• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Batuk dan Sakit Tenggorokan Tak Kunjung Sembuh, Tanda Superflu?

Penyakit superflu ramai menjadi bahan perbincangan karena dampaknya yang sangat besar pada penderitanya. Superflu atau super flu sebenarnya bukanlah istilah resmi untuk penyakit tersebut, melainkan influenza yang tergolong sebagai penyakit musiman. Namun superflu kali ini memang lebih ganas karena sampai menginfeksi hingga jutaan orang di berbagai negara. Artikel ini akan menerangkan lebih lanjut seputar superflu, dari gejala hingga cara pencegahannya.

Apa Itu Superflu

Superflu adalah sebutan untuk wabah influenza tipe A(H3N2) yang menyebar ke seluruh dunia mulai pertengahan 2025. Influenza tipe A sejatinya adalah penyakit musiman alias biasa merebak tiap tahun, biasanya pada musim dingin atau musim hujan. Namun kejadian infeksi influenza tipe A pada 2025 terbilang lebih besar dibanding pada tahun-tahun sebelumnya. Itu sebabnya muncul istilah superflu alias super flu yang mengacu pada dampak influenza tipe A ini.

Dikutip dari The Conversation, influenza A(H3N2) telah terdeteksi sejak 1968. Virus ini mengalami perubahan genetik seiring dengan waktu dan kerap menyebabkan infeksi musiman, terutama di kalangan lanjut usia, anak-anak, dan individu dengan penyakit penyerta. Superflu yang terjadi pada 2025 bersumber dari influenza A(H3N2) subclade K.

Kasus infeksi influenza A(H3N2) subclade K sering dikaitkan dengan gejala yang lebih parah, terutama pada populasi yang rentan. Namun virus ini tidak seperti virus corona penyebab Covid-19 yang merupakan virus baru sehingga penanganannya belum dipahami.

Meski infeksi superflu kali ini lebih besar, dokter sudah memahami cara menanganinya. Walau begitu, penyakit ini tetap harus diwaspadai terutama oleh lansia, anak-anak, dan mereka yang memiliki sistem imun yang lemah karena bisa berakibat fatal.

Gejala Superflu

Gejala awal superflu mirip dengan flu musiman, tapi intensitas dan kecepatan perkembangannya bisa jauh lebih ekstrem. Di antaranya:

  • Demam tinggi (sering di atas 38°C) yang muncul tiba-tiba
  • Batuk kering yang parah dan sakit tenggorokan
  • Nyeri otot dan sendi
  • Sakit kepala parah
  • Kelelahan ekstrem dan kelemahan
  • Hidung berair atau tersumbat
Baca Juga:  Demam Kuning: Gejala, Mencegah dan Mengobati

Dalam studi di JAMA Internal Medicine, orang yang terkena influenza cenderung mengalami batuk, demam, batuk dan demam, dan/atau hidung tersumbat. Gejala ini bisa memburuk dalam hitungan jam bagi individu yang rentan. Gejala darurat yang memerlukan pertolongan medis segera meliputi:

  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Nyeri atau tekanan di dada atau perut
  • Kebingungan mendadak atau sulit dibangunkan
  • Batuk darah atau dahak berwarna
  • Warna kulit membiru (sianosis), terutama di sekitar bibir dan kuku, yang menandakan kekurangan oksigen

Penyebab Superflu

Infeksi virus influenza adalah penyebab utama superflu. Penampung utama virus ini adalah hewan yang kemudian bisa menularkannya ke manusia. Adapun penularan antarmanusia terjadi terutama melalui:

  • Droplet (percikan) yang terhirup ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.
  • Kontak dengan permukaan benda yang terkontaminasi virus, lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut sendiri.

Selain itu, dalam kondisi tertentu, partikel virus yang lebih kecil dapat bertahan di udara dalam ruang tertutup dan terhirup hingga menyebabkan infeksi (aerosol).

Cara Dokter Mendiagnosis Superflu

Dokter umumnya dapat mendiagnosis superflu berdasarkan pemeriksaan fisik dan penilaian gejala. Dalam beberapa kasus, pasien mungkin perlu menjalani tes laboratorium untuk menentukan jenis virus penyebab infeksi, antara lain

  • Tes antigen yang hasilnya bisa didapatkan dalam waktu singkat.
  • Tes reverse transcription-polymerase chain reaction (RT-PCR) yang lebih akurat daripada tes antigen tapi memerlukan waktu lebih lama.
  • Kultur virus, yakni membiakkan virus dari sampel pasien untuk menganalisis karakteristik virus lebih lanjut.

Cara Mengatasi Superflu

Penanganan superflu umumnya bersifat suportif yang berfokus pada pengelolaan gejala. Caranya antara lain:

  • Istirahat total dan isolasi untuk mencegah penularan
  • Minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi
  • Minum obat pereda gejala seperti parasetamol atau ibuprofen untuk menurunkan demam dan mengurangi nyeri (hindari aspirin pada anak-anak karena justru berisiko).
  • Terapi oksigen untuk pasien dengan saturasi oksigen rendah.
Baca Juga:  Mycoplasma Pneumoniae: Gejala, Mencegah dan Mengobati

Jika perlu, dokter bisa meresepkan obat antivirus seperti oseltamivir dan zanamivir. Bagi pasien yang menunjukkan gejala berat, diperlukan perawatan khusus di rumah sakit.

Komplikasi Superflu

Walau pada umumnya orang bisa pulih sendiri dari infeksi superflu, tetap ada kemungkinan terjadi komplikasi seperti:

  • Pneumonia virus primer (peradangan paru-paru langsung akibat infeksi virus influenza)
  • Pneumonia bakteri sekunder (infeksi bakteri pada paru-paru yang sudah rusak oleh virus)
  • Kegagalan fungsi pada organ jantung, ginjal, hingga hati
  • Komplikasi neurologis seperti radang otak dan kejang (jarang terjadi)
  • Pemburukan penyakit kronis yang dialami sebelumnya, termasuk asma, diabetes, atau penyakit jantung dan paru kronis

Pencegahan Superflu

Mengingat dampaknya yang besar, pencegahan penting diutamakan dalam menghadapi ancaman superflu. Caranya termasuk:

  • Vaksinasi influenza tahunan
  • Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air atau hand sanitizer
  • Menjaga jarak fisik dan mengenakan masker terutama saat terjadi wabah influenza

Kapan Harus ke Dokter?

Pemeriksaan oleh dokter diperlukan terutama ketika terjadi gejala superflu yang parah seperti disebutkan sebelumnya. Terlebih bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Penanganan yang tepat dan cepat sangat krusial untuk memastikan penyebab dan tindakan perawatan yang sesuai dengan kondisi pasien.

Ditinjau oleh:

dr. Rosatya Imanuela, Sp.PD

Spesialis Penyakit Dalam

Primaya Hospital Betang Pambelum

 

Referensi:

Share to :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below