• Emergency
  • 150 108

Benarkah Sering Kelelahan Bisa Sebabkan Gagal Jantung?

Benarkah Sering Kelelahan Bisa Sebabkan Gagal Jantung

Jantung adalah organ yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Gagal jantung terjadi ketika jantung tak dapat memompa darah sebagaimana mestinya. Karena kegagalan memompa jantung secara optimal maka  orang yang memiliki gagal jantung kerap mengalami kelelahan ekstrem. Namun tak semua keluhan lelah lantas terkait dengan penyakit tersebut.

 


Rasa Lelah dan Gagal Jantung

Bila memiliki gagal jantung, seseorang mungkin akan merasa lelah terus-menerus dan sulit menjalankan aktivitas sehari-hari. Bahkan untuk sekadar berjalan dalam jangka waktu lama pun akan merasa terganggu. Apalagi kegiatan yang memerlukan lebih banyak energi seperti naik-turun tangga atau membawa barang berat. Kelelahan memang menjadi salah satu gejala umum gagal jantung.

Rasa lelah ini muncul karena lebih sedikit darah yang bisa mengalir hingga otot dan jaringan tubuh lantaran turunnya kemampuan pemompaan jantung. Sistem tubuh mengalihkan darah dari organ yang kurang vital, seperti otot kaki, lalu mengirimnya ke organ vital yang membutuhkan lebih banyak darah seperti otak, ginjal, dan jantung. Rasa lelah ini juga sering kali disertai keluhan sesak nafas dan rasa berdebar karena kerja jantung yang lebih keras untuk memcukupi kebutuhan tubuh tersebut

 

Gejala Penyakit Jantung

Kelelahan yang muncul tiba-tiba adalah salah satu gejala penyakit jantung. Para peneliti menyebutkan rasa lelah yang muncul tiba-tiba merupakan gejala yang bisa menjadi tanda peringatan awal akan adanya penyakit jantung di samping nyeri dada.

Gagal jantung juga sering ditandai dengan rasa lelah yang sangat hebat. Namun, berbeda dengan serangan jantung, tidak ada nyeri dada yang dirasakan penderita gagal jantung. Secara umum, gejala penyakit jantung ini antara lain:

  • Sesak napas baik saat beraktivitas maupun ketika tidur berbaring terlentang
  • Edema atau pembengkakan pada kedua kaki, kadang hingga ke perut
  • Lebih mudah lelah saat berkegiatan fisik, termasuk berolahraga. Misalnya sebelumnya bisa naik tangga tiga lantai tanpa kendala, kini dua lantai saja sudah ngos-ngosan
  • Irama detak jantung cepat
  • Berat badan bertambah cepat karena penumpukan cairan
  • Batuk-batuk yang kian buruk ketika berbaring, kadang berdahak
  • Tak bernafsu makan, rasa begah di perut
  • Mual, mudah kenyang
  • Pusing
  • Sering terbangun dimalam karena karena sesak/ngos-ngosan
  • Kebingungan
Baca Juga:  Angin Duduk: Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

 

Apakah Sering Kelelahan Bisa Sebabkan Gagal Jantung?

Kelelahan adalah gejala, bukan pemicu gagal jantung. Jadi orang yang sering merasa lelah tidak berarti jantungnya akan mengalami kegagalan di kemudian hari. Sebaliknya, gagal jantung bisa menyebabkan kelelahan.

Meski demikian, penyebab kelelahan ekstrem mungkin berkaitan dengan penyakit jantung. Misalnya diabetes, kecemasan berlebih, gangguan kelenjar tiroid, dan anemia. Beberapa kondisi kesehatan itu mungkin dapat berkembang menjadi gagal jantung jika dibiarkan tanpa penanganan.

 

Tips Menjaga Kesehatan Jantung

Terdapat dua macam faktor risiko penyakit jantung, yaitu yang bisa dimodifikasi dan tak bisa dimodifikasi. Yang tergolong tak bisa dimodifikasi adalah keturunan dan bawaan. Artinya, faktor itu tak bisa diapa-apakan, hanya bisa diminimalkan gejalanya. Sedangkan faktor risiko yang dapat dimodifikasi alias bisa dicegah atau dikendalikan terutama berhubungan dengan gaya hidup.

Karena itu, untuk menjaga kesehatan jantung, hal yang utama adalah mempraktikkan gaya hidup sehat setiap hari. Contohnya:

  • Menerapkan pola hidup aktif, antara lain dengan rajin berolahraga
  • Menjauhi rokok (aktif) dan asap rokok (perokok pasif)
  • Menerapkan pola makan sehat dan teratur, perbanyak buah segar dan sayur segar
  • Menjaga berat badan yang ideal
  • Mengendalikan stres
  • Mengikuti program kesehatan jantung, misalnya senam jantung sehat
  • Memeriksakan kesehatan tubuh secara rutin
Baca Juga:  Kenali Hipertensi Pulmonal: Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

 

Kapan Harus ke Dokter?

Kelelahan bisa disebabkan oleh banyak hal. Jika Anda sering merasa lelah setiap hari tanpa tahu apa penyebabnya, segera datangi dokter. Terlebih jika rasa lelah itu muncul tiba-tiba, padahal sebelumnya bisa beraktivitas dengan lancar.

Di rumah sakit, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mendeteksi apa pemicu kelelahan ekstrem tersebut. Gagal jantung bisa diatasi dengan berbagai macam cara. Makin cepat terdeteksi, makin banyak pilihan untuk merawat penderita penyakit jantung ini.

 

Ditinjau oleh

dr. Sefri Noventi Sofia Msi.Med, SpJP

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

Primaya Hospital Semarang

 

Referensi:

Distinct trajectories of fatigue in chronic heart failure and their association with prognosis. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2913047/. Diakses 4 Oktober 2021

The clinical epidemiology of fatigue in newly diagnosed heart failure. https://bmccardiovascdisord.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12872-017-0555-9. Diakses 4 Oktober 2021

Fatigue as a Predictor of Outcome in Patients With Heart Failure. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2213177914000249. Diakses 4 Oktober 2021

10 medical reasons for feeling tired. https://www.nhs.uk/live-well/sleep-and-tiredness/10-medical-reasons-for-feeling-tired/. Diakses 4 Oktober 2021

Bagikan ke :

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.