Bayi yang terlahir dalam kondisi yang tidak normal bisa saja salah satu penyebabnya adalah kelahiran prematur. Kondisi ini merupakan kelahiran lebih awal dari waktu seharusnya sehingga beberapa organ belum berkembang secara sempurna.
Penyebab kelahiran prematur pada bayi bisa bermacam-macam mulai dari faktor asupan ibu selama kehamilan, penyakit genetik, maupun kehamilan di bawah usia normal. Lalu, bagaimanakah perawatan atas kondisi ini? Yuk cari tahu selengkapnya dalam artikel berikut ini!
Apa Itu Kelahiran Prematur?
Kelahiran prematur yaitu kondisi ketika bayi lahir sebelum usia 37 minggu kehamilan terhitung sejak periode akhir menstruasi. Dalam istilah medis, kondisi ini sering disebut sebagai preemies atau perterm birth.
Kondisi ini, umumnya terjadi pada wanita yang berusia di atas 35 tahun atau pun di bawah 17 tahun. Namun, kondisi lain seperti halnya penyakit maupun faktor lingkungan (seperti pengaruh obat-obatan/alkohol dan faktor seperti kecelakaan) selama masa kehamilan juga dapat memengaruhi terjadinya kondisi ini.
Bayi yang mengalami preterm birth umumnya karena akan membuat kulit berwarna lebih merah dan lebih tipis, banyak rambut halus, tulang rawannya begitu elastis, serta refleks hisapnya tidak sempurna.
Walaupun dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, namun bayi yang lahir sebelum waktunya ini umumnya akan terganggu. Hal ini karena organ belum matang sempurna dan bayi pun belum mampu minum asi secara optimal. Hal inilah yang menjadikan beberapa bayi prematur memerlukan alat bantu pernapasan.
| Nama | Kelahiranย Prematur |
| Gejalaย Utama | Ukuranย bayiย lebihย kecil,ย gangguanย pernapasan,ย kesulitanย menyusu |
| Dokterย Spesialis | Dokterย spesialisย anak,ย dokterย spesialisย kandungan |
| Penyebabย Utama | Belumย pastiย apaย penyebabย utamanya |
| Diagnosis | Pemeriksaanย fisikย sertaย wawancaraย medis |
| Faktorย Risiko | Giziย buruk,ย hamilย diย usiaย <ย 17ย tahunย atauย >ย 35ย tahun,ย infeksi,ย pereganganย berlebihanย padaย rahimย sepertiย kehamilanย kembarย danย stressย padaย ibu |
| Pengobatan | Sesuaiย gejalaย atauย kondisiย bayi |
| Pencegahan | Memeriksakanย kandunganย secaraย rutin,ย menjalaniย polaย hidupย sehatย bagiย ibuย hamil |
| Komplikasi | Masalahย pernapasan,ย gangguanย tumbuhย kembang |
Penyebab dan Faktor Risiko Kelahiran Prematur
Penyebab pasti di balik kelahiran prematur belum diketahui. Namun, beberapa hal berikut ini bisa memicunya:
- Memiliki kondisi penyakit kronis tertentu.
- Gizi buruk sebelum maupun selama masa kehamilan.
- Merokok, minum alkohol, dan penggunaan obat terlarang selama kehamilan.
- Pembukaan serviks lemah sejak awal.
- Hamil pada usia < 17 tahun atau > 35 tahun.
- Kehamilan anak kembar.
- Ibu hamil menderita stres atau depresi berat.
- Cedera fisik.
- Pernah mengalami keguguran.
- Riwayat aborsi.
- Perkembangan janin yang tidak normal.
Gejala Kelahiran Prematur
Mengutip dari Cleveland Clinic, bahwa bayi yang mengalami kelahiran prematur memiliki gejala:
- Ukuran bayi lebih kecil.
- Ukuran kepala lebih besar.
- Kulit bayi tipis dan kemerahan.
- Memiliki rambut halus yang lebat.
- Gangguan pernapasan.
- Kesulitan menyusu.
- Suhu tubuh bayi rendah.
Cara Dokter Mendiagnosis
Dalam mendiagnosis kondisi ini, dokter bisa melakukannya dengan mudah hanya melihat waktu kelahirannya. Selain itu dapat melalui wawancara medis dengan ibu hamil dan melakukan pemeriksaan fisik bayi.
Pencegahan Kelahiran Prematur
Walaupun penyebab utamanya masih belum pasti, namun Anda sebagai orang tua, khususnya ibu hamil bisa melakukan beberapa upaya pencegahan berikut:
- Cukupi kebutuhan air minum setiap hari.
- Jaga pola hidup sehat dengan tidak merokok dan minum-minuman alkohol.
- Makan-makanan sehat dan bergizi.
- Konsultasikan ke dokter jika memiliki riwayat kelahiran prematur sebelumnya.
Pengobatan Kelahiran Prematur
Mengingat pertumbuhan dan perkembangan bayi prematur umumnya terganggu, padahal di awal-awal kehidupan harus mendapatkan perlakuan terbaik, maka dokter mungkin akan memberikan beberapa macam perawatan seperti halnya:
- Pemberian alat bantu pernapasan. Ini diperlukan jika kondisi bayi tidak stabil. Biasanya terjadi karena organ pernapasan bayi belum terbentuk secara sempurna.
- Perawatan metode kanguru (PMK). Karena bayi yang terlahir secara permatur membutuhkan kondisi lingkungan yang optimal, maka ibu perlu melakukan metode PMK dengan meletakkan di dadanya sehingga suhu optimal akan tercapai. Jika metode ini tidak memungkinkan, maka bisa dilakukan melalui tabung inkubasi.
- Mencukupi kebutuhan cairan. Ini penting, bayi membutuhkan cairan setiap hari namun mereka seringkali tidak mendapatkannya secara cukup karena belum mau meminumnya. Dokter umumnya akan menghubungkan selang untuk memberikan cairan yang berisi air dan mineral lain yang diperlukan.
- Pemberian nutrisi khusus. Untuk nutrisinya sendiri, dapat melalui ASI prematur yang memiliki kandungan kalsium dan protein lebih tinggi yang biasa bertahan 3 minggu. Selanjutnya, dapat diberikan tambahan HMF (Human Milk Fortifier) ke dalam ASI.
- Penempatan lampu bilirubin. Menempatkan bayi di bawah lampu bilirubin kerap dokter lakukan jika organ hati bayi belum sempurna. Melalui pemberian lampu ini, maka akan membantu sistem tubuh bayi memecah kelebihan bilirubin pada hati.
- Transfusi darah. Dalam beberapa kasus, bayi juga dapat mengalami kehilangan darah ketika dokter mengambilnya untuk sampel tes. Jadi, transfusi darah juga diperlukan dalam hal ini.
Selain itu, sebagai orang tua, Anda juga harus selalu memantau kondisi anak termasuk tanda-tanda vital bayi. Misalnya memantau suhu tubuh, detak jantung, hingga pernapasan. Jika ditemukan hal-hal yang tidak normal, maka segera bawa ke unit pelayanan kesehatan terdekat.
Komplikasi
Kelahiran prematur tidak selalu menimbulkan komplikasi. Akan tetapi, jika anak Anda mengalami hal ini, maka harus segera memeriksakannya ke dokter untuk menghindari riisko terkena beberapa komplikasi berikut:
- Gangguan pernapasan.
- Gangguan organ dalam.
- Kelumpuhan otak.
- Masalah pada gigi.
- Gangguan tumbuh kembang.
- Gangguan psikologis.
- Terhambatnya intelektual.
Kapan Harus ke Dokter?
Anda sebagai orang tua harus memeriksakan kandungan secara rutin selama masa kehamilan. Namun jika sudah sampai mengalami kelahiran prematur, maka kunjungi dokter spesialis anak untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Ditinjau oleh:
dr. Rony Falty Sibagariang, Sp.OG
Spesialis Kebidanan dan Kandungan
Primaya Hospital PGI Cikini
Referensi:
- Preterm Birth. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21479-premature-birth. Diakses pada 03 Januari 2024.
- Premature labor. https://www.medicalnewstoday.com/articles/premature-labor#summary. Diakses pada 03 Januari 2024.
- Premature Infant. https://www.healthline.com/health/pregnancy/premature-infant. Diakses pada 03 Januari 2024.
- Premature birth. http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/premature-birth/basics/definition/con-20020050. Diakses pada 03 Januari 2024.
- Premature babies. http://www.marchofdimes.org/complications/premature-babies.aspx. Diakses pada 03 Januari 2024.
- Preterm birth. http://www.cdc.gov/reproductivehealth/maternalinfanthealth/pretermbirth.htm. Diakses pada 03 Januari 2024.
- Premature birth. https://www.cdc.gov/reproductivehealth/features/premature-birth/index.html. Diakses pada 03 Januari 2024.
- Preterm labor and premature birth. http://www.marchofdimes.org/complications/preterm-labor-and-premature-birth.aspx. Diakses pada 03 Januari 2024.
- Signs and symptoms of preterm labor. https://www.marchofdimes.org/complications/signs-and-symptoms-of-preterm-labor.aspx. Diakses pada 03 Januari 2024.
- Treatments for preterm labor. https://www.marchofdimes.org/complications/treatments-for-preterm-labor.aspx. Diakses pada 03 Januari 2024.
- A primer on preemies. http://kidshealth.org/parent/growth/growing/preemies.html. Diakses pada 03 Januari 2024.



