• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Peran Penting Terapi Okupasi Dalam Mengembalikan Kemandirian Pasien Neurologi

Terapi Okupasi

Terapi okupasi meliputi serangkaian latihan yang dapat diberikan kepada pasien dengan kondisi kesehatan tertentu salah satunya pada pasien neurologi. Melalui terapi okupasi, diharapkan pasien nantinya dapat melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri.

Misalnya dapat melakukan perawatan diri seperti kegiatan makan berpakaian serta kebersihan diri dengan pengembangan keterampilan fisik, kognitif, serta sensorik dengan tujuan dapat meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan dari pasien. Untuk membantu mengetahui lebih lanjut mengenai terapi ini, silahkan Anda simak ulasan di bawah hingga selesai.

Mengenal Apa Itu Terapi Okupasi

Okupasi merupakan bentuk perawatan medis yang dapat mendukung kualitas hidup pasien sesudah mengalami adanya perubahan kemampuan dan fisik. Perubahan tersebut dapat disebabkan karena adanya kondisi penyakit tertentu atau cedera.

Sebab tidak sedikit dari pasien yang kesulitan untuk beraktivitas secara normal sesudah mengalami cedera atau penyakit, misalnya stroke. Disinilah, dokter biasanya akan memeriksa dan jika dibutuhkan akan menyarankan pasien untuk mengikuti program terapi okupasi.

Terapi ini akan dilakukan oleh seorang tenaga profesional terlatih di bidang okupasi yang merupakan bagian dari tim rehabilitasi medik yang meliputi tenaga profesional lain seperti dokter spesialis, fisioterapis, terapis wicara, psikolog, pekerja sosial medis, ortotis-prostetis dan perawat. Dalam pelaksanaannya, terapis akan melakukan perencanaan perawatan sesuai kondisi kesehatan pasien.

Di dalam menjalankan terapi ini, pasien akan dilatih melakukan latihan aktivitas sehari-hari seperti mengancingkan kemeja, mengikat tali sepatu, makan atau membersihkan rumah. Dengan begitu, pasien bisa menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri.

Melalui terapi ini diharapkan dapat membantu pasien meningkatkan kualitas hidup sesuai kemampuannya. Sedangkan pada anak-anak, terapi okupasi ย membantu mereka mengembangkan ketrampilan fisik, sensorik, kognitif ย dan sosial sehingga lebih mandiri dalam aktivitas sehari hari dengan pendekatan bermain secara terstruktur, serta mengoptimalkan potensi anak.

Beberapa dari orang sering menyamakan terapi okupasi dengan fisioterapi, padahal terdapat perbedaan fisioterapi dan terapi okupasi ini. Fisioterapi adalah pelayanan kesehatan profesional untuk mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh mengunakan pendekatan non obat dengan terapi manual, latihan gerak, latihan fungsi, dan pengunaan alat modalitas.

Sedangkan okupasi adalah pelayanan kesehatan profesional dengan pendekatan meningkatkan ketrampilan dan kemampuan pasien untuk melakukan aktivitas sehari-hari baik secara fisik, mental, emosional, dan sosial, melalui adaptasi tugas atau modifikasi lingkungan untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup pasien dengan menggunakan aktivitas sebagai media terapi. Tujuannya adalah mengembalikan fungsi fisik, meningkatkan ruang gerak hingga mengajarkan aktivitas sehari-hari.

Siapa Saja Yang Membutuhkan Terapi

Ada beberapa kondisi yang membuat seseorang membutuhkan bantuan terapis okupasi untuk bisa menjalankan aktivitas sehari-hari. Menurut Cleveland Clinic, orang-orang dengan kondisi berikut membutuhkan terapi ini.

  • Patah tulang
  • Mengalami luka bakar
  • Stroke
  • Carpal tunner syndrome
  • Amputasi
  • Cedera otak traumatis
  • Cedera tali tulang belakang
  • Cedera tangan
  • Pengidap kesehatan mental (Alzheimer, stres pascatrauma, gangguan makan dan penyalahgunaan obat-obatan)
  • Kanker
  • Kelumpuhan otak
  • Sindrom down
  • Pergantian sendi
  • Penyakit parkinson.

Kapan Pasien Memerlukan Okupasi?

Terapi ini dapat diberikan kepada ย seseorang yang mengalami kesulitan di dalam melakukan aktivitas kegiatan sehari-hari Karena tantangan fisik, mental, maupun emosional. Selain itu, apabila Anda mengalami sejumlah kondisi penyakit yang telah disebutkan di atas, maka dapat menemui dan dilakukan pemeriksaan oleh tim medis profesional.

Ada baiknya terapi harus dilakukan secara rutin sehingga hasil yang akan diperoleh lebih maksimal. Biasanya terapi bisa dilakukan 3x dalam seminggu atau sesuai dengan kondisi dari setiap pasien tergantung dari hasil pemeriksaan yg dilakukan oleh tim medis profesional.

Baca Juga:  Terapi Pijat Refleksi: Mengurangi Stres dan Kelelahan

Manfaat dan Tujuan Dari Okupasi

Terapi okupasi ini akan memberikan sejumlah manfaat misalnya saja pada penderita stroke. Adapun manfaat terapi okupasi untuk pasien stroke adalah dapat membantu mengembalikan keterampilan motorik halus sehingga pasien dapat menjalani aktivitas sehari-hari.

Selain itu, terapis biasanya akan mengajarkan pasien stroke menemukan cara baru untuk melakukan suatu hal tertentu. Di samping itu, ada beberapa manfaat lainnya dari terapi okupasi yang perlu diperhatikan:

1.ย Meningkatkan Kemandirian Pasien

Tujuan utama dari terapi okupasi adalah membantu pasien agar lebih mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Melalui terapi inilah, pasien bisa belajar untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti makan, berpakaian hingga aktivitas fisik lainnya.

2.ย Bantu Tingkatkan Keterampilan Motorik Halus dan Kasar

Melalui latihan sesuai kebutuhan pasien, okupasi bisa membantu meningkatkan keseimbangan dan kekuatan otot pasien. Itu dapat membantu pasien supaya bisa melakukan sejumlah tugas-tugas seperti menulis atau menggambar.

3.ย Kemampuan Sensorik Berkembang

Untuk pasien yang mempunyai ย gangguan sensoris, okupasi akan membantu mengembangkan kemampuan sensorik. Nantinya terapis akan membantu pasien di dalam memberikan respon atau proses terhadap rangsangan lingkungan.

4.ย Keterampilan Sosial Meningkat

Secara tidak langsung, terapi ini pun juga dapat membantu pasien dengan keterbatasan supaya bisa meningkatkan kemampuan sosial. Keterampilan sosial ini penting untuk membangun ย kemandirian fungsional dan kualitas hidup dimana memungkinkan pasien berpartisipasi dalam aktivitas sekolah, pekerjaan, dan komunitas tanpa hambatan yang berarti.

5.ย Meminimalisir Stres dan Kecemasan

Kondisi penyakit tertentu dapat menyebabkan stres dan kecemasan meningkat. Tetapi melalui okupasi, terapis akan memberikan bantuan pada pasien agar bisa mengelola stres dan cemas dengan baik.

Persiapan Sebelum Menjalani Terapi

Sebelum pasien menjalani terapi okupasi, terdapat sejumlah persiapan yang perlu diperhatikan dengan baik. Umumnya, pasien harus menjalani sejumlah pemeriksaan oleh terapis profesional misalnya melakukan tanya jawab.

Tanya jawab tersebut berkaitan dengan riwayat kesehatan, usia, kegiatan sehari-hari ataupun hasil diagnosis dari dokter. Di samping itu, pemeriksaan gejala fisik yang timbul, tanda-tanda vital, kondisi psikologis hingga tingkat keparahan kondisi fisik pasien.

Jangan lupa juga mengenakan pakaian yang senyaman mungkin untuk memberikan kemudahan dalam melakukan mobilitas. Silahkan bicarakan dengan terapis untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

Prosedur dan Pelaksanaan Okupasi

Okupasi ini dapat dilakukan di klinik ataupun rumah sakit yang menyediakan adanya program terapi ini. Selain itu, pemberian latihan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing penyakit.

Beberapa pasien seperti pasien neurologi membutuhkan alat bantu jalan selama proses terapi berlangsung sebagai jembatan menuju kemandirian. Adapun alat bantu untuk pasien neurologi misalnya kursi roda dan kruk untuk memberikan kemudahan bergerak dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Terapis selain melatih dan menyesuaikan alat bantu jalan juga akan melatih ketrampilan motorik kasar dan halus, memodifikasi lingkungan rumah, dan mengajarkan cara aman melakukan aktivitas agar pasien dapat kembali berpartisipasi penuh dalam lingkungan.

Baca Juga:  Fisioterapi Bantu Atasi Vertigo dan Masalah Keseimbangan

Terdapat sejumlah jenis latihan aktivitas sehari-hari yang bisa dilakukan oleh pasien seperti menulis, mengikat sepatu serta menyikat gigi. Sedangkan jika terapi dilakukan pada anak-anak, terapi bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang mereka.

Melalui terapi ini anak-anak akan dilatih mengembangkan kemampuan motorik, meningkatkan keseimbangan serta menguasai adanya keterampilan dasar. Baik untuk anak ataupun orang dewasa, okupasi dapat meningkatkan kualitas hidup.

Perawatan Pasca Tindakan Okupasi

Setelah pasien menjalani tindakan terapi ini, terdapat sejumlah perawatan yang perlu diperhatikan dengan baik. Berikut adalah sejumlah perawatan guna mendukung kondisi pasien agar lebih baik setelah terapi:

1.ย Lakukan Aktivitas Fisik Mandiri

Sesudah menjalankan terapi, pasien bisa mencoba untuk melakukan aktivitas fisik sendiri. Misalnya saja menulis, makan ataupun mengancingkan baju.

6.ย Latihan Relaksasi

Agar bisa meningkatkan fungsi otot serta mencegah terjadinya rasa cemas, pasien dapat melakukan latihan pernapasan. Latihan pernapasan ini dapat dilakukan di dalam atau luar ruangan.

Adakah Efek Samping Sesudah Tindakan

Okupasi menjadi terapi yang sangat aman dan mempunyai risiko cedera sangat kecil seperti fisioterapi. Tetapi beberapa pasien mengeluhkan sejumlah masalah setelah menjalani terapi ini misalnya keluhan nyeri otot, sakit dada dan kebingungan.

Meskipun demikian, keluhan tersebut tidak berlangsung dalam waktu lama dan hanya beberapa saat. Namun, jika setelah terapi terdapat keluhan seperti tidak biasanya, silahkan hubungi dokter.

Tindakan hanya di Primaya Hospital

Jika Anda ataupun orang terdekat mempunyai masalah kesehatan seperti stroke yang membutuhkan terapi okupasi, maka bisa segera berkonsultasi dengan dokter. Primaya Hospital memiliki layanan komprehensif dan terintergrasi untuk mengembalikan kemampuan fungsional dan kemampuan kembali bekerja pasien, yang ditangani oleh tim yang terdiri dari dokter spesialis dan terapis profesional.

Melalui terapi inilah, pasien bisa mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik pasca mengalami sejumlah penyakit. Agar hasil dari terapi okupasi bisa efektif, sebaiknya terapi harus dilakukan oleh pasien secara konsisten.

Narasumber:

dr. Evy Sujono, Sp. KFR

Spesiais Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik

Primaya Hospital Bekasi Timur

 

Referensi:

Share to :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below