• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

HIPEC Hadir di Primaya Hospital Kelapa Gading, Tingkatkan Harapan Hidup Pasien Kanker Tanpa Perlu ke Luar Negeri

Pendekatan terapi definitif melalui kombinasi CRS dan HIPEC berpotensi meningkatkan survival hingga hampir dua kali lipat pada kasus terpilih

Jakarta, 28 April 2026 – Primaya Hospital Kelapa Gading memperkuat layanan Cancer Center dengan menghadirkan HIPEC (Hyperthermic Intraperitoneal Chemotherapy) yang dikombinasikan dengan Cytoreductive Surgery (CRS), sebagai solusi komprehensif bagi pasien kanker yang telah menyebar ke rongga perut (peritoneal carcinomatosis). Pendekatan ini dikenal sebagai salah satu terapi paling advanced dalam penanganan kanker peritoneal yang sebelumnya memiliki keterbatasan pilihan pengobatan. Inisiatif ini diperkenalkan dalam forum medis “Advancing Cancer Care: Peran HIPEC dalam Meningkatkan Survival pada Kanker dengan Keterlibatan Peritoneal” sebagai langkah menghadirkan layanan kanker berstandar internasional di dalam negeri.

Kehadiran layanan ini menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya penyakit kanker di Indonesia. Data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) mencatat lebih dari 408.000 kasus kanker baru setiap tahun, dengan kanker kolorektal, lambung, dan ovarium termasuk jenis yang berisiko tinggi menyebar ke rongga peritoneum. Kondisi ini sering kali terdiagnosis pada stadium lanjut dengan prognosis yang menantang.

Pada banyak kasus, keterlibatan peritoneum menjadi faktor yang menurunkan angka harapan hidup pasien karena keterbatasan efektivitas kemoterapi sistemik. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa kombinasi CRS dan HIPEC dapat meningkatkan median survival secara signifikan—bahkan hingga hampir dua kali lipat dibandingkan terapi konvensional pada pasien yang terpilih.

Pendekatan ini dilakukan melalui pengangkatan tumor secara maksimal melalui prosedur CRS, yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian kemoterapi bersuhu tinggi langsung ke rongga perut. Metode ini memungkinkan konsentrasi obat yang lebih tinggi di area target, meningkatkan penetrasi terapi, serta membantu menghancurkan sel kanker residual yang tidak terlihat secara kasat mata.

Keterangan foto: dr. Kartiwa Hadi, Sp.OG, Subsp. Onk, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan Subspesialis Onkologi, saat memaparkan materi “CRS-HIPEC pada Kanker Ovarium: Evidence, Indikasi, dan Implementasi Klinis” dalam seminar medis “Advancing Cancer Care: Peran HIPEC dalam Meningkatkan Survival pada Kanker dengan Keterlibatan Peritoneal” di Primaya Hospital Kelapa Gading

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal. Tidak hanya mengangkat tumor yang terlihat, tetapi juga menargetkan sel kanker mikroskopis yang sering menjadi penyebab kekambuhan. Kombinasi efek panas dan konsentrasi obat yang tinggi memungkinkan terapi bekerja lebih optimal di area yang sulit dijangkau oleh kemoterapi konvensional.” jelas dr. Kartiwa Hadi, Sp.OG, Subsp. Onk, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan Subspesialis Onkologi, yang berpraktek di Primaya Hospital Kelapa Gading.

Keterangan foto (dari kiri ke kanan): dr. Ferry Aryo, MARS, MM, MH, C.Med, CPM, FISQua, Direktur Primaya Hospital Kelapa Gading; dr. Fajar Firsyada, Sp.B, Subsp.BD(K), Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Digestif; dr. Elsie Dyana Pretty Stephanie, Sp.KFR, Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi; Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, Sp.GK, Subsp.PK(K), Dokter Spesialis Gizi Klinik Subspesialis Penyakit Kritis; serta dr. Feliani, Sp.AK, Dokter Spesialis Akupunktur Medik, dalam seminar medis “Advancing Cancer Care: Peran HIPEC dalam Meningkatkan Survival pada Kanker dengan Keterlibatan Peritoneal” di Primaya Hospital Kelapa Gading.

Sementara itu, dr. Fajar Firsyada, Sp.B, Subsp.BD(K), Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Digestif, yang berpraktek di Primaya Hospital Kelapa Gading juga menekankan bahwa keberhasilan terapi ini sangat ditentukan oleh seleksi pasien dan ketepatan tindakan bedah. “HIPEC menjadi salah satu pendekatan penting dalam penanganan kanker dengan keterlibatan peritoneal. Dengan seleksi pasien yang tepat dan tindakan yang optimal, terapi ini dapat memberikan peluang survival yang lebih baik dibandingkan terapi konvensional,” ungkapnya.

Selama ini, keterbatasan layanan serupa di dalam negeri mendorong banyak pasien untuk mencari pengobatan ke luar negeri. Dengan hadirnya layanan ini di Primaya Hospital Kelapa Gading, pasien kini memiliki akses terhadap terapi kanker tingkat lanjut secara lebih dekat, efisien, dan terintegrasi.

Direktur Primaya Hospital Kelapa Gading, dr. Ferry Aryo, MARS, MM, MH, C.Med, CPM, FISQua menegaskan bahwa keberhasilan terapi kanker tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh sistem layanan yang terintegrasi. “HIPEC bukan hanya teknologi, tetapi bagian dari pendekatan terapi kanker yang komprehensif. Keberhasilan terapi ini sangat bergantung pada kolaborasi multidisiplin, mulai dari bedah, onkologi, anestesi, hingga rehabilitasi dan nutrisi klinis, untuk memastikan hasil terbaik bagi pasien,” tegasnya.

 Ke depan, Primaya Hospital Kelapa Gading berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan kanker berbasis keunggulan klinis dan teknologi medis terkini, sekaligus memperkuat perannya sebagai salah satu pusat rujukan kanker dengan pendekatan komprehensif dan berstandar internasional di Indonesia. Kehadiran layanan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas penanganan kanker di dalam negeri, tetapi juga memberikan keyakinan bahwa pasien Indonesia dapat memperoleh terapi terbaik tanpa harus berobat ke luar negeri.

– selesai –

 

Tentang Primaya Hospital Group

Primaya Hospital Group (PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk; IDX: PRAY) adalah jaringan rumah sakit yang mengusung standar pelayanan PRIMA – Profesional, Rapi, Ibadah, Mendengarkan, dan Asertif – dengan komitmen utama pada mutu dan keselamatan pasien. Primaya menghadirkan solusi layanan kesehatan yang aman dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk Warga Negara Asing (WNA), dengan dukungan teknologi medis terkini dan tenaga profesional berstandar tinggi. Primaya Hospital melayani pasien dengan berbagai skema pembiayaan, mulai dari asuransi swasta, perusahaan, pasien umum hingga BPJS Kesehatan, untuk memastikan akses layanan yang inklusif dan berkelanjutan.  Hingga kini, Primaya telah mengoperasikan 20 rumah sakit dan 10 unit usaha yang tersebar di berbagai kota strategis di Indonesia seperti Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Karawang, Bandung, Sukabumi, Semarang, Pangkal Pinang, Palangkaraya, Makassar dan Sorowako.

Primaya Hospital terus memperkuat layanan melalui pengembangan Centers of Excellence (Layanan Unggulan), yang mencakup Heart & Vascular Center, Cancer Center, Sport & Orthopedic Center, Urology & Nephrology Center, Brain Center, Diabetes Melitus & Metabolic Center dan Women & Child Center. Seluruh rumah sakit kami dilengkapi dengan fasilitas penunjang modern, seperti IGD 24 jam, radiologi, laboratorium, farmasi, ruang poliklinik yang nyaman, ruang laktasi, ATM center, musholla, akses WiFi, area edukasi pasien, kantin keluarga pasien, serta area parkir yang luas, untuk menghadirkan pengalaman layanan kesehatan yang aman, nyaman, dan bermakna.

Untuk semakin memudahkan pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, Primaya Hospital Group menyediakan layanan Online Booking yang dapat di akses pada https://primayahospital.com/buat-janji/, chatbot di nomor Whatsapp 082288889702 atau unduh aplikasi Primaya di Appstore ataupun Google Play Store. Pada platform digital tersebut pasien juga dapat melihat jadwal dokter yang dibutuhkan. Dan untuk layanan cepat dan mudah diakses kapanpun dimanapun dapat menghubungi Primaya contact center di nomor 1 500 007.

Share to :

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below