Didukung digitalisasi dan fasilitas modern, langkah ini menjawab meningkatnya kebutuhan kualitas dan akses layanan kesehatan masyarakat Bandung
Keterangan foto (dari kiri ke kanan): dr. Paul Shen, Sp.BTKV (perwakilan Yayasan Kemanusiaan Bandung), dr. Susan Melinda, Sp.OG (CEO Melinda Group), Dra. Hj. Popong Otje Djundjunan (perwakilan Yayasan Kemanusiaan Bandung), H. Muhammad Farhan, S.E. (Wali Kota Bandung), Leona A. Karnali, CFA, FRM (CEO Primaya Hospital Group), dan Arfan Awaluddin (Executive Committee Primaya Hospital Group), saat melakukan pemotongan pita sebagai simbol peresmian Primaya Rajawali Hospital.
Bandung, 15 April 2026 – Primaya Hospital Group resmi membuka Primaya Rajawali Hospital, menandai transformasi dari RS Rajawali menjadi fasilitas layanan kesehatan terintegrasi berbasis Center of Excellence (layanan unggulan) di Bandung. Pendekatan ini memungkinkan penanganan pasien secara multidisiplin dengan standar klinis yang lebih terukur. Rumah sakit ini memiliki berbagai layanan unggulan, antara lain Oncology Center, Mother & Child Center dan Trauma Center, dan akan mengembangkan Heart & Vascular Center, Brain & Neuro Center, hingga Urology & Nephrology Center.
Transformasi Primaya Rajawali Hospital menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di Bandung, khususnya pada penanganan penyakit tidak menular seperti kanker dan jantung yang terus menunjukkan tren peningkatan seiring perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan.
Berdasarkan data program inovasi kesehatan dan surveilans lokal, Provinsi Jawa Barat mencatat jumlah kasus kanker terbesar di Indonesia, mencapai 156.977 kasus. Di sisi lain, data Kementerian Kesehatan RI tahun 2025 menunjukkan prevalensi penyakit jantung di Jawa Barat berada pada peringkat ke-4 tertinggi secara nasional.
Menjawab kebutuhan tersebut, Primaya Rajawali Hospital menghadirkan layanan unggulan melalui Oncology Center serta Heart & Vascular Center, dengan terapi seperti imunoterapi dan kemoterapi untuk penanganan kanker, serta layanan diagnostik dan penanganan penyakit jantung
Keterangan foto: Muhammad Farhan, S.E, Wali Kota Bandung memberikan sambutan di acara Grand Opening Primaya Rajawali Hospital
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, S.E yang turut hadir dalam Grand Opening Primaya Rajawali Hospital menyampaikan bahwa indeks kepuasan pasien terhadap layanan kesehatan di Kota Bandung saat ini telah mencapai 85 persen. “Kami berharap kehadiran Primaya Rajawali Hospital dapat membantu meningkatkan capaian tersebut. Kehadiran fasilitas kesehatan dengan layanan terintegrasi dan berbasis teknologi seperti ini diharapkan dapat memperluas akses layanan yang cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat Bandung,” ujarnya.
Mengusung tema “Commitment to Excellence, Compassion in Care”, Primaya Rajawali Hospital menekankan keseimbangan antara keunggulan klinis dan pendekatan empati dalam pelayanan. Hal ini diwujudkan melalui penguatan sistem, teknologi, serta standar operasional yang berorientasi pada patient-centered care.
Keterangan foto: Leona A. Karnali, CFA, FRM, CEO Primaya Hospital Group saat memberikan sambutan di acara Grand Opening Primaya Rajawali Hospital
CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, CFA, FRM menegaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas dan inklusif di Jawa Barat khususnya Bandung. “Kami tidak hanya mengubah nama, tetapi mengembangkan rumah sakit berbasis layanan unggulan dengan peningkatan menyeluruh pada sistem layanan, teknologi, dan standar klinis, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Dari sisi fasilitas, Primaya Rajawali Hospital memiliki 20 poliklinik, kapasitas 102 tempat tidur, termasuk layanan intensif seperti ICU, NICU, PICU, dan HCU, serta didukung oleh 36 dokter spesialis dan subspesialis. Rumah sakit ini juga dilengkapi teknologi medis modern seperti endoskopi, untuk mendukung diagnosis dan tindakan yang lebih presisi, termasuk pengembangan layanan bedah minimal invasif dan diagnostik lanjutan.
Direktur Primaya Rajawali Hospital, dr. Budiyanto, MARS menjelaskan bahwa transformasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup sistem layanan hingga pengalaman pasien. “Kami mengimplementasikan digitalisasi melalui Electronic Medical Record, standardisasi clinical pathway berbasis evidence, serta penguatan budaya patient-centered care. Selain itu, kami juga menghadirkan Primaya App dan sistem rujukan internal antar jaringan, sehingga pasien dapat memperoleh second opinion tanpa perlu berpindah fasilitas,” jelasnya.
Selama masa pembukaan, Primaya Rajawali Hospital menghadirkan berbagai penawaran menarik, termasuk potongan 50% untuk konsultasi dokter spesialis serta paket skrining kesehatan seharga Rp 299.000 hingga 30 Juni 2026. Paket ini mencakup skrining kanker (pemeriksaan darah lengkap, urine, rontgen thorax + USG mammae gratis) serta skrining jantung (pemeriksaan darah lengkap, urine, rontgen thorax + EKG gratis).
“Primaya Rajawali Hospital juga berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, dengan menjalin kerja sama bersama berbagai mitra penjaminan, mulai dari perusahaan, asuransi, BPJS Kesehatan, hingga BPJS Ketenagakerjaan. Harapan kami, kehadiran Primaya Rajawali Hospital merupakan solusi dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,” tutup Leona A. Karnali.
– selesai –
Tentang Primaya Hospital Group
Primaya Hospital Group (PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk; IDX: PRAY) adalah jaringan rumah sakit yang mengusung standar pelayanan PRIMA – Profesional, Rapi, Ibadah, Mendengarkan, dan Asertif – dengan komitmen utama pada mutu dan keselamatan pasien. Primaya menghadirkan solusi layanan kesehatan yang aman dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk Warga Negara Asing (WNA), dengan dukungan teknologi medis terkini dan tenaga profesional berstandar tinggi. Primaya Hospital melayani pasien dengan berbagai skema pembiayaan, mulai dari asuransi swasta, perusahaan, pasien umum hingga BPJS Kesehatan, untuk memastikan akses layanan yang inklusif dan berkelanjutan. Hingga kini, Primaya telah mengoperasikan 20 rumah sakit dan 10 unit usaha yang tersebar di berbagai kota strategis di Indonesia seperti Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Karawang, Bandung, Sukabumi, Semarang, Pangkal Pinang, Palangkaraya, Makassar dan Sorowako.
Primaya Hospital terus memperkuat layanan melalui pengembangan Centers of Excellence (Layanan Unggulan), yang mencakup Heart & Vascular Center, Cancer / Oncology Center, Sport & Orthopedic Center, Urology & Nephrology Center, Brain Center, Diabetes Melitus & Metabolic Center dan Women & Child Center. Seluruh rumah sakit kami dilengkapi dengan fasilitas penunjang modern, seperti IGD 24 jam, radiologi, laboratorium, farmasi, ruang poliklinik yang nyaman, ruang laktasi, ATM center, musholla, akses WiFi, area edukasi pasien, kantin keluarga pasien, serta area parkir yang luas, untuk menghadirkan pengalaman layanan kesehatan yang aman, nyaman, dan bermakna.
Untuk semakin memudahkan pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, Primaya Hospital Group menyediakan layanan Online Booking yang dapat di akses pada https://primayahospital.com/buat-janji/, chatbot di nomor Whatsapp 082288889702 atau unduh aplikasi Primaya di Appstore ataupun Google Play Store. Pada platform digital tersebut pasien juga dapat melihat jadwal dokter yang dibutuhkan. Dan untuk layanan cepat dan mudah diakses kapanpun dimanapun dapat menghubungi Primaya contact center di nomor 1 500 007.
Share to :Copyright ©2026 - Primaya Hospital. All right reserved