• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Macam-macam Subspesialis Urologi, Berikut Informasinya

dokter spesialis ginjal

Urologi adalah cabang ilmu kedokteran yang menangani gangguan pada sistem saluran kemih pria dan Wanita, serta organ reproduksi pada pria. Seperti dikutip dari Journal of Contemporary Medical Education, cakupannya sangat luas, dari ginjal, kelenjar adrenal, ureter, kandung kemih, uretra, hingga organ reproduksi pria seperti testis, epididimis, vas deferens, vesikula seminalis, prostat, dan penis.

Terdapat beberapa subspesialisasi pada urologi. Setiap dokter subspesialis ini berfokus pada kondisi tertentu atau kelompok pasien tertentu, sehingga penanganan yang diberikan bisa lebih mendalam dan komprehensif. Mari kita telusuri macam-macam subspesialis urologi.

Endourologi

Endourologi adalah subspesialis yang mengerjakan prosedur minimal invasif. Bidang ini memanfaatkan teknologi endoskopik untuk melakukan diagnosis dan terapi melalui saluran kemih normal atau sayatan minimal.

Cakupan endourologi:

  • Laparoskopi urologi: teknik bedah minimal invasif menggunakan kamera dan instrumen khusus melalui lubang kecil.
  • Robotik urologi: bedah dengan bantuan robot yang memberikan presisi lebih tinggi.
  • Penanganan batu ginjal: penggunaan berbagai teknik endoskopik untuk menghancurkan atau mengangkat batu saluran kemih.
  • Penggunaan laser untuk pembesaran prostat jinak: terapi laser untuk pembesaran prostat jinak menawarkan pemulihan lebih cepat.
  • Tumor urologi: beberapa tumor bisa ditangani dengan pendekatan endoskopik.

 

Urologi Onkologi (Uro-onkologi)

Urologi onkologi adalah subspesialis urologi yang menangani kanker pada sistem saluran kemih dan sistem reproduksi pria. Ini adalah salah satu subspesialis yang sangat penting mengingat angka kejadian kanker urologi yang cukup signifikan di Indonesia.

Jenis kanker yang ditangani:

  • Kanker ginjal
  • Kanker kandung kemih
  • Kanker testis
  • Kanker penis
  • Kanker prostat

Urologi Anak (Pediatrik)

Urologi anak adalah subspesialis urologi yang berfokus pada pasien anak-anak, dari bayi, balita, anak-anak, hingga remaja. Pendekatan penanganan urologi pada anak berbeda dengan dewasa karena tubuh anak masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan.

Kondisi yang ditangani urolog anak:

  • Kebiasaan mengompol
  • Kelainan bawaan lahir seperti kelainan pada posisi lubang uretra yang membutuhkan koreksi bedah
  • Infeksi saluran kemih berulang
  • Pembengkakan ginjal akibat penumpukan urine yang tidak dapat mengalir dengan baik
  • Testis yang tidak turun
  • Vesicoureteral reflux, yakni kondisi ketika urine mengalir balik dari kandung kemih ke ureter dan ginjal.
Baca Juga:  Percutaneus Nephrolithotomy, Tindakan Bedah Tangani Batu Ginjal

Urologi Andrologi

Dalam hal kesehatan reproduksi, di kalangan perempuan ada ginekologi. Sedangkan pada pria terdapat andrologi, yaitu cabang subspesialis urologi yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi pria.

Cakupan andrologi:

  • Infertilitas pria atau ketidakmampuan membuahi pasangan yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti jumlah sperma rendah, motilitas sperma yang buruk, atau kelainan anatomi.
  • Gangguan fungsi seksual .
  • Disfungsi ereksi, yakni ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk aktivitas seksual.
  • Ejakulasi dini atau kondisi ketika ejakulasi terjadi lebih cepat dari yang diinginkan.
  • Keluarga berencana pada pria, termasuk prosedur vasektomi (sterilisasi pria) dan rekanalisasi (pemulihan kesuburan setelah vasektomi).

Urologi Fungsional, Perempuan, dan Neurourologi

Tidak bisa menahan kencing (inkontinensia) atau justru tidak bisa kencing (retensi) adalah masalah yang sangat mengganggu kualitas hidup, terutama pada perempuan dan lansia. Urologi fungsional, perempuan, dan neurolourologi antara lain menangani masalah tersebut.

Urologi perempuan atau female urology  berfokus pada masalah yang spesifik dialami perempuan, seperti inkontinensia urine, kencing terus-terusan karena kandung kemih terlalu aktif (overactive bladder), dan prolaps organ panggul (turunnya kandung kemih atau rahim ke dalam vagina.

Adapun neurourologi adalah cabang yang kompleks karena berkaitan dengan sistem saraf. Gangguan pada saraf akibat stroke, cedera tulang belakang, atau penyakit seperti multiple sclerosis bisa membuat kandung kemih tidak berfungsi normal.

Urologi Rekonstruksi

Urologi rekonstruksi berfokus menangani gangguan pada organ urogenital yang berkaitan dengan trauma ataupun kelainan bawaan. Tindakan operasi rekonstruksi bertujuan untuk memperbaiki, mengalihkan, atau menciptakan kembali struktur dan fungsi organ urogenital yang terganggu. Kelainan dan penyempitan saluran uretra merupakan kasus yang paling sering ditangani. Kelainan struktur akibat trauma (kecelakaan, benturan), infeksi, serta kebocoran saluran kemih dengan saluran cerna ataupun reproduksi juga ditangani oleh subspesialis urologi rekonstruksi.

Urologi Transplantasi

Urologi transplantasi adalah subspesialis urologi yang berfokus pada upaya transplantasi organ sistem saluran kemih secara spesifik, misalnya transplantasi ginjal. Meskipun ginjal juga ditangani oleh ahli penyakit dalam (nefrologi) untuk cuci darah (dialisis), ahli urologi transplantasilah yang bertanggung jawab mengambil ginjal dari donor (baik donor hidup maupun donor kadaver) dan mencangkokkan ke penerima                   .

Baca Juga:  Uteroskopi: Penanganan Batu Ginjal tanpa Operasi Terbuka

Prosedur ini sangat kompleks karena melibatkan penyambungan pembuluh darah kecil dan ureter (saluran dari ginjal ke kandung kemih) dengan presisi tinggi. Setelah operasi, mereka juga bekerja sama dengan tim nefrologi untuk memastikan ginjal baru berfungsi dengan baik dan tidak ditolak oleh tubuh.

Kapan Harus Menemui Subspesialis Urologi?

Pada dasarnya, semua urolog memiliki kompetensi di semua bidang urologi. Namun beberapa kondisi mungkin membutuhkan keahlian serta kompetensi khusus, sehingga dibutuhkan konsultan atau subspesialis urologi tertentu.

Berikut ini situasi yang mungkin membutuhkan subspesialis urologi:

  • Diagnosis kanker urologi: sebaiknya ditangani oleh urolog onkologi untuk perencanaan terapi yang optimal.
  • Masalah urologi pada anak: urolog anak memiliki keahlian khusus dalam menangani anatomi dan fisiologi anak yang berbeda dari dewasa.
  • Infertilitas pria: uro-androlog memiliki keahlian mendalam dalam evaluasi dan penanganan masalah kesuburan pria.
  • Masalah kandung kemih terkait gangguan saraf: neurourolog memahami interaksi kompleks antara sistem saraf dan sistem kemih.
  • Batu ginjal kompleks atau berulang: endourolog memiliki keahlian dalam teknik minimal invasif untuk penanganan optimal.

Ditinjau oleh

dr. Richardo Raditya Handoko, Sp.U

Spesialis Urologi

Primaya Hospital PGI Cikini

 

Referensi

Share to :

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below