• Emergency
  • 150 108
  • Chatbot

Cara Mengobati Gusi Bengkak Disertai Nyeri

Cara Mengobati Gusi Bengkak Disertai Nyeri

Gusi bengkak bisa membuat rencana yang telah dibuat jadi berantakan. Terlebih bila gusi bengkak disertai nyeri. Mau melakukan aktivitas apa pun jadi tidak nyaman, terutama makan. Rasanya seolah-olah ada yang mengganjal di dalam mulut. Untungnya Anda dapat menggunakan bahan-bahan yang tersedia di rumah sebagai cara mengobati gusi bengkak disertai nyeri. Namun Anda harus tetap waspada karena gusi bengkak bisa menjadi pertanda adanya penyakit lain yang lebih serius dan membutuhkan penanganan medis.

 

buat jani dokter primaya

Mengenal Gusi Bengkak

Semua bagian tubuh bisa mengalami pembengkakan. Tak terkecuali gusi. Sayangnya, sebagian besar orang cenderung lebih menaruh perhatian pada gigi ketimbang gusi. Padahal keduanya sama-sama penting sebagai bagian dari mulut. Dampak gusi bengkak bisa separah sakit gigi. Karena itu, tak sedikit orang yang mencari-cari cara mengobati gusi bengkak disertai nyeri.

Gusi bengkak adalah kondisi saat ada bagian dari gusi yang terlihat menonjol dan berwarna kemerahan/keunguan. Kadang gusi bengkak disertai nyeri yang menimbulkan ketidaknyamanan. Gusi bengkak juga jadi mudah berdarah karena gusi dipenuhi pembuluh darah.

Gusi bengkak tergolong sebagai masalah kesehatan yang umum dan tidak serius. Bahkan ibu hamil biasa mengalami gusi bengkak terkait dengan kehamilannya. Cara mengobati gusi bengkak disertai nyeri pun relatif sederhana dan bisa dilakukan di rumah. Namun harus ditekankan bahwa gusi bengkak bisa juga menandakan adanya masalah kesehatan yang lebih serius baik pada gusi maupun bagian mulut lain.

Gusi sendiri punya peran yang amat penting dalam kesehatan gigi. Sebab, pembuluh darah dalam gusi membawa oksigen dan nutrien ke akar gigi. Ketika ada masalah pada gusi, gigi juga bisa turut bermasalah. Demikian juga sebaliknya.

 

Gejala Gusi Bengkak

Tanda dan gejala gusi bengkak terbilang mudah diamati dan dirasakan. Di antaranya:

  • Berwarna kemerahan atau keunguan
  • Terlihat menonjol
  • Mudah berdarah, terutama saat menggosok gigi
  • Terasa nyeri
  • Sangat lunak ketika disentuh
  • Rongga mulut terasa berdenyut
  • Ada gigi yang tampak lebih panjang
  • Bau mulut

 

Penyebab Gusi Bengkak Disertai Nyeri

Gusi bengkak sering disertai nyeri yang terasa sangat mengganggu. Penyebabnya tidak selalu penyakit yang serius. Berikut ini contohnya:

  • Ada sisa makanan yang tersangkut di gigi sehingga menimbulkan iritasi di area sekitarnya
  • Gingivitis atau radang gusi
  • Infeksi bakteri atau virus, termasuk sariawan
  • Menggosok gigi terlalu keras
  • Kehamilan akibat perubahan hormon
  • Sensitivitas terhadap produk perawatan gigi
  • Prosedur pada gigi yang kurang baik, misalnya pemasangan kawat gigi yang tidak pas
  • Efek samping obat-obatan tertentu
  • Kekurangan nutrisi
Baca Juga:  Bahaya Gigi Berlubang

 

Pemeriksaan Gusi Bengkak Disertai Nyeri

Pemeriksaan gusi bengkak dapat dilakukan sendiri dengan melihat ke cermin dan menyentuh gusi yang terasa nyeri. Namun untuk mengetahui penyebab pasti dan cara mengobati gusi bengkak disertai nyeri, diperlukan pemeriksaan oleh dokter gigi.

Dokter gigi biasanya akan memeriksa gusi bengkak dengan alat khusus berupa periodontal probe untuk mengukur jarak antara gusi dan gigi dengan hati-hati. Umumnya gusi yang sehat terlihat pas dengan gigi dan kedalamannya tidak lebih dari 3 milimeter. Selain itu, gusi tidak berdarah selama menjalani pemeriksaan. Dokter juga mungkin akan meminta pasien menjalani rontgen untuk melihat gambaran gigi dan gusi secara lebih detail.

 

Cara Mengobati Gusi Bengkak Disertai Nyeri

Anda dapat mencoba cara mengobati gusi bengkak disertai nyeri dengan bahan-bahan yang tersedia di rumah. Cara ini biasanya dapat meminimalkan gejala yang muncul. Contohnya:

  • Berkumur dengan campuran air hangat dan garam untuk membunuh bakteri di dalam mulut
  • Minum setidaknya 8 gelas atau 2 liter air putih tiap hari untuk mendorong produksi air liur yang bisa membantu menetralkan asam dan melawan bakteri penyebab infeksi
  • Menghindari cairan pencuci mulut (mouthwash) yang keras
  • Tidak merokok dan minum minuman beralkohol
  • Mengompres dingin pipi yang terkena dampak gusi bengkak dan nyeri
  • Berkumur dengan daun jambu biji
  • Mengunyah bawang putih/cengkih/kunyit atau mengoleskan tumbukan atau minyaknya ke gusi
  • Mengganti pasta gigi

 

Komplikasi Gusi Bengkak

Cara mengobati gusi bengkak disertai nyeri secara mandiri pada umumnya dapat meredakan gejala hingga memulihkan gusi. Namun bila ada masalah kesehatan serius yang menyebabkan gusi bengkak dan tidak mendapat penanganan memadai secara medis, bisa timbul komplikasi di kemudian hari, seperti:

  • Periodontitis atau infeksi parah yang dapat memicu kerusakan gusi dan tulang rahang
  • Gusi bernanah
  • Gusi turun
  • Gigi goyang hingga tanggal
  • Komplikasi infeksi atau sepsis akibat respons berlebih dari sistem imun tubuh
Baca Juga:  Kelainan Pertumbuhan dan Perkembangan Gigi yang Sering Muncul Pada Gigi Anak

 

Pencegahan

Merawat gusi adalah bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Karena itu, dengan mencegah gusi bengkak, kita turut mencegah penyakit menyerang tubuh. Cara pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Menyikat gigi sekurangnya dua kali sehari
  • Membersihkan sela-sela gigi dengan benang secara rutin, terutama setelah makan
  • Menggunakan produk perawatan gigi seperti pasta gigi dan mouthwash yang bahannya tidak terlalu keras
  • Membatasi minuman dan makanan yang manis-manis
  • Tidak merokok
  • Menghindari minuman beralkohol
  • Berhati-hati ketika makan makanan yang bisa menyelip di sela gigi dan melukai gusi, seperti keripik kentang, berondong jagung, dan daging
  • Menerapkan pola makan gizi seimbang bernutrisi tinggi
  • Memeriksakan kesehatan gigi dan gusi secara rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali

 

Kapan Harus ke Dokter?

Ketika merasakan gejala gusi bengkak, Anda bisa mencoba cara mengobati gusi bengkak disertai nyeri dengan bahan yang tersedia di rumah. Bila gusi bengkak tak kunjung reda dalam 2 minggu atau sudah sangat mengganggu rutinitas sehari-hari, sebaiknya jangan tunda untuk pergi ke rumah sakit dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Narasumber

drg. Sammy Henry Lay, Sp.KG

Dokter Spesialis Konservasi Gigi

Primaya Hospital Depok

Referensi:

  • Gum Problem Basics: Sore, Swollen, and Bleeding Gums. https://www.webmd.com/oral-health/guide/gum-problem-basics-sore-swollen-and-bleeding-gums. Diakses 18 September 2022
  • Anatomy, Head and Neck, Oral Gingiva. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560662/. Diakses 18 September 2022
  • Gum Disease. https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/g/gum-disease. Diakses 18 September 2022
  • Rinsing with Saline Promotes Human Gingival Fibroblast Wound Healing In Vitro. https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0159843. Diakses 18 September 2022
  • Smoking, Gum Disease, and Tooth Loss. https://www.cdc.gov/tobacco/campaign/tips/diseases/periodontal-gum-disease.html. Diakses 18 September 2022
  • Prevalence of periodontal disease, its association with systemic diseases and prevention. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5426403/. Diakses 18 September 2022
  • Inflammation of the Gums. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7136683/. Diakses 18 September 2022
  • Gingivitis and periodontitis: Overview. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279593/. Diakses 18 September 2022
Bagikan ke :

Buat Janji Dokter

Promo

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.