Cek kolesterol adalah pemeriksaan darah sederhana untuk mengukur kadar lemak darah yang menjadi kunci pencegahan penyakit jantung koroner dan stroke. Di Indonesia, penyakit jantung menjadi penyebab kematian nomor satu, dengan hiperkolesterolemia memengaruhi lebih dari 30 persen orang dewasa. Banyak orang baru cek kolesterol saat gejala seperti nyeri dada muncul, padahal kadar kolesterol tinggi sering tanpa gejala hingga komplikasi fatal.
Pemeriksaan rutin bisa deteksi dini risiko hingga 80 persen dan kurangi serangan jantung dengan pengobatan tepat. Kapan harus cek kolesterol? Mulai usia 20 tahun setiap 5 tahun, lebih sering jika risiko tinggi seperti obesitas, diabetes, atau riwayat keluarga. Biaya cek kolesterol bervariasi Rp100.000โRp500.000 tergantung paket lipid lengkap atau lab. Dengan gaya hidup sehat dan obat statin jika perlu, kadar kolesterol bisa dikontrol. Cek kolesterol bukan kemewahan, tapi investasi kesehatan jangka panjang.
Artikel ini membahas mendalam kapan harus cek kolesterol, gejala kadar tinggi sering terlewat, penyebab hiperkolesterolemia, cara diagnosis akurat, pengobatan efektif, komplikasi jika diabaikan, pencegahan melalui diet dan olahraga, estimasi biaya pemeriksaan 2025, serta tips pilih lab terpercaya agar kesehatan jantung terjaga optimal dan risiko penyakit kardiovaskular diminimalkan.
Mengenal Pemeriksaan Kolesterol
Pemeriksaan kolesterol lengkap, atau sering disebut Profil Lipid, biasanya memerlukan puasa selama 9โ12 jam sebelum pengambilan darah untuk mendapatkan hasil yang akurat, terutama untuk kadar trigliserida.
Komponen yang Diukur dan Nilai Target:
- Total Kolesterol: Ukuran keseluruhan kolesterol dalam darah. Target ideal adalah <200 mg/dL.
- LDL (Low-Density Lipoprotein): Dikenal sebagai kolesterol jahat. LDL yang tinggi menyebabkan penumpukan plak di dinding arteri. Target ideal adalah <100 mg/dL (atau lebih rendah jika Anda memiliki risiko diabetes/jantung).
- HDL (High-Density Lipoprotein): Dikenal sebagai kolesterol baik. HDL membantu membuang kelebihan kolesterol dari darah kembali ke hati. Target ideal adalah >60 mg/dL.
- Trigliserida: Jenis lemak lain yang sering meningkat akibat konsumsi gula dan alkohol berlebih. Target ideal adalah <150 mg/dL.
Di Indonesia, sekitar 35 persen orang dewasa menderita hiperkolesterolemia, namun banyak yang tidak menyadarinya karena merasa tubuhnya sehat atau tidak mengalami obesitas. Perlu diingat bahwa orang dengan tubuh kurus pun bisa memiliki kadar kolesterol tinggi akibat faktor genetik atau diet yang buruk.
Menurut American Heart Association 2024, cek rutin tingkatkan kontrol kolesterol.
Cek kolesterol puasa 9โ12 jam akurat.
Kapan Harus Cek Kolesterol
Berikut adalah pengembangan untuk bagian Kapan Harus Cek Kolesterol, dengan rincian jadwal yang lebih spesifik berdasarkan kategori usia dan faktor risiko medis:
Banyak orang salah mengira bahwa pemeriksaan kolesterol hanya perlu dilakukan saat usia sudah lanjut atau saat badan terasa pegal di area tengkuk. Padahal, plak kolesterol mulai menumpuk sejak usia muda. Oleh karena itu, waktu pemeriksaan sangat bergantung pada profil kesehatan masing-masing individu.
Jadwal Pemeriksaan Rutin Berdasarkan Usia:
Usia 20 hingga 35 Tahun: Bagi orang dewasa sehat tanpa faktor risiko genetik, pemeriksaan profil lipid lengkap sebaiknya dimulai pada usia 20 tahun. Jika hasilnya normal, pemeriksaan ulang dilakukan setiap 5 tahun sekali.
Pria Usia >35 Tahun & Wanita Usia >45 Tahun: Seiring bertambahnya usia, risiko penumpukan kolesterol meningkat akibat perubahan metabolisme. Pada rentang usia ini, pemeriksaan disarankan lebih rutin, yaitu setiap 1 hingga 2 tahun sekali.
Anak-anak dan Remaja: Anak dengan riwayat keluarga memiliki kolesterol tinggi atau penyakit jantung dini disarankan melakukan pemeriksaan pertama pada rentang usia 9 hingga 11 tahun, kemudian diulang kembali saat berusia 17 hingga 21 tahun.
Kondisi yang Memerlukan Cek Setiap Tahun (Risiko Tinggi):
Jika Anda memiliki satu atau lebih faktor di bawah ini, dokter biasanya mewajibkan cek kolesterol setidaknya setahun sekali, terlepas dari berapa pun usia Anda:
Obesitas atau Berat Badan Berlebih: Indeks Massa Tubuh (IMT) yang tinggi berkaitan erat dengan kadar LDL (kolesterol jahat) yang tinggi dan HDL (kolesterol baik) yang rendah.
Diabetes Melitus: Gula darah yang tinggi dapat merusak lapisan arteri dan memicu peningkatan kadar kolesterol yang lebih berbahaya bagi jantung.
Hipertensi (Darah Tinggi): Kolesterol dan tekanan darah tinggi adalah kombinasi yang secara drastis meningkatkan risiko stroke.
Riwayat Keluarga: Memiliki orang tua atau saudara kandung yang mengalami serangan jantung di usia muda (pria <55 tahun, wanita <65 tahun).
Gaya Hidup: Perokok aktif dan orang yang jarang melakukan aktivitas fisik.
Penting untuk Diingat: Jika Anda sedang dalam masa pengobatan statin (obat penurun kolesterol), dokter mungkin akan meminta pemeriksaan darah setiap 3 hingga 6 bulan untuk memantau efektivitas obat dan efek sampingnya pada fungsi hati.
Gejala Kolesterol Tinggi
Gejala jarang:
- Xanthelasma kuning kelopak mata
- Xanthoma tendon
- Nyeri dada angina
Kolesterol tinggi โsilent killerโ.
Penyebab Kolesterol Tinggi
Penyebab:
- Diet tinggi lemak jenuh
- Kurang aktivitas
- Obesitas
- Genetik familial hypercholesterolemia
- Diabetes
- Hipotiroid
Penyebab kombinasi gaya hidup dan genetik.
Cara Dokter Mendiagnosis Kolesterol Tinggi
Diagnosis:
- Tes darah profil lipid
- Riwayat keluarga
- Pemeriksaan fisik
- Tes lanjut ApoB atau Lp(a)
Diagnosis dini bantu pencegahan.
Pengobatan Kolesterol Tinggi
Pengobatan:
- Diet rendah lemak jenuh
- Olahraga 150 menit/minggu
- Statin atorvastatin
- Ezetimibe PCSK9 inhibitor berat
Pengobatan turunkan risiko 30โ50 persen.
Komplikasi Kolesterol Tinggi
Komplikasi:
- Penyakit jantung koroner
- Serangan jantung
- Stroke
- Penyakit arteri perifer
Komplikasi bisa fatal.
Pencegahan Kolesterol Tinggi
Pencegahan:
- Diet MEDS DASH
- Olahraga rutin
- Berat ideal
- Hindari rokok
- Cek rutin
Pencegahan efektif sejak muda.
Estimasi Biaya Cek Kolesterol 2025
Biaya bervariasi lokasi dan paket.
Kapan Harus Cek Kolesterol
Segera cek jika:
- Riwayat keluarga
- Obesitas
- Diabetes
- Gejala jantung
Rutin sesuai jadwal usia.
Informasi lengkap cek kolesterol dapat dibaca pada artikel layanan jantung dan pembuluh darah dan layanan penyakit dalam dari Primaya Hospital.
Cek Kolesterol untuk Jantung Sehat
Cek kolesterol rutin dengan jadwal tepat adalah langkah sederhana lindungi jantung dari risiko tinggi. Dengan pencegahan, pengobatan, dan estimasi biaya di atas, kesehatan kardiovaskular bisa terjaga. Mulai hari ini: cek kolesterol sesuai usia, diet sehat, olahraga rutin, dan konsultasi dokter. Ingat: kolesterol tinggi tanpa gejala โ tapi cek rutin selamatkan nyawa. Prioritaskan check-up untuk hidup panjang dan sehat!
Ditinjau oleh:
Spesialis Penyakit Dalam
Primaya Hospital Betang Pambelum
Referensi:
- About Cholesterol. https://www.heart.org/en/health-topics/cholesterol/about-cholesterol. Diakses pada 29 Desember 2025.
- Cholesterol Levels. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/in-depth/cholesterol-levels/art-20048245. Diakses pada 29 Desember 2025.
- Pedoman Dislipidemia. https://www.perki.id/pedoman. Diakses pada 29 Desember 2025.
- Panduan Pencegahan Penyakit Jantung. https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-publik/Pedoman-Penyakit-Jantung-2023.pdf. Diakses pada 29 Desember 2025.



