Cara memutihkan gigi menjadi salah satu topik yang banyak dicari karena warna gigi memengaruhi penampilan dan rasa percaya diri. Gigi yang tampak cerah juga mencerminkan kebersihan rongga mulut jika dirawat dengan benar. Namun, tidak semua metode teeth whitening aman untuk dilakukan setiap hari.
10 Cara Memutihkan GigiÂ
Perubahan warna gigi dapat terjadi akibat usia, kebiasaan merokok, konsumsi kopi, teh, atau minuman berpigmen tinggi. Penumpukan plak dan karang gigi juga membuat permukaan gigi terlihat kusam. WHO menyebut penyakit gigi dan mulut memengaruhi sekitar 3,5 miliar orang di dunia sehingga perawatan gigi menjadi bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh.
Mengapa Gigi Bisa Berubah Menjadi Kuning?
Warna alami gigi sebenarnya bukan putih seperti kertas. Lapisan dentin di bawah enamel memang memiliki warna kekuningan sehingga masih tergolong normal. Seiring bertambahnya usia, enamel dapat menipis sehingga warna dentin semakin terlihat.
Selain faktor usia, kebiasaan sehari-hari juga berperan besar. Minuman berkafein, makanan berwarna pekat, rokok, hingga kebersihan mulut yang kurang baik dapat mempercepat munculnya noda pada permukaan gigi. Kondisi tersebut dikenal sebagai extrinsic stain.
Beberapa penyebab gigi menguning yang perlu dihindari antara lain:
- Konsumsi kopi dan teh secara berlebihan.
- Kebiasaan merokok atau mengunyah tembakau.
- Jarang menyikat gigi dan menggunakan dental floss.
- Konsumsi makanan tinggi gula tanpa menjaga kebersihan mulut.
- Penumpukan plak dan karang gigi.
- Bertambahnya usia yang menyebabkan enamel menipis.
- Menjaga Kebersihan Mulut
Menjaga kebersihan rongga mulut merupakan langkah paling dasar dalam cara memutihkan gigi secara alami. Menyikat gigi dua kali sehari membantu mengangkat plak dan noda yang menempel pada enamel. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Jangan lupa membersihkan sela-sela gigi menggunakan dental floss. Cara ini mampu mengurangi sisa makanan yang tidak terjangkau bulu sikat. Kebiasaan sederhana tersebut membantu mempertahankan warna alami gigi lebih lama.
- Menggunakan Siwak
Menilik dari Kemenkes Ditjen Keslan, salah satu cara memutihkan gigi yakni memakai siwak. Siwak telah digunakan selama ribuan tahun sebagai alat pembersih gigi. Batang siwak mengandung silika, fluoride, sodium bikarbonat, alkaloid, dan beberapa mineral yang membantu menjaga kebersihan rongga mulut. Penggunaan yang benar juga dapat membantu mengurangi plak pada permukaan gigi.
Cara memakai siwak cukup mudah. Kupas ujung batang hingga membentuk serat halus lalu rendam beberapa saat sebelum digunakan. Gosokkan secara perlahan pada seluruh permukaan gigi agar tidak melukai gusi.
Meski demikian, penggunaan siwak tetap harus dilakukan dengan teknik yang benar. Menggosok terlalu keras dapat meningkatkan risiko iritasi gusi. Karena itu, siwak sebaiknya menjadi pelengkap, bukan pengganti kebiasaan menyikat gigi menggunakan pasta gigi ber-fluoride.
- Memutihkan Gigi dengan Baking Soda Secara Aman
Cara memutihkan gigi berikutnya ialah memanfaatkan baking soda. Baking soda sering digunakan sebagai bahan alami untuk membantu mengurangi noda pada permukaan gigi. Sifat abrasifnya mampu mengangkat surface stain jika digunakan secara tepat. Penelitian dalam The Journal of the American Dental Association menunjukkan pasta gigi yang mengandung baking soda lebih efektif mengurangi noda ekstrinsik dibandingkan pasta gigi biasa.
Walaupun begitu, baking soda murni tidak boleh digunakan terlalu sering. Penggunaan berlebihan dapat mengikis enamel sehingga gigi menjadi sensitif. Pilihan yang lebih aman ialah memakai pasta gigi yang memang diformulasikan mengandung baking soda.
Campurkan baking soda dengan sedikit air jika ingin menggunakannya secara mandiri. Gosok perlahan tidak lebih dari satu menit lalu bilas hingga bersih. Batasi penggunaan maksimal dua kali dalam seminggu agar enamel tetap terlindungi.
- Memutihkan Gigi dengan Minyak Kelapa
Cara memutihkan gigi dengan metode oil pulling menggunakan minyak kelapa dapat membantu menjaga kebersihan rongga mulut. Kandungan asam laurat berperan mengurangi bakteri penyebab plak dan bau mulut sehingga gigi tampak lebih bersih.
Gunakan 1 sendok makan minyak kelapa murni untuk berkumur selama 10–15 menit, lalu buang dan lanjutkan menyikat gigi dengan pasta gigi ber-fluoride. Meski lebih efektif mengurangi plak daripada memutihkan warna intrinsik gigi, metode ini tetap mendukung cara membuat gigi kuning kembali putih jika dilakukan secara rutin.
- Konsumsi Buah yang Tepat
Buah seperti nanas, pepaya, dan apel dapat membantu menjaga kebersihan permukaan gigi secara alami. Nanas mengandung enzim bromelain, pepaya memiliki papain, sedangkan apel merangsang produksi air liur untuk membantu membersihkan sisa makanan.
Stroberi mengandung asam malat, tetapi sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat, bukan digosokkan langsung ke gigi. Buah dan sayuran kaya air juga membantu meningkatkan produksi air liur sehingga mendukung cara memutihkan gigi secara alami tanpa merusak enamel.
- Mengurangi Kopi, Teh, dan Rokok
Kurangi konsumsi kopi, teh hitam, dan minuman bersoda karena pigmennya mudah menempel pada enamel sehingga gigi lebih cepat menguning. Kebiasaan merokok juga meninggalkan noda akibat kandungan tar dan nikotin serta meningkatkan risiko penyakit gusi dan kanker mulut.
Biasakan minum air putih setelah mengonsumsi makanan atau minuman berwarna untuk membantu membilas sisa pigmen pada permukaan gigi. Kebiasaan sederhana ini mendukung cara memutihkan gigi secara aman sekaligus menjaga kesehatan gigi.
- Scaling
Banyak orang mengira scaling dapat mengubah warna asli gigi. Faktanya, tindakan ini hanya membersihkan plak dan karang gigi yang menutupi permukaan enamel. Setelah karang gigi hilang, warna alami gigi akan terlihat lebih bersih dan cerah.
Karang gigi yang dibiarkan terlalu lama dapat memicu radang gusi dan bau mulut. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin setiap enam bulan sekali sangat dianjurkan. Dokter gigi akan menentukan apakah kondisi gigi memerlukan scaling atau perawatan lainnya.
Prosedur ini tidak menipiskan enamel jika dilakukan sesuai indikasi. Justru, kebersihan gigi yang terjaga akan membantu mempertahankan hasil perawatan dalam jangka panjang. Hal tersebut membuat cara memutihkan gigi menjadi lebih efektif.
- Menggunakan Pasta Gigi Pemutih
Pasta gigi pemutih membantu mengangkat noda pada permukaan gigi dengan bahan abrasif ringan, seperti silika. Menurut American Dental Association, produk whitening toothpaste yang memenuhi standar keamanan dapat membantu mengurangi noda ekstrinsik, meski hasilnya tidak secepat prosedur bleaching.
Pilih pasta gigi yang mengandung fluoride untuk membantu melindungi enamel. Hindari penggunaan bahan abrasif kasar, seperti garam kering atau arang yang belum teruji, agar cara untuk memutihkan gigi tetap aman untuk kesehatan gigi jangka panjang.
- Bleaching Profesional
Perawatan bleaching di dokter gigi menjadi pilihan bagi seseorang yang menginginkan hasil lebih cepat. Cara memutihkan gigi ini menggunakan hidrogen peroksida atau karbamid peroksida dengan konsentrasi tertentu. Seluruh proses dilakukan di bawah pengawasan tenaga profesional.
Dokter gigi akan melindungi jaringan gusi sebelum bahan pemutih diaplikasikan. Langkah tersebut membantu meminimalkan risiko iritasi selama prosedur berlangsung. Hasil yang diperoleh umumnya lebih merata dibandingkan metode rumahan.
Perawatan profesional juga diawali dengan pemeriksaan kondisi gigi. Jika terdapat gigi berlubang atau penyakit gusi, dokter biasanya akan menyarankan perawatan terlebih dahulu. Pendekatan tersebut membuat hasil pemutihan menjadi lebih aman dan bertahan lebih lama.
- Pemeriksaan Rutin
Pemeriksaan gigi secara rutin membantu mendeteksi masalah sejak dini sekaligus mengetahui penyebab perubahan warna gigi. Terapkan pola makan seimbang dengan memperbanyak makanan tinggi kalsium, membatasi konsumsi gula, dan memenuhi kebutuhan air putih agar enamel tetap sehat.
Perawatan alami maupun medis akan memberikan hasil lebih optimal jika dilakukan secara konsisten. Hindari penggunaan bahan yang terlalu abrasif atau terlalu asam tanpa rekomendasi tenaga kesehatan agar cara memutihkan gigi tetap aman sekaligus menjaga kesehatan enamel dalam jangka panjang.
Penutup
Memiliki gigi yang lebih cerah tidak selalu harus menggunakan prosedur yang mahal. Menjaga kebersihan mulut, mengurangi kebiasaan yang menyebabkan noda, memilih metode yang telah terbukti secara ilmiah, serta melakukan pemeriksaan rutin merupakan langkah terbaik untuk mempertahankan senyum yang sehat.
Terapkan cara memutihkan gigi secara bijak sesuai kondisi gigi agar hasil yang diperoleh lebih optimal dan kesehatan rongga mulut tetap terjaga. Lakukan perawatan secara rutin dan periksa kesehatan gigi setiap 6 bulan. Konsultasikan dengan dokter gigi di Primaya Hospital untuk memperoleh penanganan yang tepat.
Ditinjau oleh:
Dokter Gigi
Primaya Hospital Bekasi Utara
Referensi:
- World Health Organization. (2025). Oral health. https://www.who.int/health-topics/oral-health. Diakses 23 Juli 2026.
- Tips Alami Dapatkan Gigi Putih Alami. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/616/tips-alami-dapatkan-gigi-putih-alami. Diakses 23 Juli 2026.
- Li, Y. (2017). Stain Removal and Whitening by Baking Soda Dentifrice: A Review of the Literature. The Journal of the American Dental Association, 148(11 Suppl), S20–S26. https://doi.org/10.1016/j.adaj.2017.09.006. Diakses 23 Juli 2026.
- Hara, A. T., & Turssi, C. P. (2017). Baking Soda as an Abrasive in Toothpastes: Mechanism of Action and Safety and Effectiveness Considerations. The Journal of the American Dental Association, 148(11 Suppl), S27–S33. https://doi.org/10.1016/j.adaj.2017.09.007. Diakses 23 Juli 2026.
- American Dental Association. (2024). Tooth Whitening. https://www.ada.org/resources/ada-library/oral-health-topics/whitening. Diakses 23 Juli 2026.
- Joiner, A. (2006). The bleaching of teeth: A review of the literature. Journal of Dentistry, 34(7), 412–419. https://doi.org/10.1016/j.jdent.2006.02.002. Diakses 23 Juli 2026.
- Teeth whitening. https://www.nhs.uk/tests-and-treatments/teeth-whitening/. Diakses 23 Juli 2026.
- Tooth Whitening. https://www.nzda.org.nz/public/your-oral-health/tooth-whitening. Diakses 23 Juli 2026.
- Tooth Whitening: What We Now Know. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4058574/. Diakses 23 Juli 2026.


