• Contact Center
  • Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot
  • Chatbot

Terobosan Baru Bedah Saraf Indonesia, Primaya Hospital Bekasi Timur Lakukan Sacral Neuromodulation Pertama di Indonesia

Teknologi ini membuka harapan baru bagi pasien gangguan saraf berkemih dan mendapat pengakuan dari PINS Medical

Keterangan foto (dari kiri ke kanan): dr. Muhamad Aulia Rahman, Sp.BS-FTB, FINSS, Dokter Spesialis Bedah Saraf Konsultan Tulang Belakang Primaya Hospital Bekasi Timur; Dr. dr. Meizar Rizaldi, M.Ked.Klin., MM., MBA., FISQua, Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur, menerima penghargaan simbolis dari dr. Aditya Pratama, M.M., perwakilan PINS Medical, sebagai bentuk apresiasi atas inovasi layanan Sacral Neuromodulation (SNM) dalam acara Doctor’s Honor di Primaya Hospital Bekasi Timur.

Bekasi, 17 Juli 2026 – Selama bertahun-tahun, pasien Indonesia dengan gangguan berkemih akibat kerusakan saraf memiliki pilihan terapi yang terbatas. Sebagian bahkan harus mencari pengobatan ke luar negeri karena Sacral Neuromodulation (SNM) belum tersedia di Indonesia.

Kini, harapan baru hadir. Pada Februari 2026, Tim Dokter Spesialis Bedah Saraf Primaya Hospital Bekasi Timur berhasil melakukan tindakan Sacral Neuromodulation (SNM) pertama di Indonesia. Pencapaian ini membuka akses masyarakat terhadap teknologi neuromodulasi berstandar internasional sekaligus menjadi tonggak baru dalam perkembangan layanan bedah saraf di Indonesia. Tindakan tersebut dipimpin oleh dr. Muhamad Aulia Rahman, Sp.BS-FTB, FINSS bersama tim di Primaya Hospital Bekasi Timur.

Atas pencapaian tersebut, PINS Medical, perusahaan teknologi neuromodulasi asal Beijing, Tiongkok, memberikan penghargaan kepada Tim Dokter Spesialis Bedah Saraf Primaya Hospital Bekasi Timur.

SNM merupakan terapi yang memberikan stimulasi pada saraf sakral untuk membantu mengembalikan fungsi kandung kemih, usus, dan organ panggul yang mengalami gangguan akibat kerusakan saraf. Berbeda dengan terapi konvensional yang hanya menangani gejala, SNM bekerja langsung pada sumber gangguan, yaitu sistem saraf.

dr. Muhamad Aulia Rahman, Sp.BS-FTB, FINS menjelaskan bahwa banyak pasien belum menyadari gangguan yang dialaminya berasal dari kerusakan saraf sehingga sering dianggap sebagai masalah berkemih biasa. “Sering kali kita hanya berusaha mengganti lampunya, padahal sumber masalahnya adalah aliran listrik yang tidak tersambung. Begitu pula pada pasien ini. Masalah utamanya bukan berada pada kandung kemih, melainkan pada saraf yang mengendalikan fungsi tersebut. Melalui Sacral Neuromodulation, kami memberikan stimulasi langsung pada saraf sehingga fungsi organ dapat kembali bekerja lebih optimal,” ujarnya.

teknologi Neuromodulation

Keterangan foto: Ilustrasi teknologi Neuromodulation yang digunakan dalam sesi edukasi pada acara Doctor’s Honor di Primaya Hospital Bekasi Timur untuk menjelaskan peran setiap titik stimulasi saraf dalam terapi neuromodulasi.

Menurut dr. Aulia, tindakan minimal invasif ini hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit hingga satu jam. Lebih dari sekadar keberhasilan tindakan medis, tujuan utama SNM adalah mengembalikan kualitas hidup pasien.”Sebelum teknologi ini tersedia, pasien Indonesia umumnya harus mencari pengobatan ke luar negeri. Kami berharap kehadiran SNM menjadi awal berkembangnya layanan neuromodulasi di Indonesia sehingga semakin banyak pasien dapat memperoleh terapi yang sama tanpa harus meninggalkan negaranya,” tambahnya.

Keberhasilan tindakan pertama ini menjadi bukti penguatan layanan Brain & Neuro, salah satu Center of Excellence Primaya Hospital yang terus menghadirkan inovasi dalam penanganan penyakit otak dan saraf.

Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur, Dr. dr. Meizar Rizaldi, M.Ked.Klin., MM., MBA., FISQua, mengatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen Primaya Hospital dalam menghadirkan layanan medis berstandar internasional yang dapat diakses masyarakat Indonesia.

“Keberhasilan melakukan tindakan SNM pertama di Indonesia menjadi bukti nyata pengembangan layanan Brain & Neuro sebagai salah satu Center of Excellence Primaya Hospital. Kami ingin memastikan masyarakat Indonesia memiliki akses terhadap teknologi medis terkini tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri. Ke depan, kami akan terus menghadirkan inovasi yang didukung tenaga medis kompeten dan standar pelayanan terbaik agar semakin banyak pasien memperoleh kualitas hidup yang lebih baik,” ungkap dr. Meizar.

Sacral Neuromodulation

Keterangan foto: Ibu Ratna Ira Andriyanti (40) membagikan pengalamannya setelah menjalani tindakan Sacral Neuromodulation (SNM) di Primaya Hospital Bekasi Timur.

Salah satu pasien pertama yang menjalani tindakan SNM, Ratna Ira Andriyanti (40), mengalami gangguan berkemih setelah kecelakaan dan telah menjalani berbagai pengobatan tanpa hasil karena penyebab utamanya adalah gangguan saraf.

“Sebelumnya saya selalu khawatir saat beraktivitas karena sulit menahan buang air kecil. Setelah menjalani tindakan SNM, kondisi saya jauh lebih baik. Kini saya bisa kembali beraktivitas dengan lebih percaya diri dan merasa mendapatkan kembali kualitas hidup saya. Saya sangat terharu dan bersyukur,” tutur Ratna.

 Melalui inovasi ini, Primaya Hospital berharap semakin banyak pasien dengan gangguan saraf berkemih dapat memperoleh terapi yang sebelumnya hanya tersedia di luar negeri.

 – selesai –

 

Tentang Primaya Hospital Group

Primaya Hospital Group (PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk; IDX: PRAY) adalah jaringan rumah sakit yang mengusung standar pelayanan PRIMA – Profesional, Rapi, Ibadah, Mendengarkan, dan Asertif – dengan komitmen utama pada mutu dan keselamatan pasien. Primaya menghadirkan solusi layanan kesehatan yang aman dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk Warga Negara Asing (WNA), dengan dukungan teknologi medis terkini dan tenaga profesional berstandar tinggi. Primaya Hospital melayani pasien dengan berbagai skema pembiayaan, mulai dari asuransi swasta, perusahaan, pasien umum hingga BPJS Kesehatan, untuk memastikan akses layanan yang inklusif dan berkelanjutan. Hingga kini, Primaya telah mengoperasikan 20 rumah sakit dan 10 unit usaha yang tersebar di berbagai kota strategis di Indonesia seperti Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Karawang, Bandung, Sukabumi, Semarang, Pangkal Pinang, Palangkaraya, Makassar dan Sorowako.

Primaya Hospital terus memperkuat layanan melalui pengembangan Centers of Excellence (Layanan Unggulan), yang mencakup Heart & Vascular Center, Cancer Center, Sport Clinic & Orthopedic Center, Urology & Nephrology Center, Brain & Neuro Center, Diabetes Melitus & Metabolic Center, Women & Child Center serta Gastroentero Hepatology Center. Seluruh rumah sakit kami dilengkapi dengan fasilitas penunjang modern, seperti IGD 24 jam, radiologi, laboratorium, farmasi, ruang poliklinik, ruang laktasi, ATM center, musholla, akses WiFi, area edukasi pasien, kantin keluarga pasien, serta area parkir yang luas, untuk menghadirkan pengalaman layanan kesehatan yang aman, nyaman, berlandaskan kepedulian.

Primaya Hospital juga telah dipercaya oleh lebih dari 50 perusahaan asuransi dan menjadi jaringan Preferred Hospital bagi berbagai perusahaan asuransi terkemuka, seperti Prudential, Allianz, AIA, Manulife, MSIG, BCA Life, Panin Dai-ichi Life, hingga Yakes Pertamina.

Untuk semakin memudahkan pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, Primaya Hospital Group menyediakan layanan Online Booking yang dapat di akses pada https://primayahospital.com/buat-janji/, Sasya (AI Chatbot) berbasis website, chatbot Whatsapp 082288889702 atau unduh aplikasi Primaya di Appstore ataupun Google Play Store. Pada platform digital tersebut pasien juga dapat melihat jadwal dokter yang dibutuhkan. Dan untuk layanan cepat dan mudah diakses kapanpun dimanapun dapat menghubungi Primaya contact center di nomor 1 500 007.

Share to :

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below