Kelainan Pertumbuhan dan Perkembangan Gigi yang Sering Muncul Pada Gigi Anak

Kelainan Tumbuh Gigi pada Anak

Pertumbuhan dan perkembangan gigi secara spesifik dikenali dengan adanya proses munculnya gigi sulung atau yang biasa disebut gigi susu keluar dari gusi, padahal sebenarnya proses pertumbuhan gigi sudah dimulai saat janin berada dalam kandungan. Proses pertumbuhan dan perkembangan gigi merupakan proses fisiologi yang normal.

Akan tetapi bisa menjadi tidak normal ketika terjadi gangguan pada proses tersebut, banyak faktor yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan gigi pada anak diantaranya faktor genetik, trauma, riwayat saat kehamilan ibu, nutrisi ibu saat hamil dan lain sebagainya.

Beberapa kelainan tumbuh dan perkembangan gigi yang sering muncul pada anak diantaranya yaitu :

gigi berlebih

gigi berlebih

  1. Gigi Berlebih

Kelainan tumbuh gigi ini terjadi akibat berlanjutnya proses pembentukan gigi yang berlebihan, kecenderungan ini biasanya diturunkan secara genetik. Tampak adanya gigi tambahan yang bentuk umumnya merupakan duplikat gigi sebelahnya. Apabila menyebabkan gangguan sebaiknya dibawa ke dokter gigi untuk dilakukan tindakan pencabutan.

fusi gigi

fusi gigi

  1. Fusi Gigi

Gigi yang mengalami fusi tampak seperti dua gigi yang menjadi satu, tetapi mempunyai dua akar, hal ini diakibatkan dari penggabungan saat pembentukan gigi, sehingga mahkota gigi nampak menyatu

germinasi gigi

germinasi gigi

  1. Germinasi Gigi

Gigi dengan satu akar tetapi memiliki dua mahkota lengkap maupun tidak lengkap yang terpisah. Penyebabnya bisa genetik ataupun faktor lokal dan sistemik lainnya.

Amelogenesis imperfecta

Amelogenesis imperfecta

  1. Amelogenesis Imperfecta

Suatu kondisi dimana gigi hanya dilapisi selapis tipis email sehingga berwarna king kecoklatan yang disebabkan oleh faktor genetik. Terapinya bisa dilakukan penambalan untuk memperbaiki estetik dari gigi tersebut.

Diskolorisasi gigi

Diskolorisasi gigi

  1. Diskolorisasi Gigi

Bayi yang lahir prematur memiliki bilirubin yang tinggi, sehingga beresiko terkena penyakit kuning. Kondisi ini mengakibatkan gigi mengalami perubahan warna yang disebut green teeth. Diskolorisasi gigi dapat terjadi juga pada ibu yang semasa hamil memgkonsumsi antibiotik tetrasiklin secara berlebih sehingga mengakibatkan gigi anak tampak berwarna kuning sampai kecoklatan.

Baca Juga:  Cukupi Nutrisi Untuk Pertumbuhan Gigi pada Bayi

 

Narasumber:

drg. Ary Shinta A, SpKGA

Dokter Gigi

Primaya Hospital Bekasi Utara

 

Sumber gambar : Freepic

Bagikan ke :