Demi menjaga kesehatan, penting untuk menerapkan 6 langkah cuci tangan yang tepat menggunakan sabun. Langkah-langkah tersebut mampu memastikan tangan terbebas dari kuman, bakteri, maupun virus penyebab penyakit. Semua orang harus bisa menerapkan cara mencuci tangan ini, baik anak-anak, pekerja, orang tua, maupun pengolah makanan. Pastikan juga untuk menerapkannya di berbagai lokasi krusial seperti di sekolah, rumah sakit, dapur, hingga fasilitas umum.
Mengenal Manfaat Penting Cuci Tangan
Menjaga kebersihan tangan menjadi langkah sederhana yang sangat penting untuk mengurangi risiko penularan berbagai penyakit. Tangan sering menyentuh permukaan yang terpapar bakteri, virus, maupun parasit, kemudian tanpa sadar menyentuh mata, hidung, atau mulut sehingga kuman mudah masuk ke dalam tubuh.
Kementerian Kesehatan RI dan WHO terus mendorong kebiasaan mencuci tangan pakai sabun (CTPS). Proses mencuci tangan selama sekitar 40–60 detik terbukti membantu menurunkan risiko diare, ISPA, serta penyebaran berbagai infeksi lainnya.
Selain menerapkan teknik yang benar, pilih sabun cair, sabun batang, atau cairan antiseptik yang mampu membersihkan kuman secara optimal. Membersihkan tangan pada waktu yang tepat, seperti sebelum makan dan setelah dari toilet, juga membantu memberikan perlindungan kesehatan yang lebih maksimal.
Mencuci tangan menggunakan sabun merupakan kebiasaan sederhana yang memiliki dampak besar untuk kesehatan. Berikut beberapa alasan pentingnya rutin melakukan cuci tangan menggunakan sabun:
- Membunuh Kuman, Virus, dan Bakteri Penyebab Penyakit
Kedua tangan sering menjadi sarang virus, kuman, hingga bakteri yang bisa menyebabkan penyakit. Sebab kita sering menggunakan tangan untuk menyentuh berbagai benda yang permukaannya memiliki berbagai kuman, virus, jamur, dan bakteri. Saat menyentuh benda-benda tersebut, mikroorganisme berbahaya bisa berpindah dan menempel pada tangan.
6 langkah cuci tangan bisa membantu membunuh berbagai mikroorganisme berbahaya tersebut secara efektif. Sehingga nantinya tangan yang semula penuh dengan kuman, virus, dan bakteri menjadi lebih bersih. Dengan begitu pun kita juga bisa mencegah penyebaran mikroorganisme tersebut ketika menyentuh benda lainnya.
- Mencegah Penularan Penyakit
Karena mampu membunuh berbagai jenis mikroorganisme berbahaya yang menempel pada tangan, mencuci tangan pastinya juga mampu mencegah penyakit. Seperti yang kita ketahui kuman, virus, dan bakteri memang bisa menyebabkan berbagai penyakit. Contohnya menyebabkan tifus, flu, TBC, diare, pneumonia, dan lainnya.
Berbagai mikroorganisme penyebab penyakit yang menempel di tangan bisa masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan tubuh terinfeksi. Cara masuk mikroorganisme tersebut pun cukup beragam seperti karena menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang kotor. Selain itu bisa juga karena makan tanpa mencuci tangan.
Karena itu, 6 langkah cuci tangan dengan sabun antiseptik benar-benar penting dan mampu mencegah infeksi penyakit. Kebiasaan sederhana ini bisa membunuh berbagai mikroorganisme pada tangan sehingga risiko masuknya mikroorganisme tersebut pada tangan menjadi lebih kecil. Dengan begitu tubuh bisa terhindarkan dari berbagai risiko infeksi penyakit.
Langkah Mencuci Tangan yang Tepat dengan Sabun
Agar efektif untuk membersihkan kotoran, kuman, virus, dan bakteri, ada beberapa langkah mencuci tangan yang harus diterapkan. Setidaknya ada 6 langkah menurut WHO yang harus diterapkan secara berurutan untuk menjamin kebersihan tangan. Sayangnya beberapa orang mungkin belum mengetahui dengan pasti terkait langkah-langkah tersebut. Karena itu, berikut akan kita bahas langkah-langkahnya:
- Gosok Telapak Tangan
6 langkah cuci tangan pertama yaitu dengan membasahi kedua tangan menggunakan air bersih yang mengalir. Kemudian tuangkan sabun antiseptik secukupnya pada salah satu telapak tangan. Setelah itu gosokkan kedua telapak tangan dengan arah memutar hingga sabun merata pada seluruh permukaan kedua telapak tangan.
- Gosok Punggung Tangan
Langkah selanjutnya dengan menggosok kedua punggung tangan. Caranya dengan menggunakan satu tangan untuk menggosok punggung tangan lainnya sekaligus membersihkan sela-sela jari. Setelah itu ulangi langkah yang sama pada tangan satunya.
- Gosok Sela-Sela Jari
Setelah membersihkan punggung tangan 6 langkah cuci tangan selanjutnya yaitu menggosok sela-sela jari dari dalam. Caranya dengan mempertemukan kedua telapak tangan dan menyilangkan jari-jari sambil digosokkan perlahan hingga menjangkau semua sela-sela jari.
- Membersihkan Telapak Tangan dengan Jari yang Saling Mengunci
Langkah berikutnya yaitu dengan membersihkan telapak tangan dengan jari yang saling mengunci. Satukan jari tangan dengan punggung jari menempel pada telapak tangan lainnya. Kemudian gosokkan ujung jari bersamaan dengan menggosokkan punggung jari pada telapak tangan.
- Menggosok Ibu Jari
6 langkah cuci tangan selanjutnya yaitu dengan mengosok ibu jari kanan dan kiri. Caranya cukup dengan menggosok ibu jari dengan telapak tangan lainnya. Lakukan hal yang sama pada ibu jari satunya.
- Menggosok Ujung Jari
Langkah terakhir yaitu dengan menggosok ujung jari pada telapak tangan lainnya untuk memastikan kebersihan di bagian ujung jari tersebut. Lakukan hal yang sama pada ujung jari tangan lainnya.
Setelah melewati 6 langkah tersebut, saatnya membilas tangan menggunakan air bersih yang mengalir. Bilas sambil menggosok tangan perlahan untuk memastikan semua busa dan sisa sabun hilang terbawa air. Setelah bersih pastikan untuk mengeringkan kedua tangan menggunakan handuk sekali pakai atau tisu.
Jika saat hendak mencuci tangan namun tidak ada air dan sabun, maka bisa menggunakan cairan pembersih tangan yang memiliki kadar alkohol minimal 60%. Hal tersebut karena pembersih tangan yang memiliki kandungan alkohol minimal 60% memang terbukti efektif dalam membunuh kuman, bakteri, dan virus penyebab penyakit.
Durasi 6 langkah cuci tangan dengan air dan sabun, masing-masing gerakan dilakukan sebanyak 4 kali dengan waktu sekitar 40 hingga 60 detik. Sementara itu jika membersihkan tangan menggunakan cairan pembersih berbasis alkohol maka perlu melakukannya dengan durasi sekitar 20 hingga 30 detik.
Journal of Environmental Research and Public Health pada 2020 melaporkan bahwa mencuci tangan menggunakan sabun secara rutin mampu menurunkan risiko diare hingga 30% dan infeksi saluran pernapasan hingga 20%. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa teknik menggosok tangan lebih efektif dibandingkan hanya membilas dengan air.
Studi tersebut turut menjelaskan bahwa sabun antiseptik memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap pertumbuhan bakteri dibandingkan sabun biasa. Oleh karena itu, membiasakan cuci tangan dengan teknik yang benar serta menggunakan produk pembersih yang tepat menjadi langkah sederhana untuk membantu memutus rantai penyebaran penyakit.
Kapan Waktunya Mencuci Tangan
Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention) ada beberapa waktu penting untuk mencuci tangan seperti berikut:
- Sebelum dan setelah menyiapkan makanan.
- Sebelum dan sesudah makan.
- Setelah menggunakan toilet.
- Setelah membersihkan anak yang sudah menggunakan toilet atau mengganti popok.
- Sebelum dan Sesudah merawat seseorang yang menderita penyakit seperti diare, tifus, dan lainnya.
- Setelah menyentuh sampah.
- Sebelum dan setelah mengobati luka.
- Setelah menyentuh pakan hewan, hewan, atau kotoran hewan.
- Setelah membersihkan hidung, bersin, atau batuk.
Kesimpulan
6 langkah cuci tangan yang tepat mampu memastikan tangan bersih dari kotoran, kuman, bakteri, maupun virus yang menempel. Dengan begitu tubuh bisa terhindar dari berbagai penyakit karena berbagai mikroorganisme tersebut. Karena itu pastikan untuk menerapkan cara membersihkan tangan tersebut secara rutin demi menjaga kesehatan.
Keyword: 6 langkah cuci tangan
Meta deskripsi: .


