pengambilan sampel darah di dalam mobil.
  3. Setelah pengambilan darah, Anda langsung dapat kembali ke rumah sehingga dapat menghemat waktu Anda.
  4. Anda akan memperoleh hasil tes maksimum 1×24 jam dari waktu pemeriksaan. Hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui nomor WhatsApp atau alamat e-mail
  5. Apabila hasil pemeriksaan negatif, maka Anda akan disarankan untuk melakukan tes ulang setelah 7 hari dari waktu pelaksanaan tes pertama. Silahkan melakukan telekonsultasi gratis perihal hasil pemeriksaan tersebut melalui aplikasi Link Sehat yang dapat Anda temukan di sini.
  6. Apabila hasil pemeriksaan positif, maka Anda akan diinformasikan melalui telepon untuk mendapatkan saran pemeriksaan selanjutnya (PCR Test atau Swab Test).


Apa Itu PCR Test ?

Pemeriksaan PCR Test adalah salah satu pemeriksaan untuk menegakkan diagnosa Covid-19 dengan sampel swab bagian belakang hidung atau tenggorokan untuk mendeteksi adanya virus SARS-CoV2. Pemeriksaan ini memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi untuk mendiagnosis kondisi terpapar Covid-19, sebab sekali virus Corona menginfeksi tubuh maka virus akan terdeteksi melalui pemeriksaan tersebut.


Apa Itu Paket Drive Thru PCR Test ?

Drive Thru PCR Test adalah paket pemeriksaan praktis di dalam mobil pada wilayah luar gedung rumah sakit menggunakan metode pemeriksaan PCR Test. Proses ini dilakukan dengan pengambilan sampel swab bagian belakang hidung atau tenggorokan. Hasil tes akan dikirimkan melalui e-mail dan WhatsApp dalam waktu maksimum 2×24 jam.

Pemeriksan ini lebih disarankan bagi seseorang dengan suspekSuspek yaitu orang orang yang memiliki gejala demam dan batuk atau sesak nafas dan ada salah satu riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal atau ada riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19.

Namun, Anda juga dapat melakukan pemeriksaan mandiri jika merasa memiliki gejala demam, batuk atau sesak nafas meskipun tidak memiliki riwayat perjalanan atau riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19.

Jika anda masuk kategori suspek dan memiliki gejala demam, batuk dan sesak nafas, maka Anda disarankan melakukan pemeriksaan di Fever Clinic.

Berikut ini adalah panduan yang harus dilakukan saat pemeriksaan PCR Test Drive Thru:

  1. Gunakan masker walaupun berada di dalam mobil dan tetap berada di mobil Anda selama pemeriksaan berlangsung.
  2. Petugas akan mendatangi Anda, melakukan wawancara singkat, dan melakukan pengambilan sampel swab belakang hidung atau tenggorokan di dalam mobil.
  3. Setelah pengambilan sampel swab, Anda langsung dapat kembali ke rumah sehingga dapat menghemat waktu Anda.
  4. Anda akan memperoleh hasil tes maksimum 2×24 jam dari waktu pemeriksaan. Hasil pemeriksaan akan dikirimkan melalui nomor WhatsApp atau alamat e-mail
  5. Apabila hasil pemeriksaan negatif, maka Anda akan disarankan untuk tetap berhati-hati dan menerapkan protokol stay at homesocial distancing, dan hand hygiene. Silahkan melakukan telekonsultasi gratis perihal hasil pemeriksaan tersebut melalui aplikasi Link Sehat yang dapat Anda temukan di sini.
  6. Apabila hasil pemeriksaan positif, maka Anda akan diinformasikan melalui telepon untuk mendapatkan saran pemeriksaan dan terapi selanjutnya.

 

Apa yang dimaksud pemeriksaan antibody serologi?

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang sudah mempunyai antibody (kekebalan) terhadap virus tertentu. Apabila seseorang terinfeksi virus SARS CoV2, maka tubuh orang tersebut akan membentuk antibody spesifik terhadap virus SARS CoV2.

Bagaimana cara kerjanya?

  • Pada hari ke 5-7 setelah terinfeksi virus SARS CoV2 tubuh akan membentuk antibody IgM yang kemudian akan diikuti oleh timbulnya antibody IgG pada hari ke8-10. Ig M akan menghilang dan IgG akan bertahan lebih lama dalam tubuh dibandingkan IgM.
  • Antibody dalam darah dapat diperiksa dari sample darah kapiler (Rapid test) atau darah vena (Rapid Test / Antibody serologi).
  • Hasil pemeriksaan tersebut akan keluar dalam 1 hingga 2 hari kerja.

Apakah antibody serologi termasuk dalam rapid test ? Apa perbedaannya?

Fungsi dari pemeriksaan Rapid Test dan Serology Test adalah sama yaitu untuk mendeteksi adanya Antibody terhadap virus SARS CoV2. Namun yang berbeda adalah jenis sample dan metode/alat pemeriksaan dari Rapid Test dan Serology Test. Rapid  test menggunakan sample darah kapiler atau darah vena dan dikerjakan dengan metode immunochromatography, sedangkan Antibody serology menggunakan sample darah vena dan dikerjakan dengan metode immunochemiluminescent di alat khusus Immunology.

Baik Rapid Test maupun Antibody Serology Test masing-masing memiliki kelebihan. Kelebihan dari pemeriksaan Rapid Test adalah hasil bisa dibaca dalam waktu lebih cepat < 1×24 jam, sedangkan kelebihan pemeriksaan antibody serology adalah lebih sensitive dan dapat mengeliminasi kesalahan pengerjaan dan pembacaan secara manual.

Seberapa efektif antibody serologi dalam mendeteksi Covid-19?

Hasil pemeriksaan serology sangat tergantung pada fase infeksi dari virus, dan respon dari tubuh dalam membentuk antobodi terhadap virus. Pada awal infeksi antibodi belum dapat terdeteksi yang dapat menyebakan hasil pemeriksaan non-reaktif. Pada pasien dengan immunitas yang rendah antobodi juga dapat tidak terdeteksi, terhadap hal tersebut maka konsultasi dan pemeriksaan fisik terhadap pasien dari seorang dokter sangat dianjurkan.

Hasil pemeriksaan serology antibodi memberikan tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan Rapid Test dikarenakan proses pemeriksaan sample dilakukan di dalam suatu alat/mesin khusus dan tidak banyak terpengaruh oleh lingkungan luar.

Kondisi pasien dengan kriteria apa saja yang harus melakukan pemeriksaan antibody serologi?

Pemeriksaan ini disarankan bagi seseorang dengan kategori suspek. Namun, Anda juga dapat melakukan pemeriksaan ini jika merasa memiliki gejala demam, batuk, atau sesak nafas meskipun tidak memiliki riwayat bepergian ke negara/wilayah di Indonesia yang melaporkan transmisi lokal atau ada riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19

Kapan seseorang harus melakukan pemeriksaan antibody serologi?

Pemeriksaan antibody serologi dapat dilakukan pada hari ke 5-7 dari riwayat kontak atau pada hari keberapapun saat ada gejala. Pada hasil non reaktif maka dapat dilakukan pemeriksaan ulang setelah hari ke-7 dari pemeriksaan pertama.

 

Bagaimana Cara Pencegahan COVID-19?

Lakukan hal-hal berikut untuk melindungi diri Anda dari Covid-19:

  1. Hindari bepergian jika tidak benar-benar perlu. Jika harus pergi, gunakan masker dan usahakan tidak menggunakan transportasi umum.
  2. Rutin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Bila tidak tersedia, gunakan hand sanitizer, terutama sebelum makan dan menyentuh area wajah.
  3. Bersihkan benda atau permukaan yang sering disentuh, termasuk telepon genggam.
  4. Jaga daya tahan tubuh dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti rutin berolahraga (dianjurkan olahraga selama 30 menit per hari, dengan total 150 menit per minggu), minum air putih setidaknya 8 gelas per hari, perbanyak makan buah dan sayuran, serta istirahat yang cukup.
  5. Jaga jarak aman dengan anggota keluarga lainnya atau orang lain setidaknya 1-1,5 Meter

 

Tanya Jawab Layanan Covid-19

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi PIC masing-masing cabang Primaya Hospital di bawah ini:

Primaya Hospital Bekasi Barat : Agus 08128258156
Primaya Hospital Bekasi Timur : Rhifki 088290969611  / 0877756666624
Primaya Hospital Bekasi Utara : Neni 081292864217
Primaya Hospital Evasari Jakarta : Ninik 082123400066  / Dayu 0895331597273
Primaya Hospital Tangerang :  Dian 082112414688  / Gina 08568660781
Primaya Hospital Betang Pambelum Palangka Raya : Setny 0811527701
Primaya Hospital Makassar : Fikran 081241981376
Primaya Hospital Karawang : Media 08111777811