Quarterly Performance Metrics
| Metric | 2Q26 | QoQ Growth | YoY Growth |
|---|---|---|---|
| Revenue (IDR Bn) | 744.3 | +8.1% | +34.7% |
| EBITDA (IDR Bn) | 158.7 | +14.4% | +33.1% |
| IP Days | 123,663 | +4.7% | +23.6% |
| OP Visits | 555,294 | +7.3% | +29.6% |
| BOR | 48.7% | +2.7pp | +2.9pp |
| Operational Beds | 2,794 | — | +16.3% |
Kinerja Keuangan 2Q26
Pendapatan 2Q26 mencapai IDR 744,3 miliar, tumbuh +34,7% YoY dan +8,1% QoQ. EBITDA tercatat IDR 158,7 miliar, naik +33,1% YoY dan +14,4% QoQ. Secara kumulatif, pendapatan paruh pertama 2026 (H1) tumbuh sekitar +30,4% YoY — jauh melampaui target pertumbuhan tahunan sebesar 15–20%.
Begitu pula dengan EBITDA H1 yang tumbuh sekitar +27,0% YoY, berada di atas rentang target 20–25% untuk tahun penuh. Pertumbuhan yang melampaui target ini didorong oleh ekspansi volume pasien yang kuat, perbaikan bauran pendapatan, serta kontribusi dari rumah sakit dan unit bisnis baru.
Kinerja Operasional
Hari rawat inap (IP Days) mencapai 123.663, tumbuh +23,6% YoY. Kunjungan rawat jalan (OP Visits) mencapai 555.294, naik +29,6% YoY. Tingkat Hunian Tempat Tidur (BOR) meningkat menjadi 48,7%, dari 46,0% di 1Q26 dan 45,8% di 2Q25.
Saat ini Primaya Hospital Group mengoperasikan sekitar 2.794 tempat tidur aktif. Bauran pembayar (payor mix) tetap stabil di sekitar 45% BPJS dan 55% Non-BPJS, mencerminkan diversifikasi yang sehat.
Ekspansi Strategis & "Becoming More Premium"
Pembangunan Primaya Hospital BSD telah mencapai sekitar 70% dan dijadwalkan beroperasi pada Q4 2026. Gedung baru Primaya Hospital PGI Cikini telah selesai dibangun dan ditargetkan beroperasi penuh pada September 2026. Di bidang ekosistem, unit layanan hemodialisa baru — Primadialisis Solusindo — telah mulai beroperasi.
Dari sisi inovasi, prosedur berbasis robotik terus dikembangkan bersama dengan implementasi AI Hub internal untuk efisiensi operasional. Perseroan juga terus menjalani proses akreditasi JCI.
Posisi Keuangan dan Outlook
PRAY menjaga posisi keuangan yang sehat dengan Interest Coverage 2,44x, DER 0,8x, Current Ratio 1,57x, dan Quick Ratio 1,49x. Realisasi belanja modal (capex) hingga H1 mencapai sekitar 30% dari anggaran FY26 sebesar IDR 900 miliar, mencerminkan sikap prudent manajemen.
Memasuki paruh kedua 2026, manajemen optimis kinerja akan terus positif didukung oleh operasional gedung baru PGI Cikini, pembukaan Primaya Hospital BSD, serta pertumbuhan pasien segmen non-BPJS.