• Ambulance
  • 150 108
  • Chatbot

Batu Empedu: Gejala, Mencegah dan Mengobati

Batu Empedu Gejala, Mencegah dan Mengobati

Batu empedu adalah kondisi yang umum terjadi dan tak selalu menimbulkan gejala. Namun ada kemungkinan muncul masalah komplikasi ketika batu itu menyumbat saluran yang membawa empedu dari hati atau kantong empedu ke usus kecil sehingga membutuhkan penanganan medis.

 

buat jani dokter primaya

Mengenal Batu Empedu

Batu empedu adalah benjolan kecil dan padat yang terbentuk di empedu. Kondisi ini tiga kali lebih kerap terjadi pada wanita dibanding pada pria. Kebanyakan orang dengan batu empedu tak sadar akan keberadaan batu ini. Tapi pada beberapa orang lain batu ini bisa menyebabkan masalah.

Terdapat dua jenis batu empedu, yakni yang terbentuk dari kolesterol dan batu pigmen. Kasus batu empedu dari kolesterol lebih banyak terjadi. Kolesterol adalah zat lemak yang penting untuk tubuh, tapi bila berlebihan bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Salah satu cara tubuh untuk menghilangkan kelebihan kolesterol adalah lewat empedu.

Namun ketika terlalu banyak kolesterol yang tersimpan di kantong empedu, akan terbentuk kristal-kristal kecil dari kolesterol tersebut. Kristal-kristal inilah yang bisa membentuk batu empedu ketika bergabung.

Sedangkan batu pigmen ditemukan pada 3 dari setiap 10 orang yang memiliki batu empedu. Batu pigmen bisa terbentuk dari bilirubin, yakni produk limbah dari pergantian sel darah merah yang diekskresikan ke kantong empedu oleh hati.

Batu empedu tiga kali lebih sering terjadi pada perempuan ketimbang pada pria. Batu ini kerap muncul di kantong empedu wanita yang memiliki berat badan berlebih dan telah memiliki anak. Risiko berkembangnya gejala meningkat seiring dengan pertambahan usia.

Dalam kantong empedu bisa terbentuk lebih dari satu batu empedu. Dalam kasus yang jarang terjadi, bisa jadi ada lusinan batu kecil. Ukuran dan jumlah batu bisa mempengaruhi komplikasi yang mungkin terjadi.

 

Gejala

Dua dari setiap tiga orang yang memiliki batu empedu tak merasakan gejala dan biasanya tak sadar bahwa ada batu di kantong empedunya. Umumnya batu empedu menyebabkan gejala ketika kantong empedu mengalami peradangan atau batu terbawa hingga ke saluran empedu. Saluran ini menghubungkan hati, kantong empedu, dan usus kecil.

Gejala yang mungkin terjadi antara lain:

  • Nyeri hebat dan konstan di bagian kanan perut yang bisa terasa hingga punggung. Nyeri juga bisa dirasakan di kanan atas perut sehingga mirip gejala serangan jantung. Nyeri biasanya bisa terasa selama 15 menit hingga beberapa jam sebelum reda.
  • Mual dan muntah
  • Perut terasa tidak nyaman
  • Sering buang angin
  • Gangguan pencernaan
  • Demam
  • Keringat dingin
  • Meriang
  • Mata dan kulit menguning
  • Urine berwarna gelap
Baca Juga:  Abses: Gejala, Mencegah dan Mengobati

Gejala berupa nyeri bisa terjadi kapan pun tapi lebih mungkin muncul setelah makan makanan berlemak. Serangan nyeri hebat yang datang dan pergi ini biasa disebut kolik bilier.

 

Penyebab

Ada banyak faktor risiko yang berkaitan dengan penyakit batu empedu. Di antaranya:

  • Berusia lebih dari 60 tahun
  • Wanita berusia 40 tahun ke atas
  • Kelebihan berat badan dan obesitas
  • Ada anggota keluarga yang punya riwayat penyakit batu empedu
  • Kadar kolesterol tinggi
  • Diabetes
  • Punya masalah hematologis, seperti anemia dan thalasemia
  • Sedang hamil atau telah melahirkan beberapa anak
  • Mengonsumsi obat-obatan yang mengandung hormon estrogen
  • Kehilangan berat badan secara drastis, misalnya menjalani diet yang tidak sehat
  • Mengonsumsi obat penurun lipid
  • Punya penyakit radang usus

 

Cara Dokter Mendiagnosis Batu Empedu

Jika ada orang yang datang dengan keluhan nyeri di bagian atas perut, terutama jika nyeri terasa hingga beberapa jam dan timbul-tenggelam, dokter mungkin menduga ada batu empedu. Selain itu, dokter akan memeriksa fisik pasien untuk menentukan diagnosis, misalnya mengecek apakah warna kulit dan mata pasien menguning yang merupakan gejala batu empedu.

Guna mengonfirmasi temuan dari pemeriksaan fisik, dokter bisa meminta pasien menjalani tes seperti:

  • Tes darah¬†
  • Ultrasonografi (USG) untuk mendeteksi keberadaan batu empedu dengan gelombang suara
  • Pemindaian tomografi terkomputasi (CT scan) atau pencitraan resonansi magnetik (MRI) jika hasil USG tidak cukup jelas

 

Cara Mengatasi Batu Empedu

Selama tidak ada gejala yang mengganggu, umumnya batu empedu tak memerlukan perawatan medis apa pun. Batu empedu bisa keluar sendiri secara alami lewat saluran empedu dan usus kecil. Namun bila serangan nyeri terus berulang atau mengakibatkan komplikasi, batu ini perlu segera diangkat.

Prosedur yang bisa dilakukan untuk mengatasi batu empedu adalah operasi pengangkatan kantong empedu yang di dalamnya terdapat batu. Prosedur ini disebut kolesistektomi. Saat ini pengangkatan kantong empedu dapat dilakukan dengan metode laparoskopi yang lebih cepat pemulihannya karena bukan bedah terbuka.

Namun dalam kasus tertentu pasien lebih disarankan menjalani bedah terbuka, misalnya berat badan terlalu berlebih, sedang hamil di trimester ketiga, atau punya struktur kantong atau saluran empedu yang tak biasa sehingga menyulitkan operasi laparoskopi. Cara lainnya adalah menggunakan endoscopic retrograde cholangio-pancreatography (ERCP) di mana batu dalam saluran empedu bisa dikeluarkan langsung dengan alat endoskop yang fleksibel serta perangkat pendukungnya.

Baca Juga:  Peran Anestesi dalam ERACS

 

Komplikasi

Tanpa perawatan yang tepat, batu empedu bisa berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius. Dalam National Library of Medicine disebutkan, batu empedu meningkatkan risiko kanker kantong empedu dan saluran empedu. Namun komplikasi ini jarang terjadi. Diperkirakan 5 dari 1.000 orang yang punya batu empedu mengalami kanker kantong empedu. 

Komplikasi lainnya meliputi:

  • Kolesistitis: Infeksi pada kantong empedu yang mungkin memerlukan pembedahan
  • Cholangitis: Infeksi pada sistem saluran empedu
  • Pankreatitis batu empedu: Radang pankreas

 

Pencegahan

Cara paling efektif untuk menurunkan risiko terkena batu empedu adalah menerapkan pola hidup sehat, termasuk dengan:

  • Menjaga berat badan sehat
  • Menghindari terlalu banyak makan makanan berlemak dengan kalori tinggi
  • Lebih banyak makan makanan berserat seperti sayur dan buah
  • Berolahraga secara teratur

Bagi yang memiliki kadar kolesterol dan gula darah tinggi, penting untuk mengikuti rekomendasi perawatan dokter agar terhindar dari risiko komplikasi seperti batu empedu.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Batu empedu tak selalu menyebabkan masalah kesehatan. Namun jika merasa ada gejala yang mengkhawatirkan, segeralah membuat jadwal bertemu dengan dokter untuk berkonsultasi dan memeriksakan diri. Terutama jika kerap merasakan nyeri hebat di area perut dan disertai demam tinggi. Bisa jadi itu tanda batu empedu telah menimbulkan komplikasi yang butuh penanganan medis secepatnya.

 

Reviewed by

dr. Julianus A.Uwuratuw, Sp.B-KBD

Dokter Spesialis Bedah-Konsultan Bedah Digestif

Primaya Hospital Makassar

Referensi:

  • Gallstones. https://gutscharity.org.uk/advice-and-information/conditions/gallstones/. Diakses 15 Februari 2023
  • Complications of gallstones. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK424898/. Diakses 15 Februari 2023
  • Treatment-Gallstones. https://www.nhs.uk/conditions/gallstones/treatment/. Diakses 15 Februari 2023
  • Gallstones. https://britishlivertrust.org.uk/information-and-support/living-with-a-liver-condition/liver-conditions/gallstones/. Diakses 15 Februari 2023
  • What to do about gallstones. https://www.health.harvard.edu/womens-health/what-to-do-about-gallstones. Diakses 15 Februari 2023
  • Surgical and Nonsurgical Management of Gallstones. https://www.aafp.org/pubs/afp/issues/2014/0515/p795.html. Diakses 15 Februari 2023
  • Gallstones and Biliary Colic. https://jamanetwork.com/journals/jama/fullarticle/2707462. Diakses 15 Februari 2023
Bagikan ke :

Buat Janji Dokter

Promo

Search

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.