Nyeri dada sesekali, sesak napas saat olahraga, atau jantung berdebar tidak teratur dimana banyak orang mengabaikannya dengan alasan โmasih mudaโ atau โcuma kecapekanโ. Padahal, di Indonesia lebih dari 50 % pasien serangan jantung pertama datang tanpa gejala sebelumnya, dan 70 % kematian jantung bisa dicegah jika pemeriksaan dilakukan sejak dini.
Kini, teknologi pemeriksaan jantung sudah sangat maju: dari EKG 5 menit hingga CT coronary angiogram 3D tanpa kateter. Kabar baiknya: hampir semua kelainan jantung, mulai dari penyumbatan ringan hingga katup bocor, bisa dideteksi sebelum menjadi fatal.
Yuk, kenali 15 pemeriksaan jantung lengkap terbaru, prosedur, manfaat, dan kapan Anda wajib melakukannya agar jantung tetap sehat seumur hidup!
Mengapa Pemeriksaan Jantung Lengkap Penting Dilakukan?
Penyakit jantung sering disebut sebagai โsilent killerโ karena sering tidak menimbulkan gejala hingga kondisi sudah cukup parah. Beberapa kasus baru terdeteksi ketika 70โ90% pembuluh darah koroner tersumbat atau fungsi pompa jantung (fraksi ejeksi) menurun hingga kurang dari 40%, yang meningkatkan risiko gagal jantung, serangan jantung, atau komplikasi serius lainnya.
Pemeriksaan jantung lengkap merupakan satu-satunya cara mendeteksi masalah jantung lebih awal, bahkan sebelum muncul gejala. Melalui pemeriksaan ini, dokter dapat menilai:
- Kondisi pembuluh darah koroner: Mengidentifikasi adanya penyempitan atau plak aterosklerosis.
- Fungsi pompa jantung: Memastikan jantung memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh.
- Irama jantung: Mendeteksi gangguan listrik jantung seperti aritmia yang bisa memicu komplikasi mendadak.
- Faktor risiko tambahan: Memantau tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, dan tanda inflamasi yang berpotensi merusak jantung.
Dengan pemeriksaan rutin, dokter dapat merencanakan pencegahan dini, perubahan gaya hidup, atau pengobatan sebelum penyakit berkembang menjadi serius. Ini sangat penting terutama bagi individu dengan faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, obesitas, merokok, atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung.
Menurut American Heart Association 2024, orang yang melakukan screening jantung rutin sejak usia 40 tahun memiliki risiko kematian kardiovaskular 60โ80 % lebih rendah.
15 Pemeriksaan Jantung Lengkap dari yang Paling Sederhana hingga Canggih
| Pemeriksaan | Waktu | Manfaat Utama | Biaya Estimasi (Rp) |
| 1.ย EKGย (Elektrokardiogram) | 5โ10ย menit | Deteksiย aritmia,ย infarkย lama | 150โ400ย rb |
| 2.ย Treadmillย Testย (ETT) | 20โ40ย menit | Iskemiaย saatย beban | 800ย rbโ1,5ย jt |
| 3.ย Ekokardiografiย (USGย Jantung) | 20โ40ย menit | Fungsiย pompa,ย katup,ย EF | 800ย rbโ2ย jt |
| 4.ย Holterย Monitorย 24โ48ย jam | 1โ2ย hari | Aritmiaย intermiten | 1โ2ย jt |
| 5.ย Laboratoriumย Darahย Lengkapย Jantung | 1ย hari | Kolesterol,ย Hs-Troponin,ย BNP | 500ย rbโ1,5ย jt |
| 6.ย Rontgenย Thorax | 5ย menit | Pembesaranย jantung,ย efusi | 200โ500ย rb |
| 7.ย Stressย Echo | 30โ45ย menit | Iskemiaย +ย fungsiย pompaย saatย beban | 2โ4ย jt |
| 8.ย CTย Coronaryย Calciumย Score | 10ย menit | Deteksiย kalsifikasiย dini | 3โ5ย jt |
| 9.ย CTย Coronaryย Angiographyย (CTCA) | 15ย menit | Gambarย 3Dย arteriย koronerย tanpaย kateter | 8โ15ย jt |
| 10.ย MRIย Jantung | 45โ90ย menit | Kardiomiopati,ย miokarditis,ย tumor | 10โ20ย jt |
| 11.ย Kateterisasiย Jantungย (Coronaryย Angiography) | 30โ60ย menit | Goldย standardย penyumbatan | 15โ30ย jt |
| 12.ย Elektrofisiologiย Studyย (EPS) | 1โ3ย jam | Aritmiaย kompleks | 20โ40ย jt |
| 13.ย Nuclearย Stressย Testย (MIBI) | 2โ4ย jam | Iskemiaย denganย gambaranย perfusi | 8โ15ย jt |
| 14.ย TEEย (Transesophagealย Echo) | 20โ40ย menit | Deteksiย gumpalanย diย atrium | 3โ6ย jt |
| 15.ย Tiltย Tableย Test | 30โ60ย menit | Sinkopย neurokardiogenik | 2โ4ย jt |
Paket Medical Check-Up Jantung yang Direkomendasikan
| Usia/Risiko | Paket Minimal | Paket Optimal |
| 20โ39ย th,ย risikoย rendah | EKGย +ย laboratorium | +ย Treadmillย +ย Echo |
| 40โ59ย th,ย risikoย sedang | EKGย +ย Treadmillย +ย Echo | +ย CTย Calciumย Score |
| >60ย thย atauย risikoย tinggi | EKGย +ย Stressย Echoย +ย Lab | +ย CTย Coronaryย Angiography |
| Riwayatย keluargaย PJKย muda | Tambahkanย CTCAย sejakย usiaย 35 | โ |
Kapan Anda Wajib Melakukan Pemeriksaan Jantung?
Pemeriksaan jantung menjadi sangat penting ketika muncul gejala atau kondisi yang menandakan risiko penyakit jantung meningkat. Segera lakukan pemeriksaan medis jika Anda mengalami salah satu atau lebih dari tanda-tanda berikut:
- Nyeri dada saat aktivitas: Rasa nyeri, sesak, atau tekanan di dada saat melakukan aktivitas fisik bisa menandakan adanya penyempitan arteri koroner. Kondisi ini memerlukan evaluasi segera untuk mencegah serangan jantung.
- Sesak napas tidak wajar: Sesak napas yang muncul tanpa alasan jelas, bahkan saat istirahat atau aktivitas ringan, dapat menjadi tanda gagal jantung atau gangguan fungsi jantung lainnya.
- Jantung berdebar tidak teratur: Detak jantung yang terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan (aritmia) perlu dievaluasi karena dapat memicu komplikasi serius seperti stroke atau henti jantung mendadak.
- Pingsan atau hampir pingsan: Kehilangan kesadaran atau merasa sangat lemah secara tiba-tiba bisa menjadi indikasi masalah aritmia atau penurunan aliran darah ke otak akibat gangguan jantung.
- Riwayat keluarga serangan jantung <55 tahun: Faktor genetika berperan besar dalam risiko penyakit jantung. Jika anggota keluarga mengalami serangan jantung pada usia muda, pemeriksaan rutin menjadi sangat penting.
- Diabetes/hipertensi >5 tahun: Kondisi kronis seperti diabetes dan hipertensi merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko aterosklerosis. Pemeriksaan jantung rutin membantu mendeteksi kerusakan lebih awal.
Dengan segera melakukan pemeriksaan saat salah satu gejala muncul, Anda dapat mendapatkan diagnosis dini dan penanganan tepat, yang secara signifikan menurunkan risiko komplikasi serius, termasuk serangan jantung dan gagal jantung.
Informasi lengkap pemeriksaan jantung dapat dibaca pada artikel pemeriksaan jantung dan layanan jantung dari Primaya Hospital.
Pemeriksaan Jantung = Investasi Hidup Panjang
Jantung Anda bekerja 100.000 kali sehari tanpa libur dan sudah saatnya Anda beri perhatian dengan pemeriksaan rutin. Dengan teknologi modern seperti CT coronary angiography, dokter bisa melihat pembuluh jantung Anda seperti film 3D tanpa operasi.
Mulai hari ini: catat riwayat keluarga, ukur tekanan darah, dan jadwalkan medical check-up jantung pertama Anda. Ingat: penyakit jantung paling berbahaya adalah yang tidak terdeteksi. Pemeriksaan jantung bukan biaya โ tapi tiket untuk hidup sehat hingga usia 80โ90 tahun!
Ditinjau oleh:
dr. Willis Kwandou, Sp.JP, FIHA
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Primaya Hospital Makassar
Referensi:
- American Heart Association. Coronary Artery Disease โ Diagnosis. Diakses pada 5 Desember 2025. https://www.heart.org/en/health-topics/heart-attack/about-heart-attacks
- Mayo Clinic. Heart Disease โ Diagnosis and Treatment. Diakses pada 5 Desember 2025. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/diagnosis-treatment/drc-20353124
- European Society of Cardiology. 2023 Guidelines on Cardiovascular Imaging.
- Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Pemeriksaan Kardiovaskular 2023.


