• Contact Center
  • Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot
  • Chatbot

Telinga Terasa Penuh atau Tersumbat: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Telinga Terasa Penuh

Tidak ada angin tidak ada hujan, mungkin kita pernah merasa telinga seperti tersumbat sehingga kesulitan mendengar suara sekitar. Sensasi telinga terasa penuh ini mungkin dianggap enteng karena sering dapat hilang sendiri. Namun ternyata kondisi telinga terasa bindeng ini bisa jadi menandakan adanya masalah kesehatan tertentu yang memerlukan perhatian. Berikut ini artikel yang akan menerangkan lebih lanjut, dari penyebab telinga tersumbat hingga cara mengatasinya.

Telinga Terasa Penuh

Apa Itu Sensasi Telinga Terasa Penuh dan Tersumbat

Sensasi telinga terasa penuh atau aural fullness didefinisikan sebagai perasaan seperti ada tekanan, sumbatan, atau rasa penuh di dalam telinga. Sensasi ini bisa terasa di salah satu telinga (telinga penuh sebelah) atau keduanya dan bisa bersifat sementara atau menetap selama berjam-jam hingga berminggu-minggu. Para peneliti mendeskripsikannya sebagai perasaan “telinga penuh” yang sering disertai gejala lain seperti tinitus (denging), distorsi suara, atau disorientasi.

Dikutip dari Oxford Textbook of Otolaryngology, sensasi telinga terasa penuh merupakan gejala umum di antara pasien yang sering kali terkait dengan disfungsi tuba eustachius, yakni saluran kecil yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian belakang tenggorokan.

Yang perlu dipahami adalah telinga terasa bindeng ini bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala. Gejala ini bisa berasal dari berbagai titik di sepanjang jalur pendengaran, dari telinga luar, telinga tengah, telinga dalam, hingga saraf pendengaran. Editorial di Brazilian Journal of Otorhinolaryngology pun menunjukkan sensasi ini dapat timbul dari masalah pendengaran, vestibular, metabolik, neuromuskular, dan sistemik yang beragam. Artinya, penyebab telinga tersumbat bisa sangat bervariasi dan tidak selalu berhubungan langsung dengan telinga.

Penyebab Telinga Terasa Penuh

Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab telinga tersumbat, dari masalah kesehatan ringan hingga penyakit tertentu.

Penumpukan Kotoran Telinga (Serumen)

Salah satu penyebab telinga terasa penuh yang paling umum adalah penumpukan serumen. Kotoran telinga ini sebenarnya berfungsi melindungi telinga dari debu dan bakteri. Tapi, jika menumpuk berlebihan, serumen justru bisa menyumbat saluran telinga.

Disfungsi Tuba Eustachius

Ketika tuba eustachius tidak berfungsi dengan baik, tekanan udara di telinga tidak bisa seimbang. Hal ini sering menyebabkan telinga penuh sebelah atau bahkan kedua telinga terasa tertutup. Kondisi ini sering terjadi saat flu, alergi, atau mengalami perubahan tekanan udara mendadak.

Infeksi Telinga (Otitis Media)

Infeksi pada telinga tengah dapat menyebabkan penumpukan cairan yang membuat telinga terasa penuh dan nyeri. Pada beberapa kasus, penderita juga mengalami demam dan gangguan pendengaran.

Baca Juga:  Earphone Sebabkan Tuli?

Perubahan Tekanan Udara

Naik pesawat, menyelam, atau berada di ketinggian dapat menyebabkan perubahan tekanan yang drastis. Hal ini bisa menyebabkan barotrauma yang memicu sensasi telinga seperti tersumbat. Barotrauma terjadi karena tekanan di telinga tengah tidak dapat menyesuaikan dengan cepat terhadap tekanan lingkungan.

Alergi dan Sinusitis

Alergi dan sinusitis dapat menyebabkan pembengkakan di saluran hidung dan tuba eustachius, sehingga menghambat aliran udara. Akibatnya, muncul sensasi telinga terasa penuh dan kadang disertai hidung tersumbat.

Gangguan Temporomandibular

Masalah pada sendi temporomandibular juga bisa menyebabkan sensasi telinga penuh. Sebab, letak sendi yang menghubungkan rahang bawah ke tulang tengkorak ini dekat dengan telinga. Studi menunjukkan bahwa gangguan TMJ dapat menimbulkan gejala seperti telinga terasa bindeng dan berdenging.

Gangguan Telinga Dalam

Dalam kasus yang lebih serius, telinga terasa penuh bisa menjadi tanda adanya gangguan pada telinga dalam. Misalnya penyakit Meniere yang memicu sensasi telinga terasa penuh karena peningkatan tekanan cairan di telinga bagian dalam. Selain itu, ada sudden sensorineural hearing loss yang merupakan kondisi darurat medis ketika pendengaran hilang secara mendadak tanpa diketahui penyebabnya. Telinga terasa bindeng atau penuh kerap menjadi salah satu gejala awalnya

Migrain dan Kecemasan

Faktor lain seperti migrain dan kecemasan juga disebut berkaitan dengan munculnya sensasi telinga terasa penuh. Selama serangan migrain, perubahan aliran darah di dekat telinga dapat memicu sensasi ini. Sementara itu, kecemasan dapat meningkatkan ketegangan otot, termasuk di sekitar rahang dan telinga, yang memperburuk gejala.

Cara Mengatasi Telinga Terasa Penuh

Ada berbagai cara mengatasi telinga bindeng baik secara mandiri maupun dengan bantuan medis. Di antaranya:

Cara Mandiri di Rumah

Melakukan Manuver Valsalva Secara Perlahan

Jepit hidung dengan jari, tutup mulut rapat-rapat, lalu tiupkan udara dari dalam paru-paru secara perlahan melalui hidung yang tertutup hingga terdengar bunyi “pop” ringan. Metode ini membantu membuka tuba eustachius yang tersumbat akibat perubahan tekanan udara. Namun jangan memaksakan tiupan terlalu keras karena dapat merusak atau memecahkan gendang telinga.

Mengunyah Permen Karet atau Menelan Ludah

Gerakan otot-otot di sekitar rahang dan tenggorokan saat mengunyah atau menelan secara alami merangsang pembukaan tuba eustachius. Cara sederhana ini terutama sangat efektif sebagai cara mengatasi telinga bindeng saat berada di dalam pesawat penerbangan.

Inhalasi Uap Hangat

Menghirup uap air hangat yang diberi sedikit tetesan minyak eukaliptus dapat membantu mengencerkan lendir berlebih di saluran hidung dan nasofaring, sehingga mengurangi pembengkakan di sekitar pangkal tuba eustachius.

Baca Juga:  Apakah Kanker Tenggorokan Bisa Sembuh? Yuk Ketahui Faktanya

Penggunaan Tetes Telinga Pelunak Kotoran

Jika rasa tersumbat disebabkan oleh serumen yang agak keras, penggunaan cairan tetes pembersih telinga berbahan dasar karbamid peroksida atau minyak zaitun steril dapat membantu melunakkan kotoran tersebut agar lebih mudah keluar.

Penanganan Medis Profesional

Mengeluarkan Serumen/Irigasi Telinga

Dokter THT dapat mengeluarkan kotoran telinga menggunakan teknik suction (penyedotan mikro), kuret khusus, atau irigasi air hangat yang aman tanpa merusak dinding saluran telinga.

Obat Dekongestan dan Semprot Hidung Steroid

Jika kondisi telinga terasa penuh dipicu alergi atau inflamasi, dokter mungkin akan meresepkan semprotan hidung kortikosteroid atau dekongestan oral untuk meredakan pembengkakan mukosa.

Pemasangan Grommet

Jika ada cairan yang terperangkap di telinga tengah dalam jangka panjang dan tidak membaik setelah diberi obat-obatan, dokter dapat merekomendasikan prosedur bedah minor untuk memasang tabung ventilator kecil (grommet) di gendang telinga guna menyeimbangkan tekanan dengan prosedur yang disebut miringotomi.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Sensasi telinga terasa penuh, telinga seperti tersumbat, atau telinga terasa bindeng adalah keluhan yang sangat umum dengan beragam kemungkinan penyebab. Jika kerap merasakan gejala ini atau ada gejala lain yang mengkhawatirkan seperti hilang pendengaran mendadak, rasa sakit yang hebat, keluar cairan atau darah dari telinga, atau pusing berputar (vertigo) yang tak tertahankan, sebaiknya segera datangi dokter THT untuk menjalani pemeriksaan dan tindakan lebih lanjut.

Ditinjau oleh:

dr. Inez Aulia Rakhmawulan, Sp.THT-KL

Spesialis THT-BKL

Primaya Hospital Karawang

Referensi

Share to :

Cerita Pasien

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below