Pernahkah Anda melihat orang tua atau pasangan tiba-tiba mulutnya mencong saat tersenyum, tangan tak bisa diangkat, atau bicara jadi pelo dalam hitungan detik? Itu bukan โmasuk anginโ atau โkecapekanโ. Itulah gejala stroke yang muncul mendadak dan bisa merenggut nyawa atau menyebabkan lumpuh permanen jika terlambat ditangani.
Di Indonesia, stroke adalah pembunuh nomor satu dan penyebab kecacatan terbanyak pada usia produktif. Setiap menit keterlambatan penanganan membuat 1,9 juta sel otak mati.
Kabar baiknya: hampir 80 % stroke bisa dicegah, dengan perilaku CERDIK ( Cek kesehatan berkala, Enyahkan asam rokok, Rajin aktivitas fisik/olahraga. Diet sehat gizi seimbang, Istirahat cukup kelola stress. Stroke merupakan keadaan gawat darurat, sehingga pasien stroke harus dibawa ke rumah sakit segera setelah serangan dan sebelum 4,5jam (periode emas penanganan) keluarga harus mengenali gejala secepat kilat menggunakan metode FAST.
Apa Sebenarnya yang Terjadi Saat Stroke?
Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti. Kondisi ini terbagi menjadi dua jenis utama:
- Stroke iskemik (โ 85%), disebabkan penyumbatan pembuluh darah otak oleh bekuan.
- Stroke hemoragik (โ 15%), terjadi saat pembuluh darah otak pecah dan menyebabkan perdarahan.
Tanpa suplai oksigen, sel otak mulai mati dalam 3โ4 menit. Semakin lama aliran darah terhenti, semakin luas kerusakan otak yang terjadi, yang dapat mengakibatkan kelumpuhan separuh tubuh, gangguan bicara menetap, bahkan kematian.
Data World Health Organization (2024) menunjukkan bahwa setiap 6 detik satu orang di dunia mengalami stroke. Selain itu, 1 dari 4 orang dewasa usia di atas 25 tahun berisiko mengalaminya sepanjang hidup.
Metode FAST: Cara Termudah Keluarga Mengenali Stroke dalam 10 Detik
American Stroke Association dan Kementerian Kesehatan RI menganjurkan metode FAST karena paling mudah diingat dan dilakukan siapa saja:
Selain FAST, waspadai juga gejala tambahan yang sering muncul bersamaan: mati rasa atau kesemutan mendadak di satu sisi tubuh, penglihatan kabur/ganda/hilang mendadak, pusing berputar hebat disertai muntah, sulit berjalan atau kehilangan keseimbangan, serta sakit kepala sangat hebat yang muncul tiba-tiba (khususnya pada stroke perdarahan).
Jangan Anggap Remeh Stroke Ringan (TIA)
Sekitar 1 dari 3 orang yang pernah mengalami Transient Ischemic Attack (TIA) atau stroke ringan akan mengalami stroke berat dalam waktu 1 tahun. Gejala TIA persis sama dengan stroke, tetapi hilang sendiri dalam hitungan menit hingga maksimal 24 jam. Banyak keluarga mengira โsudah sembuh sendiriโ dan tidak ke dokter.
Padahal TIA adalah alarm merah bahwa pembuluh darah otak sudah menyempit parah. Penjelasan lebih lengkap tentang TIA dan bahayanya bisa dibaca di artikel apa itu stroke dari Primaya Hospital.
Faktor Risiko Stroke yang Harus Diwaspadai Keluarga
Ada faktor risiko yang tidak bisa diubah:
- Setiap tahun, 15% dari semua stroke terjadi pada usia 15-49th. 53% terjadi pada usia dibawah 70th.
- Riwayat stroke dalam keluarga
- Jenis kelamin.
Namun 80 % penyebab stroke justru bisa dicegah dengan mengontrol faktor risiko berikut:
- Hipertensi (penyebab nomor satu di Indonesia)
- Diabetes melitus
- Kolesterol tinggi & trigliserida
- Merokok aktif maupun pasif
- Obesitas sentral (lingkar perut pria >90 cm, wanita >80 cm)
- Kurang aktivitas fisik
- Penggunaan alkohol
- Pola makan tinggi garam, gula, lemak jenuh
PERDOSSI 2023 menyatakan 7 dari 10 pasien stroke di Indonesia memiliki tekanan darah yang tidak terkontrol.
Langkah Darurat yang Benar Saat Mencurigai Stroke
- Catat secara tepat jam munculnya gejala pertama karena mempengaruhi pilihan terapi yang bisa diberikan dokter
- Jangan memberikan makanan atau minuman karena penderita bisa kesulitan menelan dan risiko tersedak sangat tinggi
- Hindari melakukan pijat, kerokan, atau memberikan obat penurun tekanan darah tanpa anjuran medis karena justru dapat memperburuk kondisi otak
- Hubungi layanan darurat (112) atau segera bawa ke rumah sakit yang memiliki fasilitas CT Scan 24 jam dan dokter spesialis saraf untuk evaluasi cepat
- Saat perjalanan, posisikan pasien setengah duduk sekitar 30 derajat dan miringkan kepala ke sisi yang diduga lemah untuk mengurangi risiko sumbatan jalan napas
Penanganan di Rumah Sakit pada Golden Period
- 0โ4,5 jam (stroke iskemik): pemberian obat pelarut gumpalan (alteplase/tPA)
- 0โ6โ24 jam: trombektomi mekanik (pengambilan sumbatan dengan kateter)
- Stroke perdarahan: kraniektomi atau klip aneurisma darurat
Informasi lengkap tatalaksana stroke akut dapat dibaca pada artikel kenali gejala stroke di Primaya Hospital.
Pencegahan Stroke untuk Seluruh Anggota Keluarga
- Lakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin setiap bulan untuk mengenali hipertensi sejak dini
- Terapkan kebiasaan olahraga teratur minimal 150 menit per minggu, aktivitas sederhana seperti jalan cepat sudah memberikan manfaat
- Batasi konsumsi garam kurang dari 5 gram per hari serta gula kurang dari 4 sendok makan per hari agar metabolisme dan tekanan darah tetap terkontrol
- Berhenti merokok sepenuhnya karena rokok meningkatkan risiko sumbatan dan kerusakan pembuluh darah otak
- Jaga berat badan tetap ideal dan pantau lingkar perut sebagai indikator risiko sindrom metabolik
- Pastikan tidur cukup 7โ8 jam setiap malam dan kelola stres dengan baik karena gangguan tidur dan stres kronis dapat memicu penyakit pembuluh darah
FAST Bisa Selamatkan Nyawa Orang yang Anda Cinta
Stroke bisa menyerang siapa saja, kapan saja โ bahkan di usia 30-an. Ajarkan metode FAST ke seluruh keluarga mulai hari ini. Simpan nomor darurat 112 di semua ponsel. Ingat selalu: โTime is Brainโ. Dengan kewaspadaan dan tindakan cepat, kita bisa menurunkan angka kematian dan kecacatan akibat stroke di Indonesia. Lindungi orang tua, pasangan, dan anak Anda โ mulai dari mengenali gejala stroke sekarang juga!
Ditinjau oleh:
dr. Dianita Risky Alamsyah, Sp. N
Spesialis Saraf
Primaya Hospital Bhakti Wara
Referensi:
- World Health Organization. Stroke, Cerebrovascular accident. 2024. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/stroke-cerebrovascular-accident
- American Stroke Association. FAST Stroke Warning Signs. 2024. https://www.stroke.org/en/about-stroke/stroke-symptoms
- Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Stroke. 2023.
- Powers WJ, et al. 2019 AHA/ASA Guidelines for Early Management of Acute Ischemic Stroke.




