• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Kalkulator Kehamilan Online

Ketahui Usia Kehamilan dan Perkiraan Tanggal Melahirkan (Hari Perkiraan Lahir)

Hari Pertama Haid Terakhir

(HPHT)
Tanggal (DD)

Bulan (MM)

Tahun (YYYY)
Lama Siklus Haid Rata-rata

Boleh tidak diisi
(22 - 45 hari)

*Umumnya 28 hari
Perkiraan Pembuahan
Perkiraan Usia Janin
Perkiraan Siap Dilahirkan
Perkiraan Tanggal Kelahiran
Trimester Pertama
Trimester Kedua
Trimester Ketiga

Credit to : Ronnie T. Moore 

Pengertian Kalkulator Kehamilan

Kalkulator kehamilan adalah alat untuk membantu menghitung perkiraan tanggal kelahiran bayi berdasarkan hari pertama haid terakhir dan lama siklus menstruasi wanita. Alat dalam bentuk digital ini juga bisa digunakan untuk menghitung usia kehamilan dalam hitungan hari, minggu dan bulan sekaligus menjadi sumber informasi mengenai tahap tumbuh-kembang janin serta perubahan yang dialami ibu hamil.

Kalkulator kehamilan umumnya tersedia sebagai program online yang dapat diakses di situs-situs kesehatan serta aplikasi di smartphone atau gawai lain. Keberadaan kalkulator ini penting karena bisa membantu para calon ibu beserta suami dan keluarga untuk mengetahui masa kehamilan dan perkiraan tanggal persalinan.

Dengan begitu, calon ibu bisa mengatur persiapan menjelang kelahiran buah hati. Selain itu, ibu bisa lebih memahami perubahan pada tubuhnya guna memantau kondisi janin serta mendeteksi jika terjadi masalah yang membutuhkan tindakan medis segera.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists seperti dikutip dari Forbes, hanya 1 dari 20 orang yang melahirkan sesuai dengan hari perkiraan lahir, maka kalkulator kehamilan tidak dapat menggantikan fungsi dokter kandungan dalam memberikan prediksi hari perkiraan lahir dan memeriksa kesehatan calon ibu serta janin yang dikandung. Penanganan oleh dokter tentu akan lebih memastikan kesehatan ibu dan janin hingga hari perkiraan lahir nantinya.

 

Bagaimana Kalkulator Kehamilan Bekerja

Kalkulator kehamilan bermanfaat untuk menghitung usia kehamilan serta memperkirakan tanggal melahirkan. Berikut ini cara kerjanya.

1. Menghitung usia kehamilan berdasarkan siklus menstruasi

Guna mengetahui usia kehamilan berdasarkan siklus menstruasi, perlu diketahui dulu tanggal awal menstruasi terakhir atau hari pertama haid terakhir (HPHT). Setelah itu, usia kehamilan bisa dihitung dengan rumus Naegele. Metode ini mengasumsikan ovulasi terjadi sekitar 14 hari setelah hari pertama siklus haid terakhir. Caranya:

  • Tentukan HPHT (hari pertama haid terakhir)
  • Tambahkan 7 hari ke tanggal tersebut
  • Kurangi 3 bulan dari bulan tersebut
  • Tambahkan 1 tahun jika hari perkiraan lahir melewati tahun berikutnya

Misalnya HPHT seorang Wanita adalah tanggal 5 bulan 10 tahun 2022 maka hari perkiraan lahir adalah tanggal 12 bulan 7 tahun 2023

2. Menggunakan tanggal perkiraan melahirkan (EDD) untuk menghitung usia kehamilan

Untuk menghitung usia kehamilan menggunakan tanggal perkiraan melahirkan (EDD), caranya adalah:

  • Kurangi tanggal EDD dengan tanggal hari ini
  • Hitung jumlah minggu di antara EDD dan tanggal hari ini, dibagi 7 hari

 

Faktor-faktor yang mempengaruhi akurasi kalkulator kehamilan

Terdapat beberapa faktor yang bisa mempengaruhi tingkat keakuratan kalkulator kehamilan, seperti:

  • Tanggal ovulasi (pelepasan sel telur yang matang dan siap dibuahi) tidak teratur
  • Tanggal awal siklus haid tidak teratur
  • Faktor genetik, seperti usia ibu, kondisi kesehatan ibu, dan faktor genetik yang terkait dengan tumbuh-kembang janin
  • Kondisi atau penyakit yang dialami calon ibu, misalnya diabetes, hipertensi, dan kelainan kromosom
  • Kekeliruan memasukkan data ketika memakai kalkulator kehamilan
 

Cara Menggunakan Kalkulator Kehamilan

Penggunaan kalkulator kehamilan terbilang sederhana karena tinggal memasukkan data yang sudah ada. Berikut ini langkah-langkahnya.

Langkah-langkah menggunakan kalkulator kehamilan online

  • Buka situs kalkulator kehamilan online
  • Masukkan data yang diperlukan, seperti hari pertama haid terakhir yang mencakup tanggal, bulan, dan tahun
  • Isi lama siklus haid rata-rata

Dari situ akan diketahui tanggal perkiraan pembuahan, usia janin, kapan siap dilahirkan, tanggal kelahiran, serta trimester pertama, kedua, dan ketiga.

 

Cara menghitung usia kehamilan secara manual

Penghitungan usia kehamilan secara manual dapat dilakukan dengan rumus Naegele berdasarkan siklus menstruasi seperti dijelaskan sebelumnya atau dengan melihat tanggal perkiraan melahirkan.

Rumus Naegele

Misalnya saat ini adalah tanggal 24 April 2023 dan HPHT adalah 1 Januari 2023. Maka begini hitungannya:

  • Tanggal 1 Januari ditambah 7 hari = 8
  • Bulan Januari dikurangi 3 bulan = Oktober
  • Tahun tidak perlu ditambahkan karena dalam hari perkiraan lahir (EDD) masih dalam tahun yang sama, yaitu 8 Oktober 2023

Bila saat ini tanggal 24 April 2023, berarti hitungan usia kehamilan adalah 4-5 bulan atau awal trimester kedua.

Tanggal perkiraan melahirkan (EDD)

Contoh cara menghitung usia kehamilan secara manual jika EDD adalah 15 Oktober 2023 dan saat ini adalah 24 April 2023:

  • 15 Oktober 2023 – 24 April 2023 = 174 hari
  • 174 : 7 = 24,86

Jika dibulatkan, usia kehamilan adalah sekitar 25 minggu atau 5 bulan.

 

Manfaat Kalkulator Kehamilan

Terdapat sejumlah manfaat kalkulator kehamilan yang praktis dan mudah digunakan, antara lain:

1.    Memantau perkembangan janin

Selama masa kehamilan, janin terus berkembang dan butuh perawatan khusus. Dengan mengetahui usia kehamilan berdasarkan hitungan kalkulator kehamilan, calon ibu dan dokter bisa memantau tumbuh-kembang janin secara berkala dan melakukan tindakan segera bila muncul masalah.

2.    Merencanakan pemeriksaan kehamilan dan persiapan melahirkan

Adanya perkiraan usia kehamilan dan tanggal melahirkan akan membantu calon ibu menyiapkan diri untuk menjalani pemeriksaan kehamilan hingga tiba saatnya melahirkan. Calon ibu jadi tahu kapan harus memeriksakan kehamilan sejak trimester pertama hingga ketiga dan mempersiapkan segala kebutuhan untuk persalinan agar bisa berjalan lancar dan aman.

3.    Menyusun jadwal cuti hamil dan persiapan setelah melahirkan

Bagi calon ibu yang bekerja, kalkulator kehamilan juga bisa membantu membuat jadwal cuti hamil dan menyiapkan semua keperluan setelah melahirkan. Bila mendadak, bisa jadi ada pekerjaan atau kebutuhan yang terlupakan sehingga mengganggu karier serta perawatan buah hati setelah persalinan.

 

Batasan dan Kelemahan Kalkulator Kehamilan

Secara umum, akurasi kalkulator kehamilan cukup baik dalam membuat perkiraan tanggal persalinan dan usia kehamilan. Tapi terdapat batasan dan kelemahan yang mempengaruhi akurasi alat ini seperti kesalahan dalam menentukan hari pertama haid terakhir atau lama siklus menstruasi.

 

Akurasi kalkulator kehamilan

Seperti disebutkan sebelumnya, ketidakpastian tanggal ovulasi dan tanggal menstruasi bisa membuat hasil hitungan perkiraan lahir dan usia kehamilan dari kalkulator kehamilan tidak akurat. Pengguna juga mesti teliti ketika memasukkan data tanggal, bulan, dan tahun hari pertama haid terakhir agar hasilnya akurat. Yang juga sangat mempengaruhi akurasi kalkulator kehamilan adalah kondisi medis yang dialami calon ibu serta janin dalam kandungan.

 

Kondisi kesehatan yang mempengaruhi keakuratan kalkulator kehamilan

Ada sejumlah kondisi medis calon ibu dan janin yang berpengaruh terhadap akurasi kalkulator kehamilan, seperti:

  • Diabetes gestasional: naiknya kadar gula darah di atas batas normal selama kehamilan yang bisa mempengaruhi perkembangan janin dan hari perkiraan lahir.
  • Pre-eklampsia: melonjaknya tekanan darah dan kadar protein dalam urine yang sering terjadi pada ibu hamil.
  • Kelainan kromosom: gangguan genetik yang terjadi sejak dalam kandungan, misalnya Down syndrome
  • Plasenta previa: kondisi ketika plasenta menutupi sebagian atau seluruh leher rahim yang bisa memicu kelahiran prematur atau persalinan Caesar
  • Kehamilan kembar: terdapat lebih dari satu janin dalam kandungan yang pertumbuhannya bisa bervariasi

Karena adanya batasan dan kelemahan ini, hasil kalkulator kehamilan tidak boleh dijadikan diagnosis medis. Calon ibu selalu disarankan untuk memeriksakan kehamilan dan berkonsultasi dengan dokter kandungan guna memastikan kehamilan berjalan dengan lancar dan aman.

 

Kesimpulan

Kalkulator kehamilan berfungsi sebagai alat bantu yang praktis bagi ibu hamil dan keluarganya dalam memelihara kehamilan serta menyiapkan segala hal untuk menyambut kehadiran sang buah hati. Para calon ibu disarankan memanfaatkan kalkulator kehamilan sebagai bagian dari perencanaan kehamilan yang sehat. Informasi yang diperoleh dari kalkulator kehamilan harus digabungkan dengan hasil pemeriksaan medis oleh dokter kandungan agar perencanaan persalinan lebih matang dan aman buat calon ibu dan buah hati.

 

Referensi

Calculating Conception. https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/calculating-conception/. Diakses 19 April 2023

Due Date Calculator: When Is Your Baby Due?. https://www.forbes.com/health/family/due-date-calculator/. Diakses 24 April 2023

Kalkulator Kehamilan Online. https://primayahospital.com/kalkulator-kehamilan-online/. Diakses 19 April 2023

Pregnancy Due Date Calculator. https://www.whattoexpect.com/due-date-calculator/. Diakses 19 April 2023

Estimated Date of Delivery. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK536986/. Diakses 19 April 2023

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.