• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil?  Bisa Jadi Pembesaran Prostat 

Gangguan prostat kerap dianggap bagian normal dari penuaan, padahal dapat mengganggu kualitas tidur, produktivitas, hingga hubungan pasangan

Prostat

Jakarta, 18 Juni 2026 Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda pembesaran prostat jinak atau Benign Prostatic Hyperplasia (BPH), gangguan yang dialami sekitar 50% pria berusia di atas 50 tahun dan meningkat hingga 80–90% pada usia 80 tahun ke atas. 

Karena gejalanya berkembang perlahan, banyak pria menunda pemeriksaan hingga kualitas tidur dan aktivitas sehari-hari terganggu. Tak jarang, pasien baru datang ketika sudah mengalami komplikasi seperti infeksi saluran kemih, batu kandung kemih, hingga gangguan fungsi ginjal. 

Menurut dr. Elita Wibisono, Sp.U, Dokter Spesialis Urologi yang berpraktik di Primaya Hospital Kelapa Gading, pembesaran prostat merupakan salah satu masalah kesehatan pria yang paling sering ditemukan, tetapi masih kerap dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan.

“Banyak pasien menganggap pancaran urine yang melemah atau sering terbangun malam hari untuk buang air kecil sebagai hal yang wajar karena faktor usia. Akibatnya, mereka baru datang ke dokter ketika sudah mengalami komplikasi, bahkan hingga tidak bisa buang air kecil sama sekali,” jelas dr. Elita.

dr. Elita Wibisono, SpU

Keterangan foto: dr. Elita Wibisono, Sp.U, Dokter Spesialis Urologi yang berpraktik di Primaya Hospital Kelapa Gading

Pembesaran prostat terjadi ketika kelenjar prostat membesar dan menekan saluran kemih. Akibatnya, pria dapat mengalami pancaran urine melemah, rasa tidak tuntas saat berkemih, hingga urine menetes di akhir buang air kecil yang sering kali dianggap sepele. 

Secara medis, kondisi sering terbangun di malam hari untuk berkemih dikenal sebagai nokturia. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berdampak pada kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan. “Bayangkan jika seseorang harus bangun tiga hingga lima kali setiap malam untuk ke toilet. Kualitas tidurnya akan terganggu, tubuh menjadi mudah lelah, konsentrasi menurun, dan produktivitas sehari-hari ikut terdampak,” ujarnya. 

Lebih jauh, dr. Elita menekankan bahwa dampak pembesaran prostat tidak berhenti pada gangguan fisik. Kondisi ini juga dapat memengaruhi kualitas hidup dan hubungan pasangan. Gangguan tidur kronis akibat sering buang air kecil pada malam hari tidak hanya dirasakan pasien, tetapi juga pasangan yang tidur di sampingnya. Selain itu, rasa frustasi akibat gangguan berkemih dapat mempengaruhi suasana hati, menurunkan rasa percaya diri, sehingga berdampak pada kedekatan dengan pasangan. 

“Kesehatan prostat erat kaitannya dengan kualitas hidup dan kebahagiaan pasangan. Ketika gejala terus mengganggu aktivitas sehari-hari, rasa percaya diri pria dapat menurun dan berdampak pada hubungan interpersonal maupun kehidupan seksual,” kata dr. Elita. 

Meski faktor usia tidak dapat dihindari, perkembangan penyakit dapat diperlambat melalui gaya hidup sehat. “Aktif bergerak, menjaga berat badan ideal, memperbanyak konsumsi sayuran hijau dan tomat yang kaya likopen, serta membatasi konsumsi daging merah olahan dapat membantu menjaga kesehatan prostat dalam jangka panjang,” jelasnya.

Kabar baiknya, penanganan prostat kini semakin nyaman melalui prosedur minimal invasif seperti TURP dan Rezum yang dilakukan tanpa sayatan pada perut dengan masa pemulihan lebih cepat. 

Seseorang disarankan segera berkonsultasi apabila mulai mengalami perubahan pada pancaran urine, merasa tidak tuntas saat buang air kecil, terbangun lebih dari dua kali setiap malam untuk berkemih, atau muncul nyeri maupun darah saat buang air kecil.

paket prostat sehat

Keterangan foto: Paket skrining saluran kemih dan prostat yang dihadirkan Primaya Hospital guna membantu deteksi dini gangguan kesehatan ginjal dan saluran kemih.

 

“Jangan menunggu hingga tidak bisa buang air kecil atau muncul komplikasi pada ginjal. Gangguan prostat bukan bagian yang harus diterima begitu saja saat menua. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, pria tetap dapat menjaga kualitas hidup, produktivitas, dan keharmonisan bersama pasangan. Karena pada akhirnya, prostat yang sehat membantu menjaga hubungan tetap hangat,” tutup dr. Elita.

 

– selesai – 

 

Tentang Primaya Hospital Group 

Primaya Hospital Group (PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk; IDX: PRAY) adalah jaringan rumah sakit yang mengusung standar pelayanan PRIMA – Profesional, Rapi, Ibadah, Mendengarkan, dan Asertif – dengan komitmen utama pada mutu dan keselamatan pasien. Primaya menghadirkan solusi layanan kesehatan yang aman dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk Warga Negara Asing (WNA), dengan dukungan teknologi medis terkini dan tenaga profesional berstandar tinggi. Primaya Hospital melayani pasien dengan berbagai skema pembiayaan, mulai dari asuransi swasta, perusahaan, pasien umum hingga BPJS Kesehatan, untuk memastikan akses layanan yang inklusif dan berkelanjutan. Hingga kini, Primaya telah mengoperasikan 20 rumah sakit dan 10 unit usaha yang tersebar di berbagai kota strategis di Indonesia seperti Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Karawang, Bandung, Sukabumi, Semarang, Pangkal Pinang, Palangkaraya, Makassar dan Sorowako. 

Primaya Hospital terus memperkuat layanan melalui pengembangan Centers of Excellence (Layanan Unggulan), yang mencakup Heart & Vascular Center, Cancer Center, Sport Clinic & Orthopedic Center, Urology & Nephrology Center, Brain & Neuro Center, Diabetes Melitus & Metabolic Center, Women & Child Center serta Gastroentero Hepatology Center. Seluruh rumah sakit kami dilengkapi dengan fasilitas penunjang modern, seperti IGD 24 jam, radiologi, laboratorium, farmasi, ruang poliklinik, ruang laktasi, ATM center, musholla, akses WiFi, area edukasi pasien, kantin keluarga pasien, serta area parkir yang luas, untuk menghadirkan pengalaman layanan kesehatan yang aman, nyaman, berlandaskan kepedulian.

Primaya Hospital juga telah dipercaya oleh lebih dari 50 perusahaan asuransi dan menjadi jaringan Preferred Hospital bagi berbagai perusahaan asuransi terkemuka, seperti Prudential, Allianz, AIA, Manulife, MSIG, BCA Life, Panin Dai-ichi Life, hingga Yakes Pertamina. 

Untuk semakin memudahkan pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, Primaya Hospital Group menyediakan layanan Online Booking yang dapat di akses pada https://primayahospital.com/buat-janji/, Sasya (AI Chatbot) berbasis website, chatbot Whatsapp 082288889702 atau unduh aplikasi Primaya di Appstore ataupun Google Play Store. Pada platform digital tersebut pasien juga dapat melihat jadwal dokter yang dibutuhkan. Dan untuk layanan cepat dan mudah diakses kapanpun dimanapun dapat menghubungi Primaya contact center di nomor 1 500 007.

Share to :

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below