• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Angka Ideal Kolesterol Normal Wanita dan Ketahui Cara Menjaganya

angka ideal kolesterol(1)

Kolesterol merupakan salah satu komponen lemak dalam darah yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel dan hormon. Akan tetapi, kadar yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Oleh sebab itu, memahami kolesterol normal wanita menjadi hal penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang.

angka ideal kolesterol

Mengenal Kolesterol dan Angka Kolesterol Normal Wanita

Kolesterol adalah zat lemak yang diproduksi oleh hati dan juga diperoleh dari makanan. Dalam tubuh, kolesterol terbagi menjadi beberapa jenis utama yakni sebagai berikut.

  • LDL (Low Density Lipoprotein): Terkenal sebagai kolesterol jahat karena dapat menumpuk di pembuluh darah.
  • HDL (High Density Lipoprotein): Ini merupakan kolesterol baik karena bisa membantu membersihkan LDL.
  • Trigliserida: Jenis lemak lain dalam darah yang berperan sebagai cadangan energi.

Perlu diketahui kalau keseimbangan antara ketiganya sangat penting. Sebab, ketidakseimbangan dapat menyebabkan gangguan kardiovaskular.

Batas Kolesterol Normal pada Wanita

Berdasarkan referensi medis dan lembaga kesehatan, berikut ini adalah angka kolesterol normal wanita dewasa.

  1. Kolesterol Total
  • Normal: kurang dari 200 mg/dL
  • Batas tinggi: 200–239 mg/dL
  • Tinggi: lebih besar dari 240 mg/dL
  1. LDL (Kolesterol Jahat)
  • Normal: kurang dari 100 mg/dL
  • 100–129 mg/dL: masih bisa diterima
  • Lebih dari 130 mg/dL: sangat berisiko tinggi
  1. HDL (Kolesterol Baik)
  • Minimal wanita: lebih besar dari 50 mg/dL
  • Semakin tinggi, semakin baik
  1. Trigliserida
  • Normal: kurang dari 150 mg/dL

Sebagai informasi, angka-angka di atas digunakan secara luas dalam praktik klinis guna menilai risiko penyakit jantung.

Bersumber dari data penelitian deskriptif observasional Universitas Airlangga, jumlah pasien dengan kadar LDL pada pasien penyakit jantung didominasi oleh wanita pada kategori usia yang masih produktif dan lansia. Pada usia produktif sendiri banyak berada di kategori borderline dengan kadar LDL 130-169 mg/dL.

Perbedaan Kolesterol Wanita Berdasarkan Usia

Ternyata, kadar kolesterol pada wanita tidak selalu sama sepanjang hidup. Perubahan hormon, terutama estrogen, sangat berpengaruh terhadap kolesterol normal wanita.

Wanita Usia < 50 Tahun

  • Kolesterol total: kurang dari 200 mg/dL
  • LDL: kurang dari 100 mg/dL
  • HDL: lebih dari 50 mg/dL
  • Trigliserida: kurang dari 150 mg/dL
Baca Juga:  Ciri-ciri Diabetes pada Pria

Pada usia ini, hormon estrogen membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil.

Wanita Usia lebih dari 50 Tahun (Menopause)

  • LDL cenderung meningkat
  • HDL dapat menurun
  • Risiko penyakit jantung meningkat

Dalam hal ini, penurunan estrogen menyebabkan perlindungan alami terhadap kolesterol berkurang.

Mengapa Kolesterol Normal Penting bagi Wanita?

Perlu diketahui bahwa menjaga kolesterol dalam batas normal memiliki banyak manfaat kesehatan. Jika kolesterol terjaga, maka hal itu bisa mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung koroner.

Para wanita juga dapat mencegah terjadinya stroke akibat penyumbatan pembuluh darah. Selain itu, angka kolesterol normal wanita juga bisa menjaga fungsi pembuluh darah tetap optimal.

Sebagai catatan, ternyata kolesterol tinggi bisa muncul dengan tidak menimbulkan gejala. Kondisi ini sering disebut sebagai silent disease karena baru terdeteksi saat terjadi komplikasi.

Faktor yang Memengaruhi Kolesterol pada Wanita

Terdapat beberapa faktor utama yang dapat memengaruhi kadar kolesterol. Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan LDL. Selanjutnya, kurangnya olahraga menyebabkan penurunan HDL dan meningkatkan angka LDL.

Selnjutnya, menopause berperan besar dalam peningkatan kolesterol pada wanita. Begitu pula dengan riwayat keluarga yang punya kolesterol tinggi, hingga memiliki penyakit seperti diabetes, obesitas, dan gangguan tiroid. Hal tersebut mampu meningkatkan risikonya.

Bagaimana Cara Menjaga Kolesterol Normal pada Wanita?

Menjaga kadar kolesterol tidak selalu memerlukan obat. Sebab, perubahan gaya hidup menjadi langkah utamanya. Para wanita harus bisa mengatur pola makan. Kurangi makanan berlemak jenuh seperti gorengan dan perbanyak serat dari sayur maupun buah. Jangan lupa untuk konsumsi ikan kaya omega-3

Selanjutnya, rutinlah berolahraga. Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari guna membantu meningkatkan HDL dan membuat angka kolesterol normal wanita tetap optimal.

Selain itu, menjaga berat badan tetap ideal juga sangat penting dalam menjaga angka normal pada kolesterol. Sebab, kelebihan berat badan biasanya berkaitan erat dengan kolesterol tinggi.

Baca Juga:  Penyebab Buang Air Besar Berdarah

Hindari rokok dan minum minuman beralkohol. Alasannya karena kebiasaan ini dapat memperburuk profil lipid dalam darah. Paling penting ialah melakukan pemeriksaan rutin. Pemeriksaan kolesterol sebaiknya dilakukan sejak dini secara berkala.

Kapan Harus Melakukan Pemeriksaan Kolesterol?

Organi kesehatan seperti American Heart Association merekomendasikan kalau skrining kolesterol bisa dilakukan oleh orang dewasa sejak usia mereka 20 tahun. Lakukan pemeriksaan setiap 4-6 tahun jika memiliki risiko rendah.

Untuk pemeriksaannya, Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), American Heart Association, serta Kemenkes RI merekomendasikan kalau pemeriksaan kolesterol harus sesuai dengan usia dan tingkat risiko setiap orang. Ini bertujuan supaya skrining bisa dilakukan efektif dan juga tepat sasaran.

Kemudian, jika wanita memiliki kondisi obesitas, riwayat keluarga dengan penyakit jantung, serta diabetes atau hipertensi, maka skrining harus dilakukan.

Memahami kolesterol normal wanita sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit serius, terutama gangguan jantung dan pembuluh darah. Nilai ideal seperti kolesterol total di bawah 200 mg/dL, LDL di bawah 100 mg/dL, serta HDL di atas 50 mg/dL menjadi acuan utama dalam menjaga kesehatan. Perubahan hormon, pola hidup, dan faktor usia turut memengaruhi kadar kolesterol. Oleh sebab itu, penerapan gaya hidup yang sehat serta pemeriksaan rutin menjadi langkah utama guna menjaga keseimbangan kolesterol dalam jangka panjang. Hal ini penting dilakukan.

Ditinjau oleh:

dr. Rosatya Imanuela, Sp.PD

Spesialis Penyakit Dalam

Primaya Hospital Betang Pambelum

Refferensi:

Share to :

Cerita Pasien

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below